Janda Remaja

Janda Remaja
UDANG REBUS


__ADS_3

"Oke gue siap-siap dulu" Salma mengakhiri chatingan mereka.


Salma mengambil tas miliknya di loker.Kebetulan jam istirahat di Vera Bakery kurang lebih 1 jam.


"Mau kemana Sal?" Tanya Sasha yang tengah menikmati nasi Padang yang baru saja ia beli.


"Gue mau makan siang di luar bentar" Sambil mengotak-atik ponselnya.


"Tumben amat ?"


"Sekali-kali lah biar gaya makan di cafe hahaha"


"Widdiihhhh...gaya lu,biasanya makan nasing kucing juga"Ledek Sasha


"Enak aja gua gak pernah makan nasi kucing kali"


"Jangan bilang lo makan kucingnya "


"hahaha kok tua??"


"KOK TAU!!!" Balas Sasha lantang.


"Hahaha..Yaudah lah gue berangkat dulu.Bye."


Salma bergegas keluar dari VERA BAKERY . Setibanya ia di halaman,ia melihat sesosok pria jangkung tengah duduk di atas sepeda motor.

__ADS_1


"Hay..udah nyampe lo?"Sapa Salma


"Belom!!Gue masih di Ancol mampir ke Taman Mini terus ke Monas lanjut ke Ragunan ambil monyet 1 biar ketemu ama kembaranya di sini !!" Cerocos Argha sambil cekikikan.


"Maksud lo gue kembaran monyet gitu??!!!"


"Hahaha siapa yang ngomong gitu?Lo aja yang baperan.Weekk."Argha menjulurkan lidahnya.


"Ih dasar Kingkong !!"Balas Salma sambil menimpuk lengan Argha dengan tas selempang kecilnya.


Tanpa mereka sadari,ada sepasang mata yang mengamati mereka dari balik jendela.Matanya menatap nanar dengan tangan yang mengepal.Emosinya memuncak manakala melihat lelaki yang di cintainya bersenda gurau dengan wanita lain.


Karin,memang sedari tadi ia memperhatikan gerak-gerik Salma dan Argha.


"Gue nggak akan tinggal diam Sal.Gue bakal bikin perhitungan sama lo !!Kalo gue nggak bisa dapetin Argha,orang lain juga nggak bakal ada yang bisa dapetin dia !"


Sesampainya di cafe mereka memesan makanan kesukaan masing-masing.


"Lo tumben ngajak gue makan siang?biasanya kan sekalian kita jalan pulang?"Salma memulai percakapan.


"Iya gue lagi suntuk banget nih."


"Kenapa?Ada masalah??"


Argha menceritakan masalahnya,Salma memperhatikan dengan seksama sambil manggut-manggut.Sesekali Salma memberi solusi.

__ADS_1


Argha selalu nyaman saat berdekatan dengan Salma.Selalu begitu.


Kulitnya yang putih,bibirnya yang mungil,rambut hitam sebahu terurai,serta lesung pipitnya kian menambah aksen manis nan cantik dalam dirinya.


Tutur katanya yang lembut menghangatkan setiap telinga yang mendengarnya.


Entah perasaan apa yang mendera hatinya,namun yang pasti..untuk saat ini Argha hanya ingin selalu bersama dengan Salma.


"Udah yuk balik.Jam istirahat gue tinggal 15 menit nih."Ajak Salma


"Lo udah kenyang?yakin nggak mau nambah?"


"Ih apa'an sih..Emang gue segitu rakusnya?"Salma mendengus kesal.


"Iya bercanda SAYANG"


Salma kaget mendengar ucapan sayang yang keluar dari bibir tipis Argha.Whatt??Nggak nggak nggak!!Gue nggak boleh mikir macem-macem!Dia kan orangnya resek!!


Salma pun menyadari kalo sekarang pipinya telah merah merona seperti Udang rebus.


Salma cepat-cepat pergi karena takut kesalah tingkahanya di ketahui oleh Argha.Akan seperti apa nantinya dia mengejeku?Batinya.


Ia berusaha bersikap senormal mungkin,namun pancaran mata tak bisa berdusta.


Argha hanya tersenyum melihat pipi Salma merah merona.

__ADS_1


"Lo kalo salah tingkah gemesin ya?jadi pengen nyubit"


lagi-lagi Argha sukses membuat jantung Salma berdesir tak menentu.


__ADS_2