Janda Remaja

Janda Remaja
BOCHIL


__ADS_3

"Sorry ya..gue jadi ngelibatin lo ke dalam masalah gue ma Karin " Ucap Argha sambil mengaduk-aduk baksonya


Salma menyantap lahap bakso yang di pesan oleh Argha "Emang lo ada masalah apa sih sama si Karin?"


"Ehh..lo jadi cewek makan pelan-pelan kali.. " Argha mengalihkan pembicaraan


Salma menatap Argha jengah "Tadi katanya suruh makan.Marah-marah juga butuh tenaga.Kan lumayan ada traktiran hehe"


"Tapi gue salut sih sama lo,biasanya kan cewek ja'im gitu.Tapi lo nggak"


"Yakaliiii gue cewek-cewek alay,manja.Gue tuh sukanya apa adanya.Gak suka di buat-buat.Sama cowoknya aja makan pura-pura dikit sok-sok'an diet segala !Padahal kalo di rumah mah makan sebakul ! Bahkan sampe bakul-bakulnya juga di makanin hahahah " Cerocos Salma


"Hahaha bisa aja toples nastar ! "


Argha memandangi Salma yang tengah asyik menyantap baksonya dengan lahap.


"Ehh..biasa aja liatin guenya 😏 Baek-baek lo naksir ntar tau rasa ,wekk " Salma menjulurkan lidahnya


"Idihhh pede banget lu bochil "


Salma mengeryitkan dahi "Udah toples nastar,bochil teruss apa'an lagi yang mau lo sebutin ke gue . Huuu "


Argha hanya tersenyum simpul.

__ADS_1


Setelah selesai makan.


"Yok gue anter pulang ! " Argha menggandeng tangan Salma


"Nggak usah.Maksih.Gue bisa pulang sendiri .Taman ini deket kok ama rumah gue .Gue bisa pulang sendiri naik angkot "Salma menolak sambil melepas tangan Argha


"Kenapa??"


"Ya gue kan bisa pulang sendiri ..lagian lo ngebet amat sih pengen nganterin gue pulang" Salma tetap kekeh pada pendirianya.


"Ya itung-itung ini sebagai permintaan maaf gue soal kemaren yang hampir nabrak lo"


"Iyaa..udah gue maafin tapi Angkot gue udah dateng tu.Bye."


Saat Angkot berhenti,Salmapun lantas naik ke dalam Angkot tersebut.


"Oh iyaa.Makasih ya baksonya.Hehe" Lalu angkot tersebut melaju dengan kencang hingga tak terlihat lagi.


Argha masih terdiam di atas sepeda motornya,hingga ia mengenakan helm lalu menghidupkan mesin sepeda motornya dan berjalan dengan kecepatan 20 km/jam.


Salma.


Salma turun dari Angkot,lalu berjalan sekitar 100 meter untuk sampai di rumahnya.Sesampainya di depan rumah,ia melihat sang Bunda tengah menyiram bunga.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum Bunda"Salma menyapa ibunya dengan raut wajah kelelahan.


"Wa'alaikumsalam sayang..kok tumben jam segini baru pulang?"


Salma melepas tali sepatu lalu duduk di kursi teras."Iya bunda,tadi Salma mampir dulu ke Minimarket.Terus jalanan juga macet."


Salma tak memceritakan kejadian bersama Karin dan Argha.


"Yaudah mandi dulu sana..Bunda mau masak buat makan malem dulu" Ujar sang Bunda sambil mengusak rambut Salma.


"Asyaaaap Ibu Negaraku .Hehe "Jawab Salma meledek.


Sang Bunda hanya tersenyum geleng-geleng kepala.


Salma bergegas menuju kamar mandi.Namun ingatannya tentang kejadian bersama Argha selalu terlintas di benaknya dan berputar di kepalanya.


Mulai dari pertama kali bertemu saat Argha menabrak dirinya,lalu kejadian di Minimarket hingga saat di Taman tadi.Tanpa sadar bibir mungil Salma tersenyum sendiri.Entah perasaan apa yang tengah menyelimuti hatinya.


"Iishh..apa'an sih gue"Salma mengedikkkan bahunya.


Lalu cepat-cepat ia merampungkan ritual mandinya.


Jangan lupa like,komen,vote ya teman-teman.Happy reading guysss 🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2