Janda Remaja

Janda Remaja
4


__ADS_3

"laper nggak Sal?"


"lumayan kak,kak Adit laper ya?"


"Iya nih ,makan dulu yuk" Ajak adit menuju sebuah restoran yang ada di Mall tersebut.


Adit memesan Steak 1 paket dengan minuman bersoda sedangkan Salma memesan 2 big burger dan 1 paket Steak with pepsi.


"kamu tu ya,dari dulu nggak pernah berubah.Masih aja banyak makan !" ledek Adit yang melihat porsi makanan Salma yang melebihi dirinya.


"Hehe,makan kan bisa bikin kita sehat bikin kita kuat ! kuat ngadepin kenyataan misalnya hahaha" jawab Salma tengil.


"huu dasar bocah"


"ihh apa'an sih kak adit.Aku tu udah remaja tau" dengus Salma kesal sambil tetap menyantap dengan lahap Big Burger yang ia pesan.


"Eh kak,ngomong-ngomong kaya gimana sih wajah calon istri kakak?penasaran tau"


"Hemm kepo ya kamu.nih aku kasih lihat" Jawab Adit seraya menunjukan foto wanita yang di cintainya itu dalam ponselnya.


"Wahh cantik banget ya .." Salma kagum dengan pesona kecantikan Airin dalam foto yang Adit tunjukan.


"Iya dong..calon istri siapa dulu"

__ADS_1


"Ah lebay,tapi kok mukanya kayak nggak asing ya?kaya pernah liat tapi dimana gitu.."


"Masa sih.."tanya Adit.


"Iya kak,tapi aku nggak inget pastinya dimana"


Adit dan Salma tak memusingkan hal itu.Setelah makan Adit dan Salma berkeliling di Mall dan menemukan sebuah toko perhiasan.


Mereka sibuk memilih cincin seperti apa yang akan Adit dan Airin pakai di hari pernikahan mereka.


Setelah lumayan lama akhirnya Salma menemukan sepasang cincin berlian yang sangat cantik.


Cincin yang mengkilat di hias dengan berlian yang sangat indah membuat cincin itu terlihat sangat cantik.Tentu saja harganya tidak murah.


"Sumpah ini bagus banget kak !" Salma sangat takjub melihat cincin berlian tersebut.


"Kak Adit suka nggak?"


"Iya ,kayaknya bagus itu" Jawab Adit.


"Berapa harganya mbak?"Tanya Adit


"320 juta Pak"

__ADS_1


"What??mahal banget kak !"


"Nggak papa Sal. Buat orang yang kita cintai itu nggak boleh setengah-setengah"


"Wahh..beruntung banget ya yang jadi istri kak Adit"


" Tuh kan mode lebay nya kumat haha" ledek Adit


"Apa'an sih kak Adit"


Setelah membeli cincin tersebut Adit mengantar Salma pulang.


pov Argha


Malam hari itu Argha pulang ke rumah karena papanya menggantikan Argha untuk menjaga mamanya di rumah sakit.Mereka selalu bergantian setiap hari.Hanya mereka berdua,karena Ammar sampai saat ini masih belum bisa di hubungi.


Argha membersihkan diri dan melihat adiknya sudah tertidur pulas di dekapan Ratna tantenya.Semenjak mamanya di rawat,adik dari mamanya itu tinggal di rumah mereka untuk membantu mengurus keperluan mereka.Mulai dari memasak hingga mengurus semua keperluan Diego dari makan mandi hingga mengantar jemput Diego ke sekolah.


Argha lalu masuk ke kamarnya.Ia merebahkan tubuhnya yang kelelahan karena selama 1 minggu ini bolak balik kerja ke rumah dan menjaga ibunya di rumah sakit.


Argha menatap sebuah foto keluarga yang ada di atas nakas dan mengambilnya lalu memandangi wajah Mamanya yang cantik.


"Ma,Argha yakin mama pasti kuat.Argha janji akan jadi anak yang baik.Apapun akan Argha lakukan untuk kebahagiaan mama"

__ADS_1


Argha memejamkan matanya.Dan tanpa sadar lama kelamaan Argha tertidur.


__ADS_2