
"Silahkan mbak Salma masuk..biar mang Udin panggilkan Neng Sasha" ajak pak Udin kepada Salma agar mengikuti langkahnya
Sembari berjalan Pak Udin menjelaskan tata cara dan aturan bekerja di Pabrik roti tersebut..memang pabrik roti tersebut terbilang pabrik kecil,karena hanya memiliki 15 karyawan dan 1 orang satpam
bisa di bilang itu hanyalah usaha rumahan dari seorang pensiunan guru SD
Namun perlahan lahan pabrik itu kini mulai meningkat
Salma tidak punya pilihan lain selain bekerja di Pabrik roti kecil itu,mengingat ijazahnya yang hanya lulusan SMA
mungkin di kantor kantor banyak yang membutuhkan pekerja,tapi untuk lulusan SMA paling hanya menjadi Office Boy ataupun office girl
Untuk saat ini hanya itulah pilihan terbaik menurut Salma.
Ia hanya berharap semoga dengan dirinya bekerja bisa meringankan beban kedua orang tuanya,mengingat Ibunya hanyalah seorang penjahit rumahan dan Ayahnya hanyalah seorang buruh pabrik
dan ia berharap semoga kelak ia dapat melanjutkan kuliah
__ADS_1
" Neng Shasa.." panggil Pak Udin ketika melihat seorang wanita cantik dengan tinggi badan sekitar 157cm itu muncul dari balik pintu utama
" Eehh ..pak udin...selamat pagi" jawab Sasha yang merupakan karyawan terlama di pabrik itu,mungkin sekitar 2 tahunan ia bekerja di pabrik tersebut..
"Pagi neng..kenalin ini ada anak baru,namanya Salma " Pak Udin memperkenalkan Salma kepada Sasha
"Oiyaaa..haiii Salma..Aku Sasha " Sasha sangat antusias memperkenalkan dirinya
"Hay..aku Salma ..seneng deh bisa ketemu temen baru di sini" balas Salma sambil tersenyim manis
"Yaudah Neng Sasha.. nak Salma.. Pak Udin tinggal dulu ya..Nak Salma kalo mau tanya sesuatu bisa tanya ke neng Sasha ya" Ujar Pak Udin berpamitan
Sasha menunjukan tempat ganti dan memberikan seragam lengkap dengan sarung tangan dan celemek kepada Salma sambil menjelaskan segala sesuatu tentang Pabrik kepada Salma
lalu Sasha melangkah menuju ruangan yang penuh dengan Seperangkat alat roti dan di ikuti Oleh Salma..
TENTANG SASHA
__ADS_1
Sasha adalah anak yatim piatu yang di besarkan oleh neneknya
dia tinggal bersama nenek dan pamanya di sebuah kontrakan kecil yang di sewa oleh pamanya.Sasha sekolah hanya sampai tamat SMP. Pamanya yang merupakan adik dari sang Ayah tidak sanggup lagi untuk membiayai sekolahnya karena kebutuhan sehari hari mereka sangat banyak dari keperluan nenek Sasha,biaya sekolah Sasha ,kebutuhan dapur bahkan biaya kontrakan pun menjadi tanggung jawab sang Uncle hehe ✌✌
"Salma..ini tempat kita membuat roti..kamu ada pengalaman membuat roti gak sebelumnya??" tanya Sasha
" belum Sha ..ini baru pengalaman pertama aku buat roti..kamu ajarin aku yaa.." jawab Salma
" It's Okayy..pasti lah aku ajariinnn " Sasha cekikikan
" Alaahhh...Paling juga gak bisa,yang ada malah mau bikin rugi Pak boss aja ..hemmm " Celetuk seorang wanita yang baru saja tiba dan menatap Salma dengan sinis
" Karin..apaan sih kamu ..ada anak baru bukanya di baik"in di ajarin malh kya gituu " jawab Sasha kesal
" Insya Allah bisa kok mbak..kan saya mau belajar" tepis Salma
" Yakin lo bisa??gue sih gak yakin !! " Jawab Karin semakin menjadi
__ADS_1
"Yakinlah..apa sih yang ga bisa..Di tinggal pas lagi sayang"nya pas lagi dalem"nya (Jeruu gaeess 😄) aja bisa ..masa cuma buat roti aja gak bisa " jawab Salma meledek
Sementara Sasha hanya tertawa melihat Salma yang berani menjawab celoteh Karin