Janda Remaja

Janda Remaja
3


__ADS_3

Ganteng juga sih,pantesan Salma bangga banget.


Batin Adit.


"Gimana sayang keadaan mama kamu?udah sadar?"tanya Salma prihatin.


"belum sayang,mama masih belum sadar juga.Aku kasian banget sama mama,aku nggak bisa bayangin sesakit apa mama saat ini sampai mama nggak bangun-bangun" Jika saja Argha perempuan pasti ia sudah menangis sat ini.Argha tertunduk lesu.


"Kamu yang sabar ya sayang,mama pasti bisa lewatin semua ini.Yang terpenting,kita harus selalu berdo'a sama Allah.Kita memohon untuk kesembuhan mama" Salma menyemangati dan mengelus lembut punggung Argha.


Perasaan Argha sedikit tenang dengan kehadiran Salma.


"Lo yang sabar bro,lo harus kuat demi keluarga lo" Adit tak kalah prihatin melihat keadaan Argha saat ini.


"Makasih dit,insya Allah gue bakal usahain yang terbaik buat mama.Gue sayang banget sama mama"


Setelah itu hanya keheningan yang ada.Salma dan Adit memutuskan untuk menemani Argha dulu sebelum papanya datang.


Pov Ammar


"Honey,kita balik ke Hotel yuk .Aku udah capek banget" ajak Mona setelah seharian menghabiskan waktu keliling Bali mendatangi beberapa destinasi wisata yang ada di sana.


"Ayo..aku juga capek"


Ammar sudah tau kalau Argha mencoba menghubunginya beberapa kali.Juga ada no Hp Papanya yang hampir 100x mencoba menelfon dirinya.Namun bukan ingin tau apa yang terjadi,ia justru mematikan Hp nya.


Flashback


Setelah makan siang di restauran tempo hari,Ammar dan Mona kembali ke Hotel.Mereka hanya memesan 1 kamar untuk mereka berdua.


Sesampainya di kamar, Amar dan Mona Membersihkan diri.


Lalu Ammar membuka Handphone miliknya.

__ADS_1


"Gila banyak banget missed call dari Argha sama papa.Ngapain sih mereka kompak banget" Ammar keheranan


"Ada apa honey?" tanya Mona yang menghampiri Ammar dan bergelayut manja melingkarkan tanganya di bahu Ammar.


"Nggak tau sayang" Ammar mengangkat alisnya sebelah lalu mematikan Smartphone miliknya.


"Kok di matiin?"tanya Mona lagi


"Karena aku nggak mau ada yang ganggu liburan kita.Aku cuma ingin buat kamu bahagia dan menikmati semua tanpa ada satu orang pun yang mengganggu kita.Bukanya ini saat-saat yang kamu inginkan?" Jawab Ammar sembari memeluk Mona.Ia tak mau tau dengan apa yang tengah keluarganya alami saat ini.


"Thank's Honey. I love you"


"I love you to" Ammar mencium bibir kekasihnya itu.


Lalu setelah itu hanya mereka dan Tuhan yang tau apa yang selanjutnya terjadi.


F**lashback off**


Sementara itu,Salma Adit dan Argha masih duduk di ruang tunggu.Salma sempat masuk menjenguk mama kekasihnya itu.


"Eh ada temen-temen Argha ya?" sapa Ayah Argha begitu sampai di ruang tunggu.


"Iya Om" Jawab Adit dan Salma bersamaan.


Papa Argha terkekeh.


"Papa udah pulang?"tanya Argha


"Iya,kamu pulang gih biar papa yang gantian jagain mama" perintah Ayahnya.


"Ntar malem aja sekalian deh pa"


"Apa perlu gue anterin?" Sela Adit

__ADS_1


"Nggak usah dit thank's" jawab Argha.


Meskipun mereka baru bertemu 1 kali tapi mereka sudah akrab.Karena mereka sama-sama mudah bergaul.


"Ya udah kalo gitu kita pamit dulu ya" Sela Salma mengingat waktu sudah hampir sore.


"Oh silahkan nak Salma nak Adit.Makasih ya udah jengukin" Jawab Ayah Argha lalu masuk ke ruang ICU.


"Iya om"


"Oh iya gha,sama sekalian gue mau minta ijin pinjem cewek lo dulu"


"Pinjeemmm ..yakaliii aku barang bisa di pinjem-pinjem" Salma menatap Adit jengah.


"Ini sayang aku di suruh nganterin kak Adit buat beli cincin kawinya sama kak Airin.Soalnya kak Airin sibuk terus katanya"


Argha tampak berpikir.


"Boleh nggak?" tanya Adit.


"Iya nggak papa kok,tapi pulangnya jangan malem-malem ya" Jawab Argha menyetujui.Ia tak ingin di katakan cowok posesif nantinya.


"Thank's ya .gue jalan dulu" Adit berjalan keluar lebih dulu.


Argha berbisik di telinga Salma "Tapi kamu jangan macem-macem ya"


Bisikan Argha di telinga Salma membuat jantung Salma berdebar tak menentu.


"Ih apa'an sih sayang.Ya nggak mungkin lah,aku tu udah anggep kak Adit kaya kakak aku sendiri.Lagian aku cintanya cuma sama kamu" Jawab Salma sambil cengingisan.


"Wahh udah pinter gombal pacar aku"Argha tersenyum lalu mengecup lembut kening Salma sebelum ia pergi.


"Aku jalan dulu ya.Kamu baik-baik,jaga diri kamu jangan sampe sakit" Ujar Salma.

__ADS_1


"Makasih sayang,hati-hati ya di jalan.Suruh Adit jangan ngebut-ngebut"


Lalu Salma pergi bersama Adit ke sebuah Mall ternama di Jakarta.


__ADS_2