Janda Remaja

Janda Remaja
Cemburu


__ADS_3

Salma tersenyum ke arah Adit.


"Masa Om Bagas sama Tante Rike nggak inget sama Adit" Adit akhirnya buka suara.


Pak Bagas kaget "Kamu teh Adit anaknya Pak Bayu??"


"Iya Om"


"Wahhhh " Pak Bagas merangkul Adit dan menepuk-nepuk bahu Adit "Lama sekali Om nggak lihat kamu,makin tinggi aja kamu Dit hahaha"


"Iyaa makin ganteng juga nak Adit ini"


Sahut Bu Rike sambil tersenyum.


"Ah bisa aja tante" Adit malu-malu.


"Tuh kan kak Adit ,Ayah dan Bunda seneng banget kan kak Adit mampir kesini heemmm"


"Iya iya bawell "


Mereka lalu masuk ke dalam rumah.


Mereka berbincang-bincang banyak hal.


Selepas Adzan Maghrib Adit berpamitan untuk pulang.


"Kenapa buru-buru nak Adit ? Nggak sekalian makan malam di sini aja?"tanya Bu Rike


"Iya kak Adit,masakan ibu enak loohh" Salma menimpali.


"Itu mah emang dari dulu,masakan tante emang juara.Tapi lain kali aja ya Om Tante.Adit masih ada urusan"


"Yaudah jangan kapok-kapok ya main ke sini.Kalo Papa sama Mama kamu ke Jakarta,jangan lupa suruh mampir ke sini, Om kangen banget sama mereka."

__ADS_1


"Siap Om..Adit pulang dulu ya Om Tante..Salma aku duluan ya."


Lalu mereka mengantar Adit sampai halaman rumah mereka.Setelah Adit berlalu Salma bergegas menuju kamarnya.Cepat-cepat ia mengambil ponselnya yang tadi di charge karena kehabisan baterai saat di perjalanan pulang bersama Adit.


Ia berharap ada chat yang masuk dari Argha.Namun di antara beberapa chat yang masuk tak ada nama Argha di sana .Ia mendengus kecewa.


"Tumben si rese nggak ngechat gue" ia bergumam sendiri.


ARGHA


Semenjak kepulanganya tadi,Argha hanya berdiam diri di kamar.Setelah mandi ia membaringkan tubuhnya di atas kasur.


Argha hanya memainkan ponselnya.Jarinya naik turun di layar smartphone miliknya.Semua terasa membosankan.Ingin sekali rasanya ia menghubungi Salma,akhirnya ia memutuskan untuk menelfon Salma.


Namun,


Tut..tut..tut "Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau sedang berada di luar jangkauan"


"Sial,siapa sih laki-laki itu !"


Argha menjatuhkan badanya di kasur lalu menatap langit-langit.Ia mencoba mencerna hal apa yang tengah ia rasa.


Rasanya begitu menyesakkan dan sangat mengganggu pikiranya.


"Ting.."


Tiba-tiba sebuah notifikasi mencul di layar hp nya


Richo


"Men ,cafe yuk !"


Argha

__ADS_1


"Males gue"


Richo


"Kapan lo nggak males sih ! Sekali-kali lah lo ada waktu buat temen !


Kalo di pikir-pikir ada benernya juga omongan Richo.


Argha


"Yaudah lo share loc. Ntar gue kesana"


Richo


"Siap ndan"


Argha memakai jaket dan mengambil kunci sepeda motornya.


"Mah,Argha keluar bentar ya" Argha berpamitan.


"Ngapain malem-malem keluar?"


"Ini baru jam 7 mah" Argha mencium pipi Ibunya yang sontak saja membuat sang ibu jadi terkejut.


Itu merupakan saran yang Salma berikan supaya ia bisa lebih dekat dengan ibunya.


Ia hanya menjalani saran dari Salma,ia berharap dengan ia selalu mendekati ibunya maka hatinya akan luluh.


Sesampainya di cafe Argha sudah di tunggu oleh beberapa temanya.


"Wiihhh udah datang nih yang di tunggu-tunggu" Celetuk salah seorang teman Argha


Argha menyambangi teman-temanya.Dan di sambut baik oleh rekan-rekanya.

__ADS_1


__ADS_2