Janda Remaja

Janda Remaja
2


__ADS_3

Sebuah notifikasi masuk ke Hp Salma.


Kak Adit


Hay Sal,lagi apa?


Salma


Baru pulang kerja kak


Kak Adit


Gimana double date nya?


Salma


belum tau kak,Argha mamanya lagi sakit


Adit


Yah,sayang banget padahal Airin lagi ada waktu


Salma


Ya gimana lagi kak


Adit


Ya udah deh kalo udah ada waktu kabarin


Salma


Siap kak.


Salma mengakhiri chat nya.Lalu ia bergegas mandi.


Pov Adit

__ADS_1


Akhir-akhir ini Airin sulit sekali di hubungi.Mereka jarang sekali berkomunikasi,di saat pernikahanya yang tinggal 2 bulan harusnya mereka sangat intens berkomunikasi lantaran banyak hal yang harus mereka siapkan.Seperti Fitting baju milih gedung dan sebagainya.


Rencananya hari ini Adit ingin mengajak Airin untuk mencari cincin pernikahan mereka.Namun saat Adit telfon Airin tengah berada di Surabaya.


"Gimana dit?Airin bisa?" Tanya mamanya yang sekarang tengah berada di Apartemen milik Adit.


Adit mendengus kesal "Nggak bisa ma,lagi di Surabaya katanya"


"Gimana sih ..bukanya nyiapin pernikahan malah sibuk terus.Bukanya pernikahan ini seharusnya merupakan kebahagianya juga?" Gerutu Mama Adit.


"Ya udah lah ma,mungkin dia mau nyelesain pekerjaanya dengan cepet biar ada banyak waktu pas hari H"


Jawab Adit menenangkan mamanya.


"Oh iya,gimana kalau kamu nyari cincinya sama Salma aja.Dia kan perempuan pasti tau selera anak jaman sekarang lah"


"Bener juga tu ma,tapi Adit tanya dulu dia bisa nggak" Adit menyetujui ide mamanya.


Lalu mereka makan malam bersama.Sudah lama sekali Adit tidak merasakan masakan ibunya.Semenjak Adit memimpin cabang perusahaan Properti milik papanya yang ada di Jakarta.


Keesoka harinya Adit datang ke rumah Salma.Kebetulan hari ini hari minggu jadi Salma tidak berangkat bekerja dan Salma juga sedang malas untuk jogging seperti biasanya.


"Nggak nih,kamu hari ini ada acara nggak?"


"Nggak sih kak,kenapa emang?"


"Bisa nggak nemenin aku buat nyari cincin pernikahan aku sama Airin?"


"lho emang nggak sama kak Airin?"tanya Salma heran


"Dia lagi sibuk sama pekerjaanya"


"Masa calon pengantin sibuk terus,biasanya kan cewek yang ribet soal pernikahan"


"Aku juga heran sih sebenernya.Ya udah gih mandi,cewek jam segini belom mandi ! bauukk" ledek Adit sambil menutup telinganya.


"ihh apa'an sih kak Adit,ya udah tungguin dulu.

__ADS_1


Adit menyeruput kopi yang di buat oleh Rike sambil sesekali mencoba menghubungi Airin namun tetap saja hasilnya nihil.


"Udah kak ayok.Eh tapi gimana kalo kita ke rumah sakit dulu"


Adit memperhatikan Salma dari atas sampai bawah.Sungguh Salma sangat cantik dengan dandanan yang sederhana saja.Salma mengenakan celana jeans blouse warna merah maroon ketat lengan panjang dan rambut pendek sebahu terurai dengan sedikit sentuhan bedak dan lipstik peach membuat Salma sangat anggun.


"Wiihh cantik banget kamu Sal"puji Adit dan pipi Salma pun merah merona,wanita mana yang tak suka di puji kecantikanya oleh orang lain.


"Dari dulu kali ! emang kak Adit nggak tau" tangkas Salma untuk menutupi rasa malunya.


"ge er banget sih ! lagian aku taunya dulu kamu masih ingusan,cengeng,bandel lagi hahaha"


"ihhh jangan buka aib dong"


"hahaha .oh iya kita ke rumah sakit mau ngapain?"


"Jenguk mamanya Argha"


"Oke,sekalian aku mau tau ganteng nggak pacar kamu?apa masih gantengan aku haha"


"Pede banget kak Adit.Lagian ya kak orang kalo cinta mah nggak mandang dari segi fisik maupun materi"


"wahh udah pinter banget sih adek aku"


ledek Adit sambil mengusak kecil rambut Salma.


Lalu mereka berangkat menuju rumah sakit tempat di mana mama Argha di rawat.Sepanjang perjalanan seperti biasanya mereka bersenda gurau dan tertawa terbahak-bahak.Adit merasa begitu lepas saat bersama Salma.


Sesampainya di rumah sakit Salma mendapati Argha tengah duduk termenung di ruang tunggu.Raut wajahnya sendu,seperti terlalu banyak beban pikiran yang ia hadapi.


"Hai sayang"sapa Salma lembut menghampiri Argha.


"heyy..kamu kok bisa ada di sini?sama siapa?" Argha terkejut sekaligus senang melihat kekasihnya yang tiba-tiba datang menemuinya.


"itu" tunjuk Salma kepada Adit yang sudah berdiri di samping mereka namun Argha tak menyadarinya.


"Kak Adit kenalin ini Argha pacar aku" Salma mengenalkan Adit kepada Argha.

__ADS_1


"Oh hai"Jawab Adit menyodorkan tanganya kepada Argha


"Hai gue Argha"


__ADS_2