
Tak terasa mereka telah sampai di Vera Bakery.Namun gerbang belum buka karena mereka tiba lebih awal.Sementara itu Argha menemani kekasihnya menunggu Mang Udin datang membukakan pintu gerbang utama.
"Argha,sebenernya ada yang mau aku omongin sama kamu" Salma memulai percakapan.
"Iya sayang,mau ngomong apa?"
"Soal cowok yang kamu bilang kemaren" Muka Argha seketika berubah menjadi masam.
"Iya..kenapa dia?"tanya Argha sinis.
"Kamu jangan gitu dong. Namanya kak Adit,dia itu tetangga aku di Bandung.Aku udah anggap dia seperti kakak aku sendiri.Soalnya kita itu tetanggaan sejak kecil"Jelas Salma.
"Terus ngapain kemaren peluk-pelukan"
"Soalnya itu pertama kali kita ketemu setelah entah berapa tahun nggak ketemu.Semenjak Ayah ngajakin kita pindah ke jakarta,aku kan nggak pernah ketemu lagi sama kak Adit bahkan kita sekeluarga los contac.(Bukan loss doll yaa😁)makanya aku nggak nyangka banget bisa ketemu kak Adit di sana" Jelas Salma panjang lebar.
"Oohh gitu??nggak papa kok sayang kalo emang gitu ceritanya" Argha mengusap lembut pipi Salma.
"Kak Adit juga udah tunangan bentar lagi mau nikah.Eh iya..malem minggu besok ada acara nggak?"jelas Salma lagi,karena tak ingin kekasihnya itu salah paham.
__ADS_1
"Emang kenapa?"
"Katanya kak Adit mau ngajakin kita double date.Kamu mau nggak?"
"Emmm boleh aja sih,kamu tinggal atur aja"
"Oke nanti aku kabarin kak Adit".
Argha menggenggam jari jemari Salma.Terus menggenggamnya seolah ingin agar seluruh dunia tahu bahwa Salma adalah kekasihnya.Agar tak ada seorangpun yang berani mengganggu wanitanya itu.Ia tak perduli dengan orang-orang yang lewat memandang aneh dirinya.Yang penting aku bahagia dan tak mencampuri urusan orang lain,begitu yang ada di fikiranya.
"Ehm..ehmm.." Tiba-tiba suara deheman terdengar di belakang mereka.Salma terkejut dan buru-buru melepas genggaman Argha.
"Bukan baru dateng,tapi neng Salma aja yang baru liat.sangking asyiknya berduaan sama Mas Argh,jadi nggak lihat kan mamang udah di sini dari tadi".
"Hehe iya maaf mang" ujar Argha sambil mengenakan helm'nya.
"Sayang,aku pergi dulu ya.Kamu jangan lupa makan" Ujar Argha sambil mengusak kecil rambut Salma.
"Oke.Kamu ati-ati ya."
__ADS_1
Salmapun masuk ke dalam Vera Baakery .Mang Udin hanya geleng-geleng melihat Salma dan Argh.
"Jadi inget bini di kampung hemhh" ucapnya sendirian sambil duduk menikmati secangkir kopi hitam.
Saat Salma hendak menaruh tas ke dalam loker ia melihat Karin tengah melakukan hal yang sama dengan dirinya.
"Waaahhhh udah makin lengket aja lo sama Argha" Ujar karin dengan tatapan sinis.
Salma enggan membalas perkataan Karin,ia tak ingin bersitegang dengan Karin.Salma memilih menghindar dan pergi dari tempat itu,namun saat ia melangkahkan kaki tiba-tiba
Bruuaaakkkk
Salma jatuh tersungkur di depan loker,Karin sengaja memasang kakinya saat Salma melangkah agar Salma terjatuh.
"Owww..Sorry....Sakit ya?tapi gue sengaja tuh hahhaha"
Salma masih meredam emosinya,ia mencoba berdiri.namun kakinya agak susah buat jalan.Sepertinya terkilir.
"Itu peringatan buat cewek yang sok kecakepan.lo liat aja nanti apa yang bakal gue lakuin ! gue ingetin sekali lagi,kalo lo nggak jauhin Argha lo bakal nyesel seumur hidup !"
__ADS_1
Lalu Karin melangkah keluar dari ruangan tersebut.