
"Udah pada lama?" sapa Argha kepada teman-temanya.
"Yaa lumayan lah" Jawab salah satu temanya.
Mereka memesan Dalgona Coffe , berkumpul bersama sahabat memang menyenangkan.Apalagi di saat sedang kalut seperti Argha.
Ia merasa sedikit terhibur karena selalu ada hal yang kadang tak terduga saat bersama dengan sahabat.Banyak hal-hal konyol yang dapat di lakukan tanpa ada rasa malu,ja'im apalagi gengsi .
Tak terasa waktu telah menunjukan pukul 22.00,mereka bergegas untuk meninggalkan cafe tersebut.
"Gaeess cabut yuk " Ricko sepertinya kelelahan karena sedari tadi melawak terus,membuat para sahabatnya geli di buatnya.
Mereka berpencar pulang ke rumah masing-masing.
Keesokan harinya..
Salma terjaga dari tidurnya pukul 05.00,memang sejak kecil Salma selalu di ajarkan untuk bangun pagi.
Ia mengikat rambutnya asal.Lalu membuka kunci layar di hp nya.Tak ada notifikasi seperti yang ia harapkan.
Seperti ada sesuatu yang menyesakkan.
Lalu ia beranjak dari tempat tidurnya ,mengambil handuk dan membersihkan diri.
Sepertinya mandi di pagi hari membuat otaknya lebih fresh.
Dan seperti biasa,setelah sarapan pagi Salma dan Ayahnya berangkat bekerja dan Rayyan pergi ke Sekolah .
Salma berdiri di pinggir jalan raya,menunggu kedatangan Argha.
"Tumben dia lama banget"
Setelah menunggu sekitar 15 menit akhirnya Argha muncul.Salma merasa sangat lega.
Namun serasa ada yang aneh,jika biasanya Argha selalu berceloteh mengejek Salma namun berbeda untuk kali ini.Argha hanya diam tanpa membuka suara sedikitpun.
__ADS_1
Salma menjadi bingung di buatnya.
Shiittt....Sepeda motor Argha berhenti tepat di depan gerbang Vera Bakery.
Argha mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya dan memberikanya kepada Salma. Salma mengerutkan dahi.
"Apa ini gha?"
"Lo buka aja"Jawab Argha datar.
"Haahh..Argha ini kan novel yang lagi gue cari-cari" Salma kegirangan mendapat novel yang sudah ia cari selama 2 bulan belakangan ini.
"Lo dapet dari mana??
"Di toko buku tempat lo sama cowok lo peluk-pelukan"
Deg . Astaga !
"Oh it..."
Argha merasa ada yang aneh dalam dirinya.Apa sebenarnya yang ia rasakan?Mengapa ia bersikap seperti itu kepada Salma?
Apa ni yang namany Cinta?Tidak bisa melihat orang yang di cintainya bersama orang lain?
Entahlah,Argha semakin kesal dengan perasaanya sendiri.
Salma bingung dengan sikap Argha yang seprti itu.Apa dia marah gara-gara liat aku sama kak Adit?lantas untuk apa dia marah?bukankah aku bukan siapa-siapa dia?
Berbagai pertanyaan melintas di otaknya dan sukses membuat kepalanya pusing.
Di tengah-tengah kegundahanya tiba-tiba sebuah notifikasi muncul di layar Hp nya.Dengan cepat ia meraih ponselnya,ia sangat berharap jika pesan yang masuk itu dari Argha.
Namun bukan nama Argha yang tertera di sana ,melainkan Adit.
Adit
__ADS_1
"Hay Sal"
Salma
"Iya kak,ada apa?"
Adit
"Nggak papa sih,gabut aja π"
Salma
"Emang kak Adit nggak kerja?"
Adit
"Lagi males ngantor π"
Salma
"Oh..yaudah Salma kerja dulu kak"
Adit
Oke.
Salma ingin meceritakan semuanya kepada Sasha,namun Salma bingung.Karena ada Karin di sana.
Mungkin lain kali aja gue ceritain ke Sasha .Batinya.
Mohon kritik dan saranya genksπ
Dan jangan lupa untuk like,coment,and vote yah.
Happy Reading's ππ
__ADS_1