Jatuh Cinta Oleh Kehangatan Pria Lain

Jatuh Cinta Oleh Kehangatan Pria Lain
Jatuh Cinta tanpa disadari


__ADS_3

Kemudian dia meraih sesuatu ke arah meja untuk mengambil makanan pembuka.


"Tapi setidaknya makanannya enak," Ujar Annan dengan mulut penuh dengan kue membuat Kirana menertawakannya,


"tutup mulutmu" Ujar Kirana. tiba-tiba Kirana mendengar salah satu lagu favoritnya mulai dimainkan dan melihat orang-orang mulai berkumpul di lantai dansa.


Kirana tidak melihat Adit dimanapun, ia melihat ke sampingnya dan melihat Annan. Kirana pun tanpa permisi meraih tangan Annan


"Tuan Annan tolong berdansa lah denganku" Ujar Kirana.


Annan menarik tangannya dan menatap Kirana seolah-olah Kirana adalah seorang pria yang sedang melecehkan wanita, Kirana pun memberinya mata anak anjingnya dan akhirnya Annan dengan enggan menyetujui keinginan Kirana


Kirana dengan senang hati membawanya ke lantai dansa dan mereka pun mulai menari dengan lambat.


Itu damai sampai Annan mulai membuat lelucon dan mengolok-olok orang lain dan Kirana malah tertawa bukannya menari.


beberapa menit kemudian, lagunya sudah berakhir. Kirana pun memukul bahu Annan saat mereka berjalan kembali.


"Aduh, untuk apa itu?" Ujar Annan polos seperti dia tidak melakukan kesalahan.


"Itu untuk mengolok-olok orang lain dan menganggapnya lucu," Ujar Kirana.


"Apa? Bukan salahku mereka tidak tahu cara berdansa," Sanggah Annan membuat Kirana menggelengkan kepalanya,


"Memalukan" Ujar Kirana. ia hendak mengatakan sesuatu tapi disela.


"Halo?" Mereka mendengar suara seseorang, Dan ternyata itu adalah Adit, Suami Kirana


"Oh, A Adit kamu disini," Ujar Kirana gugup. Adit berjalan mendekat dan berdiri di samping Kirana sambil melingkarkan lengannya di pinggang Kirana


"Dan siapa Dia Kirana?" Ujar Adit bertanya


"Ah, ini bosku, Annan Keanu Winata," Ujar Kirana memperkenalkan Annan


"Tuan Annan, ini Adit suamiku," Ujar Kirana. Mereka berjabat tangan. Kirana mendengar seseorang memanggil namanya dan melihat itu salah satu temannya, Kirana pun permisi dan pergi meninggalkan Annan dan Adit sebentar untuk berbicara dengan temannya


"Jadi suami terkenal yang selalu dia bicarakan benar-benar kamu?," Ujar Annan datar.


"Sudah lama Yah Annan," Ujar Adit sambil menyeringai.

__ADS_1


"benar? Sudah berapa lama yah?" Ujar Annan balas menyeringai


"Yah, kita 27 tahun sekarang... Jadi... Hampir 10 tahun mungkin," Balas Adit.


"Betapa cepatnya waktu berjalan,"


"Tapi tampaknya kamu baik-baik saja setelah menikah dengan Kirana," Lanjut Annan.


Adit melihat ke bawah,


"Ya, dia istri yang hebat," Ujar Adit bangga.


"Bagaimana kabar cewek sebelahmu" Ujar Annan serius


"Aku aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan," Ujar Adit kaget


Adit melihat ke bawah menghela nafas panjang, dan akhirnya menyerah saat mengetahui jika dia sudah tertangkap basah,


"Dia Sarena" Ujar Adit santai


"Apakah Kirana tau?" Lanjut Adit


Annan pun melihat Kirana di seberang ruangan, Gadis itu sedang berbicara dengan sekelompok gadis sambil tertawa dia tampak bersenang-senang,


"Apakah kamu akan memberitahunya?"


"Aku tidak perlu... Kirana bukan Adit yang bodoh, Dan aku tau alasan mengapa dia tidak melakukannya" Ujar Annan sadis


Membuat Adit menatapnya dengan tatapan marah,


"Apakah kamu menyukai Kirana?" Ujar Adit mendesis. membuat Annan terkekeh dan menyeringai kepadanya,


"Kenapa kamu peduli? Bukankah dia akan tetap menikah denganmu untuk waktu yang lama, terutama ketika dia tahu bagaimana kamu telah menipunya" Ujar Annan mencibir.


"Itu bukan jawaban Annan" desis Adit semakin marah. Annan menyeringai lebih lebar. Saat melihat wajah amarah dari Sahabat lamanya itu


"Ya, aku menyukainya... Dan tidak ada yang bisa kau lakukan tentang itu" Ujar Annan berseri-seri.


Kirana tiba-tiba mendengar jeritan dan benturan, membuat ia menoleh dengan cepat dan di sana ia melihat Adit dan Annan yang sedang berkelahi.

__ADS_1


Kirana berlari ke arah mereka dan melihat Annan di atas Adit sambil meninju wajahnya. Dengan seluruh kekuatanku, Kirana menarik Annan menjauh dari Adit sambil memeriksa badan Suaminya


Keduanya tampak baik-baik saja hanya goresan dan beberapa memar. Sebelum Kirana memiliki kesempatan untuk berbicara dengan Annan, dia terlebih dahulu sudah pergi.


Membuat Kirana menatap Adit dan meminta maaf kepada semua orang sambil membawanya secepat mungkin ke dalam mobil dan pulang. Perjalanan mobil hening tak satu pun dari mereka yang ingin berbicara.


Ketika mereka sampai di rumah, Kirana mengganti pakaiannya menjadi celana olahraga dan t-shirt,


Adit juga menggantinya. Kirana mulai membersihkan luka Adit. Saat ia membersihkan lukanya dia membuka mulutnya,


"Kirana apakah kamu menyukai Annan?" Ujar Adit pelan. Kirana menghentikan apa yang ia sedang lakukan dan melihatnya, jantungnya mulai berdetak tidak menentu.


"Ya, sebagai teman... dia baik saat kamu mengenal lebih jauh dirinya"


"Maksudku sebagai LAKI-LAKI" bentaknya, membuat Kirana menghentikan apa yang ia lakukan dan menatap Suaminya itu


"Ti Tidak, aku tidak suka Tuan Annan sebagai laki-laki," Ujar Kirana padanya. Dia mendorong Kirana untuk menjauh darinya, tidak mempercayai jawaban Istrinya itu.


Adit bangkit tiba-tiba dan meraih jaketnya sambil berjalan menuju pintu.


"Ke kemana kamu pergi?" Ujar Kirana


"BUKAN URUSAN MU," Ujar Adit meraung dan pergi tanpa repot-repot melirik Kirana sambil membanting pintu


Apa yang membuat Adit marah? Kirana bilang ia tidak menyukai Annan lebih dari seorang teman.


Mungkin dia masih kesal karena pertengkaran itu. Kirana berjalan ke kamar mandi dan meletakkan kotak P3K sambil berpikir sebenarnya Apa yang membuat mereka bertengkar?


Adit masuk ke dalam mobil, dan pergi ke salah satu bar favoritnya. Sesampai di sana ia duduk di salah satu bangku dan langsung mulai minum tanpa berpikir panjang.


Adit mulai berpikir tentang Kirana dan cara dia menjawabnya ketika ia bertanya apakah dia menyukai Annan Tadi. Gadis itu ragu-ragu,


Kirana pasti menyukai Annan dia hanya belum mengetahuinya atau dia sedang berbohong.


"Aku yakin dia berselingkuh dengannya... Aku yakin mereka berselingkuh itu sebabnya Annan sering menyeringai karena mereka pasti berselingkuh!" Batin Adit


"Mereka menyelinap di belakangku! Membuatku terlihat seperti orang bodoh! Bajingan! Persetan dengan mereka berdua, aku tidak membutuhkan mereka!" Gumamnya pelan


"Aku tidak membutuhkan siapa pun... Tidak pernah, tidak akan pernah. Lagipula aku juga berselingkuh darinya menjadikan Gadis itu sebagai lelucon, dia bisa terus berselingkuh dengan Annan, Toh aku tidak perduli!"

__ADS_1


"Selain itu Aku berkencan dengan wanita yang berusia 22 tahun, sedangkan dia berselingkuh dengan yang berusia 27 tahun, sayang sekali jika dia berselingkuh, Kamu harus mencari seseorang yang lebih muda dari mu Kirana, bukannya berselingkuh dengan yang lebih tua!" Batin Adit panjang lebar


Adit mulai merasa berdengung, ia melihat sekeliling bar dan melihat ada wajah yang ia kenal.


__ADS_2