Jodohku Ternyata ?

Jodohku Ternyata ?
Episode 13 - Hari ke-1 Pernikahan


__ADS_3

Pagi telah tiba, matahari memancarkan sinarnya dengan sangat cerah yang terbit dari ufuk timur dengan indahnya, cuaca pagi itu sangatlah sejuk.


Audy terbangun dari tidurnya.


Namun, tubuh Audy terasa sedikit sakit, karena acara resepsi pernikahan semalam itu sangatlah melelahkan.


Seakan tubuh audy berbicara untuk tetap beristirahat, namun Audy tetap memaksakan untuk bangkit dari tempat tidur.


"Ada apa denganmu,,? kau nampak seperti orang yang lagi sakit??" tanya Bima yang saat itu terbangun dari tidurnya dan melihat Audy yang nampak lesuh.


"Kau tidk usah sok perhatian denganku" ujar Audy dengan lantang.


"aku bertanya padamu dengan baik, kenapa jawabanmu seperti orang yang tidak punya etika??, aku ini suamimu" ucap Bima.


"suami??, aku sama sekali tidak pernah menganggapmu sebagai suamiku, aku membenci pernikahan ini, karena aku tidak pernah menyukaimu apalagi mencintaimu" ujar Audy dengan sangat keras.


"jaga ucapanmu, memangnya kau pikir aku menyukai pernikahan ini??, asal kau tahu, aku juga sama sekali tidak menyukai ini semua,, dan ini hanya keinginan kedua orang tua kita bersama, kau paham??" ujar Bima dengan sangat marah.


Tiba tiba


"Aku ingin Kita bercerai" ujar Audy


"terserah, itu lebih baik" jawab Bima.


"kita sepakat" ujar Bima dan Audy serentak.


Saat itu juga mereka pun mengambil keputusan untuk bercerai saat waktunya memungkinkan.


"lebih baik kemas barang-barangmu sekarang, kita akan check out dari hotel ini jam 5 sore sebentar" ujar Bima.


***


Saat sore hari telah tiba, Bima dan Audy bergegas untuk keluar dari kamar hotel lalu melakukan check out. Setelah selesai, mereka pun bergegas kembali pulang ke rumah Audy, sebab rumah Audy tidak jauh dari hotel.


Merekapun tiba..


(tok...tok..tok)


Bu Arni yang mendengar suara orang yang datang, lantas bergegas membuka pintu.


"ehhhh, ada Bima dan Audy,, ayo masuk" ujar Bu Arni senang.


"bagaimana setelah menikah sehari?? bahagia nggak??" tanya ibu sambil tersenyum.


"iya bahagia bu" ujar Bima berbohong dan membalas senyuman bu Arni.

__ADS_1


"Bu aku mau naik ke kamar untuk beristirahat, badanku terasa pegal" ujar Audy.


"Iya, istirahatlah" ujar Bu Arni sambil tersenyum nakal seraya wajahnya menoleh kepada Bima.


"Ibu jangan berfikir yang macam-macam, aku nggak ngapa-ngapain Audy loh" ujar Bima dengan wajah yang salah tingkah.


"Kalau juga sudah, ya nggak apa-apa, kan itu sudah jadi istrimu" ujar Bu Arni sambil tertawa kecil.


"kalau kamu mau istirahat, naiklah ke atas, kamar Audy ya kamar kamu juga sekarang" ucap Bu Arni.


"iya bu, nanti aja, Bima mau menonton televisi saja dulu" jawab Bima.


"kalau begitu, ibu kebelakang, mau masak untuk makan sebentar. kalian di sini dulu ya" ujar bu Arni.


"iya bu, ngomong-ngomong dimana bapak?" tanya Bima.


"Ohh, Bapak lagi keluar jalan-jalan sore sama Nadya, ibu ke dapur sekarang ya". ucap ibu


"ohh,iya bu" jawab Bima.


Bimapun beristirahat sambil menonton televisi di ruang keluarga.


Tak lama Pak Reza dan Nadya pulang.


"Assalamualaikum" sapa pak Reza.


"ehh ada Bima, mana Audy??" tanya pak Reza


"ada di kamar pak, lagi beristirahat" jawab Bima.


"Ohh, begitu, ayolah kita masuk" ujar pak Reza.


"iya pak, sini Nadya" ucap Bima seraya mengajak Nadya masuk bersama kedalam rumah.


Setelah masuk kedalam rumah, Bima meminta izin pada pak Reza untuk beristirahat, Pak Reza pun meng'iyakan dengan senang hati.


Bima kemudian Naik ke atas menuju kamar Audy, namun ternyata Audy mengunci pintu kamarnya.


"Kenapa Audy menguncinya?" tanya Bima dalam hati, lalu mengetok-ngetok pintu kamar Audy, Audypun membukanya.


"Kau mau apa ??" tanya Audy.


"Aku mau beristirahat" jawab Bima.


"Kenapa harus dikamarku??" tanya Audy.

__ADS_1


"ya sudah, kalau begitu carikan aku kamar untuk beristirahat.


Audy tak tahu lagi mau menjawab apa pada Bima, sebab tak ada kamar kosong lagi yang tersisa di rumahnya. Audypun mengizinkan Bima untuk masuk.


Saat Bima masuk, tanpa basa basi ia menyimpan handphonenya dan langsung membaringkan tubuhnya di ranjang, kemudian tertidur sore itu hingga hari mulai gelap.


"apa malam ini aku akan tidur bersamanya lagi??, ini sangat menjengkelkan" ujar Audy dalam hati.


Beberapa saat setelahnya, Bu Arni datang memanggil makan malam Audy dikamarnya.


(tok..tok..tok)


"Audy..??"


"iya bu" jawab Audy dan langsung membuka pintu kamarnya.


"ayo makan dulu nak, panggil dengan suamimu" ujar ibu.


"Dia baru juga tertidur bu" jawab Audy berbohong dengan hati yang kesal, sebab Audy tak ingin makan bersama dengan Bima.


"Kalau begitu, kamu saja dulu yang makan" pinta ibu.


"iya bu" jawab Audy, lalu bergegas menuju kedapur bersama dengan ibunya.


Sementara di dapur pak Reza dan Nadya sudah bersiap-siap untuk makan.


"Loh, mana Bima??" tanya pak Reza


"dia masih beristirahat" jawab bu Arni.


"oh, baiklah" ujar ayah mengerti.


Merekapun makan malam bersama tanpa Bima.


Sementara di kamar, saat Audy dan keluarganya tengah makan malam, Bima terbangun dari tidurnya karena ia tiba-tiba merasa kelaparan.


Bima kemudian bangkit dari tempat tidur, dan mengambil handphone miliknya, lalu kemudian ia memesan makanan secara online, tak lupa bima menitip pesan pada kurir agar ketika telah sampai segera menghubunginya dan jangan mengetok pintu apa lagi memanggil orang (bersalam) , agar orang rumah tidak mengetahui kalau Bima memeasan makanan secara online saat itu.


Bima tahu kalau Audy dan keluarganya sedang makan malam di dapur. Namun, Bima merasa asing untuk ikut bergabung bersama mereka.


Setelah makanan yang Bima pesan telah tiba, Bima kemudian cepat-cepat menyantapnya agar saat Audy kembali ke kamar, ia sudah selesai menghabiskan makanannya itu, takutnya Bima merasa lebih tidak enak dengan keluarga Audy yang sudah capek-capek memasakkan makanan di dapur.


Setelah selesai makan, Bima membuang bungkus makanannya melalui jendela kamar yang langsung jatuh ke bawah, kemudian melanjutkan tidurnya.


Tidak berapa lama Audy pun kembali masuk ke kamar setelah selesai makan malam, Audy pun berbaring di tempat tidur yang sama dengan Bima.

__ADS_1


"ini sangat membuatku muak" ujar Audy dalam hati dengan kesalnya.


Audy pun kembali tidur berdua dengan Bima (suaminya) malam itu dengan perasaan kesalnya.


__ADS_2