Jodohku Ternyata ?

Jodohku Ternyata ?
Episode 19 - Hari ke-7 Pernikahan


__ADS_3

Pagi hari, Audy terbangun dari tidurnya dan kali ini ia tak melihat Bima di tempat tidur, bahkan dikamar.


"Tidak seperti biasanya Bima bangun lebih awal" ujar Audy dalam hati dengan dipenuhi tanda tanya.


Audy kemudian beranjak ke kamar mandi karena ia harus berangkat ke sekolah pagi itu.


Setelah selesai mandi, Audy mulai mengenakan seragamnya, dan Bima masih saja belum ada di dalam kamar itu.


Setelah beberapa saat Bima datang dengan membawakan makanan untuk sarapan Audy.


"Ini sarapanmu, dan satu lagi untuk bekal disekolah" ujar Bima sambil mengulurkan 2 kotak makanan pada Audy.


Setelah itu Bima mengeluarkan lagi dompet miliknya dan memberikan beberapa uang pada Audy untuk jajan disekolah.


"hahh, ini untuk sehari ya?? ujar Audy pada Bima dengan rasa penasaran dan gembira


"iya itu untukmu sehari, kalau kurang bilang, jangan hanya diam" ujar Bima.


"Serius?" tanya Audy kembali memastikan keraguannya.


"iya, tapi cobalah untuk hemat" jawab Bima.


"baiklah"


"Cepatlah sarapan dan ambil tasmu, aku akan mengantarmu ke sekolah"


"oke" jawab Audy.


Setelah Audy sarapan, Bima dan Audy turun bersama ke bawah.


Audy kemudian meminta izin terlebih dahulu pada pak Arya dan bu Lina, lalu kemudian berangkat, Rayapun ikut bersama mereka.


Setelah tiba, Audy dan Raya turun bersama dari dalam mobil. Namun saat mereka turun, Audy beranjak meninggalkan Raya menuju ke teman-temannya yang lain, tanpa berbicara sedikitpun pada Raya.


Saat itupun, Raya dengan spontan menutup pintu mobil dengan membantingnya cukup keras.

__ADS_1


"kamu ini kenapa??" ujar Bima pada Raya yang telah menutup pintu mobilnya dengan keras.


Raya tidak menjawab, dan langsung bergegas meninggalkan Bima.


"Dasar bocah" pekik Bima, lalu melajukan mobilnya untuk pulang kembali ke rumah.


Sekitar 30 menit, Bimapun sampai.


"Bima, kemari sebentar" ujar pak Arya yang ditemani bu Lina.


"ada apa yah?" jawab Bima sambil menuju pada kedua orang tuanya.


"Apa kamu tidak berencana membangun atau membeli rumah untuk kamu dan Audy?" tanya bu Lina pada Bima.


"sebelumnya, Bima belum ada rencana bu. Tapi nanti Bima akan ajak Audy untuk mencari bersama-sama, agar Audy juga nyaman saat tinggal dirumah baru nanti".


"Oh iya, baiklah kalau begitu.


Ayah sama ibu mau minta maaf juga, karena kemarin, saat kalian Tiba kita sudah tidur" ujar bu Lina.


"iya bu, tidak apa-apa".


"iya..iya" jawab bu Lina.


Bima kemudian menuju kamar dan bersiap-siap. Setelah itu, bergegas menuju ke kantornya.


Tiba-tiba handphone Bima berdering, Bimapun langsung mengangkatnya. Ternyata itu panggilan dari Raya adiknya.


"Hallo" sahut Bima.


"Audy pingsan disekolah, mukanya pucat, sekarang di UKS" kata Raya dengan nada panik.


Sontak Bima membanting stir mobil mengubah arah menuju sekolah Audy, tanpa memikirkan kantornya lagi saat itu.


Bima melajukan mobilnya dengan sangat cepat, karena khawatir akan terjadi hal yang tidak diinginkan pada Audy.

__ADS_1


Setelah sampai di sekolah, Bima memarkirkan mobilnya langsung didekat ruang UKS setelah sebelumnya sudah meminta izin pada pihak keamanan sekolah untuk menjemput yang sakit.


Setelah itu Bima bergegas dengan langkah sedikit cepat menuju ruang UKS.


Di ruang UKS sudah ada Raya, Guru kelas, petugas kesehatan dan beberapa teman dan sahabat dari Audy.


"Boleh teman-temannya Audy keluar dulu?" ujar Bima dengan pelan.


Sahabat dan teman-teman Audypun mengangguk mengerti lalu keluar dari ruangan, kecuali Raya, guru dan petugas kesehatan.


"Kenapa bisa seperti ini??" tanya Bima pada Raya dengan tetap tenang.


"Saya juga tidak tahu, tiba-tiba saja dia jatuh pingsan saat sedang mencatat dikelas" ujar Raya.


"Audy sepertinya hanya sedikit kelelahan" ujar petugas kesehatan.


" Audykan sudah sadar. Jadi, Setelah dirumah biarkan dia istirahat yang cukup.


"baiklah, terima kasih banyak pak, bu" kata Bima pada petugas dan guru kelas Audy.


Bima kemudian meminta izin untuk membawa Audy pulang, guru dan petugas pun meng'iyakan.


Bima kemudian mengangkat tubuh Audy dan membawanya masuk kedalam mobil, lalu membawanya pulang kerumah.


Sementara Raya beranjak ke kelas kembali.


Sesampainya dirumah, Bima membawa Audy ke kamar dan membaringkannya dengan lembut ke atas tempat tidur.


Sementara Bu Lina dan pak Arya sama sekali tidak mengetahui masalah ini.


"Kamu istirahatlah" kata Bima dengan lembut"


"kamu tidak ke kantor??" tanya Audy.


"posisimu sedang sakit, tidak mungkin aku meninggalkanmu sendiri, Kalau ada apa-apa, siapa yang mau melihatmu. Jadi,istirahatlah" jawab Bima.

__ADS_1


"baiklah" kata Audy yang masih terlihat lemas juga wajah yang sedikit pucat.


Hari itupun, Bima tidak pergi kekantornya.


__ADS_2