Jodohku Ternyata ?

Jodohku Ternyata ?
Episode 18 - Hari ke-6 Pernikahan


__ADS_3

***


Bima dan Audy tiba di rumah Pak Arya (Rumah Bima)


"Assalamualaikum" sahut Bima


"Assalamualaikum" sahut Bima kembali, namun tidak ada jawaban, sampai akhirnya.


"Assalamualaikum" sahut Bima lagi.


"Waalaikumsallam" jawab Raya seraya membuka pintu rumah.


Saat membuka pintu, Raya terkejut karena ternyata yang datang adalah Bima dan Audy.


"Kenapa lama sekali membukanya??" ujar Bima.


"em eh eh, anu, itu" ujar Raya tanpa mengeluarkan penjelasan yang jelas.


"Kamu ini kenapa??" tanya Bima.


"nggak kak, cuman tadi nggak kedengaran" jawab Audy.


"Ohh, ya sudah, mana ayah sama ibu?" tanya Bima kembali pada Raya.


"lagi tidur kak dikamar"


"oke. Masuklah, ajak Audy ke kamar kakak, kakak mau angkat barang bawaan terlebih dahulu" ujar Bima.


"iya kak, mari Audy" ujar Raya seraya mengajak Audy masuk ke dalam rumah, dan mengantarnya ke dalam kamar Bima.

__ADS_1


Sesampainya mereka di kamar


"Ini yah kamar kak Bima, sebelumnya aku minta maaf soal masalah yang kemarin" ujar Raya pada Audy.


"Bolehkah aku meminta waktu untuk sendiri??" ujar Audy tanpa menjawab permohonan maaf dari Raya.


"Baiklah" jawab Raya dengan raut wajah yang sedih seraya meninggalkan Audy di kamar milik Bima.


Sementara Bima, setelah selesai mengangkat semua barang dan membawanya di kamar, ia kemudian beristirahat sejenak, lalu beranjak ke kamar mandi.


Setelah selesai Bima menghampiri Audy yang tengah duduk di sudut tempat tidur.


"Kamu kenapa?, tidak betah disini ya? ujar Bima dengan lembut, namun Audy tak menjawabnya.


"Mandi dulu sana" ujar Bima pada Audy yang masih saja terdiam di sudut tempat tidur.


Audypun beranjak dari tempat tidur menuju kekamar mandi dengan membawa pakaian yang akan ia kenakan saat didalam kamar mandi.


"Kenapa dari tadi kamu diam saja??" ujar Bima pada Audy dengan sangat lembut. Namun, lagi-lagi Audy tak menjawab.


"Sini ikut aku" ujar Bima. Audy sama sekali tak menjawab, dan tetap sibuk memainkan hanphonenya.


"Memangnya kamu tidak lapar? kalau nggak, ya sudah aku pergi sendiri" ujar Bima seraya beranjak keluar dari kamar.


Tiba-tiba....


"ikuutt" ujar Audy dengan sangat polosnya.


Bima tersenyum kecil dan tiba-tiba tertawa.

__ADS_1


"hahahah, giliran urusan makan, kamu menjawab, nampak sekali laparnya, hahaha" ujar Bima.


Seketika wajah Audy terlihat sedikit memerah karena merasa malu atas tingkah yang baru saja dilakukannya.


"Cepatlah kalau mau ikut" ujar Bima menambahkan.


Audy kemudian beranjak mengikuti Bima.


Bimapun mengajak Audy makan diluar dan berharap Audy bisa menghilangkan kejenuhannya.


Saat diperjalanan...


"Kau mau makan apa??" tanya Bima pada Audy sambil menyetir mobilnya


"Terserah" jawab Audy singkat tanpa menoleh pada Bima.


"Ya udah kita makan bebek goreng aja ya" ujar Bima saat hendak melewati restoran yang menyediakan bebek goreng" Bima pun memarkirkan mobilnya.


"aku ingin pangsit" ujar Audy pada Bima yang telah memarkirkan mobilnya.


"katanya tadi terserah" ujar Bima.


"yaudah ayo masuk, kebetulan didalam juga tersedia pangsit" Bima menambahkan.


Merekapun masuk bersama, lalu segera memesan makanan agar tak terlalu malam untuk kembali ke rumah.


Setelah menunggu beberapa menit, makanan pesananpun datang dan mulai disajikan oleh pelayan, setelah itu mereka menyantapnya.


Namun selama menyantap makanan, Bima dan Audy tak banyak mengeluarkan kata-kata, Audy sibuk dengan handphone serta makanan yang disajikan, sementara Bima tak ingin menganggu ketenangan Audy, sebab Bima mengerti, Audy sedang jenuh dan tak nyaman bersamanya.

__ADS_1


Setelah selesai, Bima membayar semuanya dan kembali pulang lalu beristirahat.


__ADS_2