Jodohku Ternyata ?

Jodohku Ternyata ?
Episode 8 - Persiapan pernikahan part 4


__ADS_3

Ketika pak Arya dan bu Lina (orang tua Pihak laki-laki) sudah beranjak pulang, pak Reza dan bu Arni masuk kembali ke dalam rumah.


Setelah masuk, pak Reza memanggil Audy, Audy pun keluar dari kamar miliknya, menghampiri pak reza (bapaknya).


Pak Reza kemudian menyampaikan seluruh persiapan pernikahan Audy (anaknya) nanti dengan Bima kepada Audy, Audy hanya mengangguk-ngangguk tanda mengerti, namun seakan tidak percaya dengan apa yang terjadi pada dirinya saat ini.


Setelah pak Reza menjelaskan semuanya, Audy kembali ke kamarnya. Ia duduk di kursi meja belajar sambil sesekali melamun tentang dirinya.


"apa aku sedang bermimpi atau memang ini semua benar-benar nyata?" tanya Audy dalam hati sambil mencubit kedua pipinya, dengan harapan yang terjadi saat ini adalah benar-benar mimpi.


Namun ternyata ini benar-benar nyata terjadi.


"aku sama sekali tak menyangka dengan semua yang terjadi saat ini" ujar Audy dalam hati.


Kemudian ia beranjak dari tempat duduknya lalu menuju ranjang miliknya kemudian membaringkan tubuhnya dengan terlihat seakan Audy pasrah dengan semuanya.


"rencana pernikahan ini sangatlah cepat, dan tak sesuai keinginanku, aku akan stres dan bisa gila menjalani ini semua.


arghhhhh, ini membuatku sangat-sangat stress.


" ucap audy yang kembali memikirkan masalah pernikahannya itu, hingga ia tertidur siang itu sampai hari mulai gelap.


***


Sementara di rumah keluarga pak Arya, Raya di kamarnya masih gelisah, ia sangat penasaran tentang Audy calon istri kakaknya.


Tanpa berfikir panjang lagi, Audy menelpon langsung ke Audy, teman sekolahnya itu, dengan niat mau menanyakan apa benar ia mau menikah?, jika benar, berarti Audy inilah yang di maksud, dan semuanya akan hacur nantinya.

__ADS_1


Namun Audy tak mengangkat beberapa panggilan telpon dari Raya, sebab di rumahnya Audy sudah tertidur.


"Ahh,, kenapa Audy tak mengangkat semua panggilan telponku sih?" ucap Raya penasaran.


"apa dia lagi tak ingin diganggu, ia tak mungkin sedang tidur, ini masih siang??"pikir Raya yang membuat dirinya makin penasaran lagi.


Tiba-tiba, Bunyi mobil ayah terdengar dari kamar Raya, saat ayah dan ibu mau masuk kedalam rumah, Ternyata Bima juga tiba.


"kamu dari mana ini kan hari libur?" tanya ayah ke Bima.


"dari kantor, ada sedikit urusan yang perlu di selesaikan tadi" kata Bima.


"ohh, begitu, ayo kita masuk, kebetulan ada yang ingin ayah bicarakan masalah pernikahanmu" ucap ayah.


"iya" jawab Bima singkat


merekapun masuk bersama-sama, dan langsung menuju ke ruang keluarga, lalu ayah dan ibu menjelaskan semua mengenai pernikahan Bima dan Audy, yang baru saja mereka bicarakan di rumah Audy tadi.


Setelah ayah dan ibu selesai menjelaskan semuanya pada Bima, Bima paham dan mengerti, kemudian Bima ke kamarnya dan mengganti pakaian kantornya tadi,setelah itu beristirahat.


***


Di rumah pak Reza, Audy terbangun dari tidurnya dan terkejut saat menyadari kalau dari siang ia tertidur hingga malam telah tiba.


Audy mengecek handphone miliknya dan melihat beberapa panggilan tak terjawab dari Raya.


"Ada hal penting apa Raya menelpon hingga panggilan tak terjawab sebanyak ini??" tanya Audy dalam hati, penasaran.

__ADS_1


Kemudian Audy menelpon balik Raya saat itu juga.


"Hallo" kata Raya saat mengangkat telpon dari Audy.


"Hallo Ray, ada apa tadi menelpon, kok banyak amat, sorry yah, soalnya tadi aku ketiduran??" ucap Audy.


Raya kemudian mengumpulkan keberaniannya untuk bertanya langsung ke Audy.


"Maaf yah sebelumnya, apa benar kamu mau menikah?" tanya Raya , yang spontan membuat Audy terkejut atas pertanyaannya itu.


"dari mana Raya tahu tentang ini??" ucap Audy dalam hati dengan penasaran.


Audy sadar, ia tak mungkin berbohong dan cepat atau lambat ini pasti akan di tahu oleh teman-temannya. Ia kemudian mengatakan yang sejujurnya pada Raya, kalau dirinya memang akan menikah. Audy kemudian menceritakan semuanya pada Raya, tentang rencana pernikahan itu yang berjalan begitu cepat dan mendadak.


"Dari mana kamu mengetahuinya Ray??, Ray, jangan nomongin ini ke siapapun dulu yah!!" ujar Audy dengan sedikit panik.


"dengan siapa??"tanya Raya untuk lebih memastikan dengan sangat penasaran.


"aku juga nggak tahu, aku belum pernah ketemu sebelumnya, namanya Bima. jawab Audy.


"Ray, jangan ngomongin ini ke siapa-siapa yah" ujar Audy lagi.


Sontak Raya terkejut setelah tahu kalau Audy yang dimaksud untuk di nikahkan pada kakaknya adalah temannya sendiri.


"iya tenang saja, aku tidak akan memberi tahu siapapun" ujar Raya dengan mencoba untuk tetap tenang.


"Kalau gitu sudah dulu yah Dy, selamat malam" kata Raya

__ADS_1


"iya, selamat malam kembali" jawab Audy lalu mematikan telponnya.


"ini adalah awal dari kekacauan yang sebenarnya" pikir Raya setelah menutup telpon dari Audy.


__ADS_2