Jodohku Ternyata ?

Jodohku Ternyata ?
Episode 20 - Egois ?


__ADS_3

(drrtt drttt) ponsel Audy bergetar.


"hallo" sapa Audy


"hai sayangku"


"kamu siapa?" tanya Audy


"Aku Rendy, kenapa tidak mengenali suaraku?"


"Bukan seperti itu, aku baru bangun, jadi sepertinya aku belum fokus, lagipula kau menelponku menggunakan nomor baru" jawab Audy.


"Iya aku baru saja menggantinya.


Kamu tidak kesekolah?"


"aku sedang tidak sehat" kata Audy


"kenapa kau tidak mengabariku?" tanya Rendy


"Maaf, aku lupa" ujar Audy


Tiba-tiba..


Siapa?? tanya Bima yang baru saja masuk ke dalam kamar.


"Bukan siapa-siapa, hanya teman sekolah" jawab Audy, sesaat setelah mendadak mematikan telpon dari Rendy.


"Kenapa wajahmu nampak menyembunyikan sesuatu??" ujar Bima


"Aku tidak menyembunyikan apapun, sudahlah aku masih ingin beristirahat" ujar Audy mengalihkan pembicaraan.


"Sebenarnya, Aku sudah tahu itu dari siapa, jangan mencoba membohongiku.


Aku minta kau jangan berhubungan dengannya lagi" ujar Bima.


Apa kau gila??, kau melarangku untuk tidak berhubungan dengan kekasihku. Sementara kau, masih tetap berhubungan dengan kekasihmu.

__ADS_1


"Diamlah, aku menyuruhmu untuk tidak berhubungan dengannya, karena aku masih bertanggung jawab padamu.


Jadi,menurutlah padaku" ujar Bima.


"Kau sangat egois, jika aku mengakhiri hubunganku dengan kekasihku, apa kau akan bertanggung jawab jika aku tidak mendapatkan penggantinya?.


Saat kita bercerai aku akan jadi janda, sementara kau??, Kau tinggal menikahi kekasihmu itu" ujar Audy dengan nada tinggi.


"Sudahlah, aku tidak ingin mendengar omelanmu.


Sekarang, ikutlah denganku" ujar Bima.


"laki-laki ini benar-benar brengsek" ujar Audy dalam hati.


"Kenapa kau tinggal menghayal??, cepatlah Bersiap" sahut Bima.


"iya, kau sungguh tidak punya kesabaran" ujar Audy.


Audypun bersiap-siap. Setelah selesai merekapun bergegas berangkat.


(krik krik krik) tak ada satupun pembahasan selama di perjalanan, hingga akhirnya mereka sampai.


"Ini apa?" ujar Audy penasaran.


"Ini kantorku" jawab Bima.


"Kenapa kau membawaku ke sini?"


"aku ingin memperkenalkan kepada seluruh pegawaiku, bahwa kau adalah istriku" ujar Bima.


"Apaa??, cepat bawa aku pulang kembali ke rumah" ujar Audy dengan sangat marah.


"Heii, kau jangan sampai membuatku malu, bertingkahlah seperti istri seorang pejabat, kau mengerti?" ujar Bima.


"Baiklah" ujar Audy dengan hati yang sangat kesal.


Bima dan Audy kemudian masuk bersama-sama dalam kantor itu, sontak seluruh pegawai tertuju pada mereka berdua.

__ADS_1


"Siapa wanita itu??" ujar salah satu pegawai.


"Entahlah, dia masih terlihat seperti anak Sekolah yang sangat cantik" jawab pegawai lainnya.


"Apa yang sedang kalian tatap?" ujar Bima pada pegawainya.


"Maaf pak, maaf pak, ujar para pegawai lalu melanjutkan pekerjaan masing-masing.


"Panggil sekretaris untuk ke ruanganku sekarang" ujar Bima pada salah satu pegawainya, slalu menuju keruangannya bersama Audy"


"siap pak"


***


Ruang kantor


(tok..tok) "permis pak, saya Farah"


"masuklah" ujar Bima.


Farah (membuka pintu) lalu menuju kursi yang berhadapan langsung dengan Bima dan Audy.


"maaf, ada apa pak?" tanya Farah


"Layani wanita ini dengan baik, kapanpun saat dia ada di sini, jangan lupa sampaikan hingga pada seluruh pegawai" ujar Bima sambil menunjuk Audy.


"Baik pak, akan aku sampaikan, apa masih ada lagi pak yang ingin di bicarakan?" ujar Farah


"Itu saja", ujar Bima.


"baik, kalau begitu saya izin untuk keluar dari ruangan pak" kata Farah.


"iya, silahkan" jawab Bima.


Farah berjalan keluar (membuka dan menutup kembali pintu ruangan.


Lalu bergegas menuju ruangannya untuk menghubungi beberapa staf kemudian menyampaikan arahan yang baru saja di berikan oleh Bima untuk diteruskan kepada seluruh pegawai.

__ADS_1


__ADS_2