Jodohku Ternyata ?

Jodohku Ternyata ?
Episode 16 - Hari ke-4 Pernikahan


__ADS_3

Sekitar pukul 22.00 wib, Bima kembali ke rumah.


"Assalamualaikum,bu" ujar Bima sambil mengetok pintu yang sedang tertutup.


"waalaikumsallam, ehh Bima. Kenapa baru pulang??" tanya ibu.


"Habis meeting bu dikantor" jawab Bima.


"Oh ya sudah, kamu pergilah istirahat, kamu sudah makann kan??" tanya ibu kembali.


"iya bu, Bima istirahat dulu" ujar bila lalu menuju ke kamar.


"Omelan apa lagi yang akan keluarkan dari mulut wanita itu sebentar, semoga saja dia sudah tidur, biar pikiranku tenang.


Jika sampai dia mengomel, entahlah apa yang akan terjadi, akupun lagi ingin memukul sesuatu." ujar Bima dalam hati.


Bima saat itu lagi banyak pikiran, apalagi pagi tadi ia di buat marah oleh Audy yang tiba-tiba menamparnya.


Namun, Bima sadar kalau dirinya tak mungkin memukul seorang Audy. Bagaimanapun juga, Audy adalah seorang wanita yang tidak mungkin di kasari.


Saat sampai dikamar, Bima tak melihat Audy di sana.


Bimapun merasa senang. Namun, entah mengapa Bima sedikit khawatir saat tidak melihat Audy dikamar, Bima teringat akan perkataan yang ia lontarkan pagi tadi, kalau dia akan meremukkan kepala Audy.


Bima kemudian menuruni anak tangga dan menghampiri bu Arni untuk menanyakan Audy.


(tok.. tok.. tok..)

__ADS_1


"bu" panggil Bima


Bu Arni membuka pintu.


"Ada apa Bim??" tanya bu Arni dengan penasaran.


"Dimana Audy bu???" tanya Bima.


Bu Arni sontak terkejut, ia lupa kalau Audy sedang keluar dari sore tadi dan belum pulang sampai jam 10.00 malam.


"astaghfirullah, Ibu baru ingat kalau Audy belum pulang, Ibu coba hubungi dulu ya" ujar Ibu sedikit panik.


"iya bu"


Namun panggilan yang ibu tujukan beberapa kali tidak mendapat respon dari Audy, Ibupun semakin panik atas kejadian itu.


Bima kemudia menanyakan tempat yang sering di kunjungi Audy pada Bu Arni lalu dengan cepat pergi mencarinya.


"tok.. tok.. tok.."


"bu..sahut Audy


ibu bergegas membuka pintu


"kamu dari mana saja nak??" tanya ibu dengan masih dalam keadaan khawatir.


"Maaf bu, Audy tadi ke restoran,diajak teman" jawab Audy berbohong

__ADS_1


"Bima dari tadi mencarimu, dan dia belum pulang juga".


"Yang benar saja bu" tanya Audy penasaran.


"iya, ibu mengatakan yang sebenarnya, Bima nampak khawatir terhadap dirimu" ujar ibu


Audy kemudian berlari menuju kekamar dan mencoba memahami perkataan ibunya.


"Apa ibu benar-benar mengatakan yang sebenarnya??, itu sangat mustahil jika Bima khawatir terhadapku" ujar Audy dalam hati.


"ahh masa bodoh" ujar Audy lalu beranjak untuk tidur tanpa memikirkan Bima yang sedang mencarinya.


Sementara di bawah Bu Arni mencoba menghubungi Bima untuk mengabari kalau Audy sudah dirumah, namun kali ini Bima yang tidak menjawab telpon dari bu Arni, Handphone milik Bima sedang tidak aktif.


Satu jam berlalu, Bima pulang.


"Ibu menelfon tidak dijawab" ujar ibu yang menunggu Bima pulang.


"Iya bu, handphone Bima lowbat" ujar Bima.


"apa Audy sudah pulang" tanya Bima menambahkan.


"Iya, belum lama saat kamu keluar, Audy pulang, Ibu berusaha menelphonemu tapi tidak aktif" ujar ibu


"Baiklah bu, yang terpenting Audy baik-baik saja" ujar Bima.


"Bima istirahat dulu yah bu" ujar Bima" seraya menuju ke kamar Audy.

__ADS_1


Saat tiba dikamar Bima melihat Audy yang tengah tertidur pulas ditempat tidurnya.


" Sungguh menyusahkan saja wanita ini" ujar Bima dalam hati dengan sedikit kesal lalu berbaring disamping Audy, kemudian tertidur tanpa melepas pakaian kantornya karena kelelahan.


__ADS_2