
***
Kamar Audy
"sialan,malam ini aku tidur dengannya lagi?,,sungguh aku sudah tidak tahan lagi dengan semuanya" ujar Audy dengan nada marah seraya tangannya menampar pipi Bima yang sedang tertidur.
Bima terkejut atas tindakan Audy padanya.
"Anjingg,,Apa yang kau lakukan" kata Bima.
"kau kenapa tidur disini lagi??,aku sudah muak tidur denganmu, pergi dari kamarku sekarang" ujar Audy
"kau sangat gila, memangnya aku melakukan apa padamu hingga kau menamparku??".
"sudahlah aku tak ingin mendengar suaramu" ujar Audy.
Bu Arni yang mendengar keributan sontak berlari naik menuju kamar Audy.
"ada apa ini??" tanya bu Arni
"nggak bu, mungkin Audy lagi mens" ujar Bima meyakinkan bu Arni.
"jangan sampai bertengkar ya kalian" ujar bu Arni lalu kembali ke bawah.
"Kenapa mereka" tanya pak Reza saat bu Arni turun.
"Mungkin si Audy lagi mens kata Bima" ujar bu Arni.
"Ohh, kirain mereka lagi bertengkar karena ada masalah" ujar pak Reza.
"hmm, nggak tau" Japan bu Arni.
(Sesaat setelah bu Arni turun)
"Dasar kau perempuan bodoh, lebih baik kau kesekolah, aku sangat muak melihatmu sekarang, dasar perempuan tidak beretika.
__ADS_1
Sebelum kesabaranku hilang, cepat kau pergi, jangan sampai aku remukkan kepalamu" ujar Bima ke Audy dengan marah.
"Enak saja mau remukkan kepalaku, kau kira aku apa, haaa??, ujar Audy sambil menuju kekamar mandi kamarnya dengan perasaan yang sebenarnya merasa takut atas ucapan Bima.
Setelah selesai mandi, Audypun keluar dari dalam kamar mandi dengan gugup.
"Keluar sana, aku mau berpakaian" ujar Audy.
"Kenapa aku mesti keluar???,kamu kan istriku, wajar donk aku melihat kau berpakaian" jawab Bima.
"Jangan pernah mengatakan aku istrimu, karena aku tak menganggapmu sebagai suamiku, Cepat keluar" ujar Audy.
"Tidak!!" jawab Bima.
"Cepaaaaaaattt, aku sudah terlambat" ujar Audy dengan sangat marah.
"Tidak!!, kenapa aku harus menurutimu??, kamukan bilang kamu bukan istriku, lalu mengapa aku harus mendengarmu???" jawab Bima kembali.
Karena kesal, Audy mengambil baju sekolahnya dan mengenakannya didalam kamar mandi.
"Dasar Mati rasa,Buta hati" celoteh Bima dalam hati, lalu mengambil handuk dan bergegas untuk mandi.
Setelah mandi, Bima mengenakan pakaian kantornya.
Lalu ia kemudian turun untuk bergegas menuju ke kantor.
"pak,bu,aku ke kantor dulu" ujar Bima saat melihat pak Reza dan bu Arni yang sedang duduk di sofa ruang tamu.
"iya, hati-hati" jawab bu Arni.
***
Sore hari, Audy pulang dari sekolahnya
"kenapa baru pulang Audy??" tanya Ibu yang kebetulan sedang duduk di ruang keluarga saat itu.
__ADS_1
"ehh anu bu, ada kegiatan tambahan di sekolah" jawab Audy.
"ohh, yang penting ingat, kamu punya suami, jadi usahakan untuk selalu cepat pulang".
"iya bu, ujar Audy lelu beranjak kekamarnya dengan sedikit kesal.
Di kamar, Audy mendapat telpon dari Rendy kekasihnya.
(suara telpon)
"Hallo yang..?" ujar Audi menjawab telpon pacarnya
"Hai sayang,, maaf ya baru bisa hubungi kamu, soalnya akhir-akhir ini banyak kerjaan. ujar Rendy
"iya sayang, nggak apa-apa" jawab Audy.
"Jalan-jalan yuk" ujar Rendy.
"oke, jemput aku di hotel deket rumah ya" jawab Audy.
"siap sayang, aku siap-siap dan langsung ke situ ya, bye bye" ujar Rendy.
"oke, bye sayang" jawab Audy lalu mematikan telponnya.
Audy kemudia bersiap-siap, lalu turun dan meminta izin untuk keluar pada ibunya.
"bu Audy keluar sebentar ya" ujar Audy
"kamu kok izin sama ibu, izinnya sama Bima donk" ujar ibu.
"Dia lagi di kantor, jadi aku izinnya sama ibu saja"
"okelah, tapi kamu harus cepat pulang, ini sudah mau malam" ujar bu Arni
"iya-iya" jawab Audy singkat, lalu bergegas menuju hotel tempat mereka janjjian, sebelum Bima pulang, dan ibunya berubah pikiran.
__ADS_1