Jodohku Ternyata ?

Jodohku Ternyata ?
Episode 4 - Perjodohan part 3


__ADS_3

Setelah meminta izin kepada Bima, Kemudian ibu langsung bergegas menuju rumah sakit, sebab di sana juga tidak ada yang menjaga ayah.


Sesampainya di rumah sakit, ibu mengabari ayah tentang Bima, kalau ia mau untuk menikah dengan Audy.


Ayah akhirnya turut merasa senang dan merasa lega atas berita yang di bawa dan di sampaikan oleh ibu.


"kalau begitu, setelah ayah sehat dan di perbolehkan untuk pulang, secepatnya kita siapkan seluruh yang di perlukan untuk melangsungkan pernikahan mereka" kata Ayah.


"Apa ayah ingin mengadakan acara yang besar bagi mereka?" tanya ibu.


"itu tergantung dari pihaknya Audy, jika ingin mengadakan acara, kita harus siap" ujar ayah.


"kalau begitu ayah secepatnya mengabari mereka" pinta ibu, agar bisa di siapkan dari sekarang jika mereka mau mengadakan pesta.


"baiklah,ayah akan menghubungi mereka sekarang" ujar ayah.


(menelpon)


"Hallo assalamualaikum pak Arya" pak Reza mengangkat telpon dari pak Arya.


"waalaikumsallam, pak Reza" sebelumnya mohon maaf menelpon kembali, apa pernikahannya nanti kita buat acara atau bagaimana?.


Jika iya, supaya pihak kami menyiapkannya segera" ujar pak Arya.


"sepertinya itu harus pak Arya, biar tidak menimbulkan fitnah nantinya di masyarakat, kerabat, juga teman-teman Audi dan Bima, bahkan mungkin keluarga dari pak Arya maupun dari pihak keluarga kami juga" jawab pak Reza.

__ADS_1


"Baiklah mulai besok kita akan mulai mempersiapkan semuanya." kata pak Arya


"iya pak" jawab pak Reza.


"kalau begitu sudah dulu ya pak,terima kasih atas informasinya" ucap pak Arya dan menutupnya dengan salam.


Setelah menutup telpon, ayah memberi tahu ibu jika keluarga dari pihak Audy, ingin mengadakan acara pesta untuk pernikahan Audy dan Bima.


Supaya nantinya tidak timbul fitnah di dalam masyarakat,kerabat maupun keluarga dari kedua pihak. Ibupun mengangguk tanda mengerti.


***


3 hari setelahnya, pak Arya mendapat kabar, jika ia besok sudah diizinkan untuk pulang oleh dokter, dan dokter juga mengatakan kalau pak Arya sudah bisa melakukan aktifitas seperti biasa setelah mengecek kondisi dan kesehatan dari pak Arya, namun, dokter menyarankan untuk tidak terlalu lelah dalam beraktifitas, setidaknya pak Arya harus beristirahat terlebih dahulu di rumah sekurang-kurangnya 2 hari, kata dokter.


Kemudian ibu mulai merapikan barang-barang yang di gunakan saat di rumah sakit untuk dibawa pulang kembali ke rumah esok hari.


Sebelum bergegas untuk pulang, Ibu pergi menuju ke meja informasi untuk melapor terlebih dahulu kepada petugas rumah sakit yang berjaga, bahwa pak Arya ingin keluar.


Pak Arya kemudian di berikan izin untuk segera kembali ke rumah, dan petugas kembali menyarankan untuk tetap beristirahat saat di rumah nanti. Setelah mendapat izin, ibu kembali ke kamar dan membawa ayah keluar dari kamar dan membawanya kembali pulang kerumah.


***


Setelah sampai di rumah ibu meminta kepada ayah untuk beristirahat terlebih dahulu. Nanti setelah 2 hari, sesuai instruksi dari dokter dan petugas rumah sakit barulah ayah bisa beraktifitas normal seperti biasa, namun ayah tidak boleh terlalu kelelahan saat sudah bisa beraktifitas, sampai kondisi ayah benar-benar sehat nantinya.


Kemudian ibu meminta izin pada ayah pergi ke dapur untuk memasak

__ADS_1


"ibu mau ke dapur dulu untuk memasak buat makan sebentar" ujar ibu pada ayah.


Lalu Ibu bergegas ke dapur, tapi ibu kepikiran untuk memanggil Raya (adik Bima) terlebih dahulu di kamarnya dan meminta Raya untuk membantunya.


Kemudian Ibu dan Raya bersama-sama memasak dan menyiapkan makanan di dapur.


Setelah selesai memasak dan menyajikannya di atas meja makan, ibu memanggil ayah di kamar dan Raya memanggil Bima di kamarnya juga, setelah itu mereka makan bersama.


Setelah selesai makan, ayah kembali beristirahat di kamar sementara Ibu menemani ayah, Raya merapikan sedikit dapur dan mencuci piring bekas makan, kemudian ke kamarnya kembali, sementara bima duduk nonton di ruang keluarga.


Saat ayah sedang beristirahat di kamar, ayah memanggil Bima yang sementara duduk nonton di ruang keluarga.


"Bim..." panggil ayah


"iya" jawab Bima kemudian datang menghampiri ayahnya.


"kamu maukan menikah sama Audy..?" tanya ayah memastikan.


"iya" jawab Bima dengan terpaksa.


Kalau begitu kamu siapkanlah semua kebutuhan untuk pesta pernikahannya kalian, yang lainnya nanti ayah dan ibu yang mengurusnya, biar pernikahannya diadakan secepatnya" kata ayah.


"iya,nanti Bima akan mengurus secepatnya" jawab Bima demi menyenangkan hati ayahnya.


Di situ sebenarnya perasaan bima sangat kacau, namun dilain sisi, ia sangat menyayangi ayahnya. Jadi,ia menuruti saja permintaan ayahnya, walau sebenarnya berat untuk diterima dan dijalani.

__ADS_1


Kemudian Bima beranjak keluar dari kamar ayahnya, lalu ia kembali menuju ruang keluarga dan melanjutkan tontonannya.


__ADS_2