Just A Substitute

Just A Substitute
Chapter 01


__ADS_3

Sebuah kisah di rumah bak istana di kediaman Parker Hudson. "Kita tunggu Daphne sebentar lagi "titah Parker pada istrinya.


"Tidak perlu kita sudah menuggu satu Jam hanya untuk menuggu putrimu, membuang waktu benarkan Molly, Abraham "kesal Rose.


"Benar sekali yah..., tidak usah menuggu Daphne kita makan dahulu saja "timpal Molly.


"Bai..."melihat Daphne menuruni tangga. "Kalian tunggu "duduk di hadapan Abraham.


"Pakaian apa yang kamu pakai "tanya Parker menatap tajam putrinya. "Ini gaun ayah, bukankah hari ini hari yang penting kak "tersenyum devil melihat Molly.


"😐..."mengabaikan Daphne. "Ouh "Daphne melihat Abraham. "Kamu pasti suami kakak Molly kan "dengan senyum khasnya.


"Beruntung sekali kakak ku "sindir nya. "Apa katamu "geram Molly. "Hah..., aku sangat lapar " Daphne mengambil makanan di meja dan memakannya.


"Selamat makan "mengabaikan tatapan yang melihat ke arahnya. "Lihat apa yang putrimu lakukan..., dia "kesal Rose pada suaminya.


"Tenanglah Rose..., Abraham mari makan "Parker mencairkan suasana. "Iya "angguk Abraham melihat ke arah Daphne.


"Syg....kamu mau makan apa "tawar Molly. "Cobalah daging ayam bakar ini "menaruh daging di piring Abraham. "Sangat lezat "tersenyum ke arah Abraham.


"Aku bisa melakukannya sendiri "geramnya. "Aku tidak tanya "melanjutkan makan.Abraham yang mendengar itu hanya tersenyum tipis dan mulai makan.


...Satu Pekan Kemudian...


Rumah Sakit

__ADS_1


"Syukurlah ibu sudah mulai membaik, jadi saran saya jangan banyak pekerjaan dan banyak gerak ya bu "ujar Daphne melepas infus pasiennya.


"Terima kasih, kapan-kapan saya kenalkan dengan putra saya "wanita parubaya tersebut memegang tangan Daphne.


"Haha "tawa hambar Daphne. "Saya permisi bu "keluar dari ruangan pasien. "Hah....kamu harus cepat memiliki pria agar tidak di jodoh-jodohkan "membuka pintu ruangan.


"😐..."Abraham berdiri tegab saat Daphne masuk ke ruangan. "😞....bukankah kamu suaminya Molly, kenapa berada di sini "Daphne berdiri di hadapan Abraham.


"Aku dokter disini..., rumah sakit ini milikku aku sengaja pindah "melihat wajah Daphne intens.


"Ouh..., kamu awalnya bekerja di rumah sakit mana "tanya Daphne. "Dan dimana ruangan mu "sambungnya lagi dengan bersedekap dada.


"Wah..., kamu sangat cerewet ya rumah sakit DK dekat dengan apartemen ku "tersenyum ke arah Daphne.


"Huh....aku iri dengan Molly "membuang wajahnya. "Dia dapat apa yang dia mau "Abraham yang tadi tersenyum kembali datar,berdehem mencairkan suasana.


"Haha..aku tidak iri dengan kakak ku karena aku anak tunggal, ouh mereka tidak mengatakan jika aku saudari tiri Molly ☺"mendelik ke arah Abraham.


"Sayang sekali....Molly membohongi kakak ipar "mengelus pipi Abraham. "Muach "Abraham mencium telapak tangan Daphne.


"Tanganmu wangi dan lembut "melihat mata Daphne. "Waw....kakak ipar kamu ingin mengkhianati Molly "ucapnya di telinga Abraham.


Abraham melihat wajah Daphne dan sang empu tersenyum padanya, Abraham menggendong Daphne dan di dudukan nya di meja dan mendekat ke wajah Daphne.


Jika kamu mau.....jadilah patner ku dan ini akan jadi rahasia "melihat intens wajah Daphne.

__ADS_1


"Hahaha.....apa Molly "mendekat ke telinga Abraham. "Dia membosankan "senyumnya sambil menjauhkan wajahnya dari telinga Abraham.


"☺..."menarik pinggang Daphne. "Aku tertarik padamu "meraba punggung Daphne.


"Hahaha....kakak ipar "memegang kedua pipi Abraham. "Kita belum membuat kesepakatan "


Ceklek...pintu terbuka menampakkan seorang pria berdiri di depan pintu. "Apa yang kalian lakukan "ujar pria tersebut.


"Hah "Daphne turun dari meja. "Dr. Bert....permisi "berjalan keluar dari ruangan. Abraham dan Bert mereka saling tatap dengan dingin, dengan khas wajah mereka.


Apartemen


"Huh....disini tidak ada pembantu apa "mengepel lantai.


......●......


...●...


...●...


***Typo bertebaran


Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada Abraham dan Daphne ya.


Mungkin reader yang gak sengaja mampir dan membaca cerita Abraham dan Daphne, kaya ada yg mirip dengan novel author sebelumnya.

__ADS_1


Itu benar karena author bikin cerita lagi tentang mereka yang awalnya author hapus, dan ganti jadi lapak ALISYA***.


__ADS_2