
"Apa ini....mana kue bakpia "tanya sang Kakek. "Yah...kondisi ayah belum sembuh total "ujar Alexander.
"Biarkan....tubuh-tubuh ku. Maid "panggil sang kakek.
"Iya tuan besar "ujar maid perempuan.
"Bawakan kue bakpia "suruh sang kakek. "Tapi tuan "segan maid tersebut.
"Mau ku pecat "ancam Derek. "Jangan tuan "berlalu pergi. "Kakek sakit apa "tanya Daphne.
"Jangan bahas penyakit saat kita makan malam "ucap Derek. "Ini tuan besar "menyimpan satu toples kue bakpia.
"Apa kamu menyukai kue ini "tanya kek. Derek. "Saat kecil aku memakan nya kek "
"Baguslah kita makan saja berdua, mereka semua tidak suka "Derek membaginya pada Daphne untuk di makan, dan yang lain memakan makanan yang sudah di sediakan.
"Eum.., enak bukan "tanya Derek. "Sangat enak "senyum Daphne. "Eh....di gigi mu terselip biji kacang ijo "tunjuk kek.Derek.
"Hahaha....benarkah "menutupi mulut. "Jadi malu "tawa Daphne dan Derek.
"Apa-apaan..., kalau makan jangan sambil bicara "ucap Alexander. "Diamlah....makan saja "ujar Derek pada putranya.
Jamie dan Abraham menahan tawa dengan kelakuan kakek mereka, dan Daphne yang jadi komedian dadakan. Daphne meminum air sambil membersihkan kacang ijo yg terselip di gigi dengan lidahnya.
...Ini memalukan, dalam hati Daphne ...
__ADS_1
Selesai makan malam Derek mengajak Daphne untuk bersantai di ruang tamu, dan melihat-lihat photo keluarga Kingston.
Singkatnya keduanya ketiduran di sofa hingga maid memberitahukan tuan mereka tertidur.
"Kek...bangun "ujar Jamie. "Hah "Derek membuka mata. "Kakek ketiduran ya "melihat Daphne.
"Jangan bangunkan dia "melihat Daphne tidur dengan nyenyak. "Bantu kakek berdiri "memegang tangan Jamie. Setelah kepergian mereka Abraham datang dan menyelimuti tubuh Daphne.
Diam-diam dirinya mencium kening Daphne lembut. "Selamat tidur "bisiknya di telinga Daphne.
Daphne bergerak dan mengeratkan selimut pada tubuhnya dan ngelantur. "Kamu....juga "
"☺...saat masih tidur pun dia bisa membalas ucapan ku "berlalu pergi. "Kenapa ayah sangat dekat dengan gadis yang baru di kenalnya "gumam Jonathan.
"Mungkin ayah teringat pada seseorang dulu "tebak Jovanka. "Siapa Daphne "Jonathan menerka-nerka.
Bruks
"Aduh "bangun dari tidurnya. "Ini sudah subuh "melihat jam. "Hoamm "menguap. Abraham menuruni tangga dan melihat sofa yang di tidur Daphne sudah kosong.
"Daphne kemana "ucapnya.
"Olahraga "ujar maid menjawab.
"Ouh "angguknya.
__ADS_1
Di luar Daphne berlari mengelilingi rumah Derek Kingston yang sangat luas. "Hah...Hah...hah..."ngos-ngosan. "Luas sekali rumah kakek "ucap pelannya.
"Mau aku gendong "Abraham ngos-ngosan. "Hah....kakak ipar juga ngos-ngosan "ucap Daphne. "Hah hah..., aku mencarimu dan menemukan mu disini "ujar Abraham.
"Rumah kakek sangat luas hah "mengambil air minum milik Abraham dan meminumnya.
^^^Gluk....Gluk....Gluk ^^^
"Hah..."segar Daphne. "Terima kasih "tersenyum ke arah Abraham. "Kita istirahat dulu "mengandeng tangan Daphne.
"Tunggu..., tidak ada yang akan mengenali kita atau melihat kita bergandengan "
"Ini masih gelap..., tidak akan ada yang melihat kita gelap-gelap begini "
Taman Mini
"Wah..., ini milik kakek juga "duduk di kursi. "Tentu saja...., entahlah kenapa kakek sangat suka taman "melihat Daphne.
Daphne tersenyum dan diam karena Abraham menciumnya lembut, tangan Daphne mengelus kepala Abraham di kegelapan malam. "Hah..."melepas ciuman. "Takut ada yg lihat.., kita harus segera pergi dari sini "berdiri dari duduknya.
"Ya sudah "menggemgam tangan Daphne dan mereka berjalan bersebelahan.
_
_
__ADS_1
_
Typo