Just A Substitute

Just A Substitute
Chapter 08


__ADS_3

Tibanya mereka di panggung dan berdiri di depan Derek Kingston. Daphne langsung mencium tangan kakek Derek dan mengelus nya.


"Aku harap kakek terhibur dengan tarian ku "bisiknya. "Ah haha "angguk sang kakek. "Tarian mu....hebat "menunjukkan dua jempol pada Daphne.


"Haha....terima kasih kek "senyum Daphne. "Saya Daphne kek...om..tante "melihat kedua orang tua Abraham, dan tanpa ragu langsung mencium kedua tangan orang tua Abraham.


Yang di sambut hangat oleh kedua orang tuanya Abraham. "Duduklah di samping kakek kita berbincang-bincang "titah Derek pada Daphne.


"Tentu saja kakek "tanpa basa-basi dan buat sang kakek ketawa lagi dan sangat senang. "Kek..., aku harus pergi lagi "ujar Jamie."Makan malam besok aku akan hadir "ucap Jamie.


"Ya pergilah kakek tidak butuh..., kamu selalu tidak punya waktu dengan kakakmu sendiri "merajuk.


"Kakek...jangan begitu Begini - begini aku tetap cucu tersayang kakek yang kedua "mengelus kedua bahu sang kakek. "Hahaha "tawa Daphne.


"Apa yang di lakukan oleh putrimu "ucap Rose. "Dia sekarang mengakrabkan diri pada keluarga besan kita "


"Kita pulang "ajak Parker. "Tap....tapi kenapa "

__ADS_1


"Aku banyak pekerjaan dan lelah "alasannya. "Tapi....tidak mengasyikkan "ujar Rose mengikuti langkah suaminya.


"Kenalkan ini putraku Alexander ayahnya Abraham dan ini Utami ibu Abraham. Ini Jonathan putra kedua ku dan ayahnya Jamie dan ini Jovanka istri serta ibu Jamie "ucap kakek Derek.


"Hallo om Alex, tante Utami, om Jonathan dan tante Jovanka "ucap Daphne mengatupkan kedua tangannya yang di balas senyuman yang hangat.


Abraham ingin ikut bergabung tapi ia tidak mau merubah suasana. Dan memilih mengawasi lalu melihat Daphne dari jarak jauh. Kini ia bergabung dengan teman-temannya, dan Molly memilih untuk pulang karena ia tidak betah dan tidak ada yang ia kenal satu pun.


"Besok makan malamlah di rumah kakek ya "ajak Derek. "Apa tidak apa-apa kek "


"Tidak apa-apa justru tante senang kamu ikut dengan acara makan malam kakek "


"Haha "bersemu merah."Ah sudahlah biasa saja "


"Kakek ini sudah lanjut usia tapi jiwa kakek masih muda "ujar Jonathan ikut nimbrung.


"Diamlah "melotot pada putra keduanya. "Haha "tawa sekeluarga.

__ADS_1


Selesai party...


Daphne dan Rose sedang menuggu di aula menunggu mobil datang dan saat bertepatan Derek berjalan akan pulang. "Daphne..., kenapa masih disini "tanya Derek.


"Kek "Daphne dan Rose berdiri. "Aku dan ibu sedang menuggu ayah bawa mobil dari parkiran "jawab Daphne.


"Ikut bersama kami saja "ajak Derek. "Terima kasih rawarannya kek..., tidak usah ini sudah malam dan ayah sebentar lagi datang "


"Ah....baiklah kakek pulang "pamit Derek. "Iya kek....tidur yang nyenyak dan "menghampiri sang kakek. "Mimpi indah "bisiknya.


"Hahaha "tawa Derek. "Kamu juga "berlalu pergi. Dapat tertawa dan tersenyum ramah pada anak menantu kek.Derek dan sebelumnya saat mereka pulang.


"Kamu cari perhatian atau apa "celetuk Rose. "Bukan urusan mu nyonya "timpal Daphne. "Kau....tidak sopan pada ibumu "kesal Rose.


"Ibu tiri.....hanya ibu tiri "ucap Daphne berlalu pergi. "Anak berandal itu "melihat tajam Daphne.


Sampainya di rumah Daphne berteriak kaget karena ada seorang pria yang berdiri dengan hanya memakai boker, dan kaos transparan dengan rambut acak-acak kan.

__ADS_1


Parker dan Rose jadi ikut senam jantung dengan teriakan Daphne.


__ADS_2