Just A Substitute

Just A Substitute
Chapter 10


__ADS_3

"Mereka tidak mau satu meja dengan ku "melihat ke depan. "Dan ayah menuruti keinginan istri barunya dan ya "angguknya. "Apa boleh buat..., saat itu aku hanya seorang gadis lugu "mengatur nafas.


Aku sudah terbiasa makan dan sarapan sendiri "melihat Abraham. Abraham menarik tengkuk Daphne dan menciumnya lembut.


Daphne menatap mata Abraham dan membalas ciuman nya, tidak tahu saja di belokan jalan kanan mobil berwarna hitam berhenti. Dan menonton Daphne dengan Abraham.


"Jadi ini mereka berhubungan selama ini "ujar Jamie. "Huh...apa yang kakek lakukan jika tahu hubungan terlarang mereka "sambungnya.


"Nanti kita terlambat "Daphne duduk dengan benar. Abraham mengeluarkan sesuatu yang ingin ia berikan pada wanitanya. Daphne melotot karena ada kalung di depannya.


"Apa ini "menutup mulut dan melihat ke arah sang kekasih. "Untuk mu "senyum Abraham. "Kamu suka "


"Ini terlalu mahal bagiku..., rasanya kurang cocok "


"Apa padahal aku pikir kamu akan senang, berterima kasih atau apalah "Abraham kecewa. "Seharusnya aku tanya dahulu pada mu "sambungnya.


muach


Daphne mencium pipi Abraham dan tersenyum melihat wajah kekasih nya.


"😐.."melihat Daphne. "Kenapa "tanyanya.


"Maaf....jangan marah padaku ya "mengelus pipi sang kekasih. "Pakaikan lah "Senyum Daphne membuat sang empu ikut tersenyum.


Rumah Sakit

__ADS_1


Seorang kakek tengah menggendong cucu perempuan nya yang tengah demam. Dengan kedua kaki sang kakek yang gemetaran. Sang kakek meminta bantuan tapi saat ini keadaannya sedang sibuk.


Dan tidak tepat suster dan dokter sibuk mengurus pasien operasi, terapi, konsultasi dll.


"Tolong....cucuku Fay sedang demam "ucap gemetar sang kakek yang melihat suster dan dokter lalu pasien yang berlalu lalang.


"Tolong "mengelus punggung sang cucu. "Kakek "lirih Fay. Daphne yang membawa kantong plastik sampah berisikan bekas suntikan dan perban, tidak sengaja melihat kakek tua renta menggendong anak kecil.


"Mas tolong buang sampah nya pintu Daphne pada cleaning servis. "Kek kenapa "tanyanya.


"Non Daphne "


"Kek.Benny kenapa dengan cucu kakek "khawatir Daphne. "Cucu kakek Fay demam "


Daphne menggendong cucu Kek.Benny dan mengajak sang kakek untuk ikut ke ruangan dokter anak.


Daphne membaringkan tubuh Fay dan mempersilahkan Kek.Benny untuk duduk. "Kek...tunggu disini saya panggil dokter dulu "berlalu keluar.


Daphne berlari sesuai kemampuannya mencari-cari dokter anak, di lorong ada Abraham tengah minum kopi. "Daphne "panggil Abraham. Namun Daphne yang buru-buru sehingga tidak melihat."Auch "berhenti berjalan.


"Daphne "memegang tangan Daphne. "Kamu..., maaf tadi aku tidak melihat tolong cari dokter anak "pinta Daphne.


"😐"melihat Daphne ngos-ngosan.


Ruang Pasien

__ADS_1


Daphne dan Abraham masuk ke dalam ruangan, keduanya berhenti karena ada dokter yang merawat Fay. "Hah...non Daphne, terima kasih maaf sudah merepotkan "ujar Kek.Benny.


"Sama-sama kek "melihat dokter. "Jamie "tunjuknya. "Di...dia "menutup mulut.


"Senang bertemu dengan mu lagi "senyum Jamie. "Kek...cucu kakek kekurangan gizi harus makan yang bervitamin, berprotein,daging-dangingan dan biji-bijian. Tapi harus seimbang "ucap Jamie.


"Saya tidak punya uang untuk membeli kebutuhan gizi Fay "


"Tenang kek..,kami akan bantu jadi jangan khawatir ya "


"Terima kasih non...,nona memang sangat baik saat masih kecil pun "


"Haha..,jangan bahas itu disini kek "


"Haha "


Sebelum pulang Daphne membayar biaya rumah sakit untuk Kek.Benny dan juga membeli pakaian ganti dan makanan.


"Maaf kami merepotkan non Daphne "


"Tidak apa-apa kek.,jangan lupa kakek ganti baju yang dan harus banyak makan sampai habis "mengelus tangan kakek dan berlalu pergi.


_


_

__ADS_1


_


__ADS_2