Just A Substitute

Just A Substitute
Chapter 15


__ADS_3

"Hah...hah...hah "ngos-ngosan. "Daphne..."Abraham mengatur nafas. "Masih di dalam....apa yang kamu lakukan sehingga Daphne harus di rawat "Jamie mendelik.


"Jangan menyakiti Daphne kamu lupa "


"Diam "melihat Abraham. "Hah...hah "melihat pintu terbuka. Abraham langsung menerobos begitu saja buat Jamie dan dokter terbengong.


"Daphne..."Abraham melihat Daphne sedang tertidur. "Maafkan aku "duduk di kursi dan menggenggam tangan Daphne. "Bapak suaminya "tanya Dokter.


"Kenapa dokter "melirik ke arah dokter. Satu minggu lebih sudah Daphne di rawat di rumah sakit, dan si perbolehkan pulang. Daphne di apit oleh Jamie dan Abraham di sisi tubuhnya.


"Pergilah biarkan aku pulang sendiri "risih Daphne melihat Abraham & Jamie. "Tidak "kompak Abraham & Jamie.


"Ny.Daphne...tunggu "ujar dokter. "Ada apa lagi dok "tanya Abraham. "Ny.Daphne...ikut saya ikut pemeriksaan "


"Pemeriksaan apa? "tanya Daphne binggung. Tibanya di ruangan Daphne di USG oleh dokter Jamie dan Abraham masih setia menuggu Daphne.


"Selamat ya nyonya kemungkinan nyonya mengandung bayi kembar "ujar sang dokter. "Sungguh "kaget Daphne melihat sang dokter tersenyum.


"Jadi saat dokter meminta saya menampung urine di wadah itu "tanyanya. "Iya nyonya....saat nyonya mual pagi saya terpikir kesana "ujar dokter.

__ADS_1


Ceklek....


"Apa yang terjadi "ucap Abraham & Jamie barengan. Daphne melihat wajah Jamie & Daphne bergantian Daphne memberikan hasil USG pada Abraham dengan kuat, di tambah kesalnya yang belum hilang.


"Jamie....antar aku "pinta Daphne. "Oke "mengambil koper Daphne dan membuntuti Daphne. Abraham melihat kepergian Daphne dengan Jamie dan beralih ke secarik kertas kotak, dan bergambar hitam putih serta nama Daphne.


"Apa ini "melihat ada bentuk bulat dua. "Ny.Daphne hamil anak kembar tuan "ujar sang putri. "Selamat ya "


"Terima kasih "melihat kertas di tangan nya lagi.


...Begitu rupanya..., bayiku sudah tumbuh ternyata, dalam hati Abraham ...


"Terima kasih banyak Jamie..., semoga kamu dapat jodoh wanita yang cantik dan bisa membahagiakan mu "doa Daphne.


"Wanita itu ada di depan ku "melihat Daphne. "Hahaha.....kamu akan kecewa aku hamil anak Abraham "senyum Daphne terpaksa. "Anak kembar lagi "mendelik ke arah Jamie.


"Begitu rupanya..., aku akan menuggu mu "Jamie memegang tangan Daphne. Daphne menggeleng kan kepala dan melepas tangan Jamie. "Aku mencintai sepupu mu....Abraham "ucapnya serius.


"Carilah wanita yang masih bau kencur, betul-betul masih tersegel "menarik koper dan masuk ke dalam.

__ADS_1


"Huh..."membuang nafas. "Anak kembar "gumamnya. "Aku akan memiliki keponakan kembar "senyum Jamie berjalan ke arah mobil dan melajukannya keluar dari pekarangan.


"Uwok-uwok "


"Abraham kenapa pulang-pulang kok muntah-muntah "tanya Utami pada Molly. "Aku tidak tahu ma "ucap Molly.


"Sama suami sendiri gak tahu "berjalan masuk ke kamar mandi. Utami mengelus pundak Abraham dengan pelan. Abraham berkumur dan melihat ke arah sang ibu.


"Aku mual..., karena ibu mau punya cucu kembar "senyum Abraham. Utami sesaat diam dan menutup mulutnya dan menepuk-nepuk bahu putranya dengan girang.


"Sungguh..."senang Utami keluar dari kamar mandi dan memeluk Molly dengan erat. Molly hanya menaikkan alisnya dan mengelus punggung ibu mertuanya.


"Terima kasih. Terima kasih "senang Utami. "Cucu-cucu nenek baik-baik disana ya "mengelus perut Molly.


_


_


_

__ADS_1


__ADS_2