
"Bagaimana "senyum Abraham mencium pipi Daphne. "Tunggu?..., apa "binggung Daphne.
"Waktunya bermain "ucapnya tersenyum melihat ke arah Daphne. Dengan kedua tangan kekar nya Abraham menggendong Daphne dan membawanya ke dalam kamar utama yang berada di lantai atas.
Daphne berpikir Abraham bukan orang sembarangan jadi dia harus hati-hati, sesampainya di kamar Abraham membaringkan Daphne di kasur yg berukuran besar tersebut.
Abraham mencium lagi Daphne dengan tangan melepas benang yang menempel pada diri mereka. "Kakak ipar sangat tidak sabar ya "mengelus dada sispek Abraham.
"☺....muach "mencium pipi Daphne. "Sangat indah "menyentuh bukit kembar Daphne.
"Sekarang jadi milik kakak ipar "menarik tengkuk Abraham.
Setelahnya
"Hah "Daphne bangun dari baringannya dan memakai tangtop dan melihat ke arah Abraham, yang sama-sama melihatnya.
"Kemarilah "titah Abraham. Daphne menempatkan kepalanya di tangan kekar sang kakak ipar dan mendongak melihat wajah Abraham.
"😐..."mengelus kepala Daphne. "Apa kamu tidak menyesal telah memberikannya padaku "ucapnya serius. "Tidak...., ini jalan hidupku tidak ada yang bisa mengatur jalan hidupku "
"Aku ingin mengatakan sesuatu "ucap Abraham.
"Apa? "
"Huh..., ayahmu telah menjualmu padaku "
"☺....😐...a....apa ayah dia 😢 hiks "bangun dari tidur dan duduk. "Ini pasti akan terjadi "menutup wajahnya.
__ADS_1
"😐...."Abraham bangun dari baringannya dan memeluk tubuh Daphne. "Hiks hiks hiks sudah ku tebak ayah pasti akan melakukan nya, setelah kematian ibuku dia selalu berpaling dan perhatiannya beralih ke keluarga barunya. Aku seperti anak tiri baginya "bersandar di dada Abraham dan menangis kencang.
"Masih ada aku disini..., kamu tidak sendiri "mengelus kepala Daphne.
18:00
"Makanlah yang banyak "Abraham menaruh ayam bakar di piring Daphne. "Tentu saja aku sangat lapar....setelah bermain dengan mu "makan dengan lahap.
"☺....mau jalan bersama ku "ajak Abraham. "Tidak..., anuku masih sakit tahu, aku mau disini saja "minum air putih.
"☺....kalau jalan di sekitar rumahku, siapa tahu kamu mau tahu isi rumah ku "
"Sombong sekali..., tapi aku benar-benar penasaran "mengambil ikan goreng. "☺."tersenyum melihat Daphne lahap makan.
Kini Daphne dan Abraham berjalan-jalan di dalam rumah, Abraham menunjukkan semua isi rumah pada Daphne dan Daphne berhenti berjalan.
"Ya....dia adik perempuan ku yang sedang sekolah di luar negeri "memeluk pinggang Daphne.
"Aku ingin melihat kolam renang "melihat wajah Abraham.
"Baiklah...ayo "
Kolam renang
"Selepas aku pergi kerja atau tidak ada di rumah, kamu bisa bersantai disini "
"Tentu saja, aku ingin menonton "pintanya. "Padahal kita baru sampai "
__ADS_1
Ruang Keluarga
"Coba makan snak yang kamu traktir "
"Aku tidak biasa ngemil "tolak Abraham. "Oh..ayolah "menyuapi Abraham. "MM "menutup mulut dan mengunyah nya. "Ternyata enak juga "mengambil snak di tangan Daphne.
"Apa aku bilang "senyumnya kembali ngemil lagi. "Aku ingin mengatakan sesuatu lagi "
"Katakanlah lebih banyak "
"Hah...aku dan Molly hanya menikah kontrak. Lebih tepatnya aku yang meminta "
"Benarkah....aku tidak salah dengar "
"Ya...kakek ingin punya cicit dariku "
"Apa pernikahan mu "melihat Abraham. "Pernikahan kami tidak ada di catatan sipil....jadi hanya di atas kertas "melihat Daphne.
"😐...."Daphne diam. "Bagaimana cara kamu memiliki anak dari Molly. lirihnya.
●
●
●
Typo
__ADS_1
^^^Yup enggal dukungan nya reader-reader budiman yang baik, jangan lupa mampir ke My Wife's Stepsister Part 2 ya.^^^