
Cuti kuliah selama satu (1) minggu sudah berakhir, dan hari ini adalah hari perkemahan di sebuah hutan yang tidak jauh dari kampus.
Menurut jadwal yang ditetapkan, perkemahan bakal dijalankan selama tiga (3) saja dan jumlah mahasiswa tahun pertama yang mengikuti perkemahan hari ini adalah seramai tiga puluh (30) orang siswa dan sukarelawan yang mengikuti perkemahan kali ini adalah seramai enam (6) orang termasuk aku dan Leo..
Dahlia sudah pun menyimpan semua semua barang yang diperlukannya sepanjang hari perkemahan dikendalikan. Jam delapan (8) nanti, aku dan Leo pergi ke kampusnya bersama dengan dianterin sama supir Tante Rosita iaitu Pak Iskandar..
Ketika ini, Dahlia lagi duduk di meja soleknya sambil mengepang rambutnya yang panjang itu agar tampak lebih rapi lalu diikat dengan menggunakan getah rambut.. Selesai saja mendandani rambutnya itu, Dahlia berdiri dari tempat duduknya lantas mulai melangkah untuk keluar dan membawa tasnya bersama..
Dahlia menuruni anak tangga sesegera menutup pintu kamarnya untuk turun ke lantai bawah.. Ketika menuruni anak tangga, mata Dahlia dapat menangkap sosok tubuh Leo yang sedang duduk di ruangan santai saat ini.. Saat kakinya menyentuh lantai bawa, Dahlia dengan pantas membawa kakinya menuju ke arah Leo..
"Leo, aku udah selesai nih, ayo kita berangkat." Dahlia berbicara sambil menghadiahkan sebuah senyuman kepada Leo ketika sudah berada di hadapan Leo..
Saat melihat senyuman dari bibir Dahlia, Leo terpaku buat seketika.. Matanya pula tidak bisa dihalangi dari terus menatap wajah Dahlia yang masih dengan senyumannya itu.. 'Senyumannya kok manis banget, baru pas makan permen kali yah... Aduh gawat, mata gue nggak mau berhenti ngeliatin mukanya, bisa-bisa gue kena diabetes lagi.' Minda Leo seakan hilang kendalinya..
"Hey, Leo? Kamu kenapa bengong?" Melihat kelakuan Leo tidak bereaksi dari tadi membuat Dahlia menyoal sambil melambaikan tangannya di hadapan wajah Leo..
"Kamu sakit yah?" Dahlia menyoal lagi, tapi kali ini dengan meletakkan tangannya di dahinya Leo, seolah-olah ingin mengecek suhu tubuhnya Leo apa panas atau tidak.. 'Enggak panas kok.' Batin Dahlia berbisik..
Perbuatan Dahlia yang spontan itu mengembalikan Leo ke dunia nyata..
"Lo kenapa nyentuh dahi gue?" Soal Leo heran..
"Kamu tuh yang kenapa? Aku nanyain dari tadi tapi kamu enggak jawab, berdiri kaya boneka aja." Bicara Dahlia..
__ADS_1
"Aku ingin rasa tubuh kamu itu panas atau enggak, makanya aku nyentuh alis kamu. Aku kira kamu lagi sakit tadi." Sambung Dahlia lagi menjelaskan kedudukan sebenar..
"Oh, maaf, tadi itu aku lagi mikirin sesuatu." Bicara Leo berbohong..
"Mikirin apaan?" Soal Dahlia lagi..
"Enggak penting kok. Kalo penting juga enggak ada hubungannya sama lo, jadi enggak usah masuk campur dalam urusan gue." Bicara Leo dingin.. Sengaja bersikap seperti itu karena tidak mau Dahlia bertanya lagi..
"Ihh, cuman nanyain doang kok. Enggak mau kasih tau yah udah..." Omel Dahlia..
"Apa lo sudah siap?" Soal Leo..
"Yah sudahlah, ngapain juga aku berdiri di sini kalo aku belum siap!" Dahlia menjawab dingin.. Mungkin sedikit berjauh hati dengan kata-katanya Leo tadi..
"Kalo gitu, ayo kita pergi sekarang." Leo berbicara sedikit mesra.. Mungkin tidak mau membuat luka di hati Dahlia semakin parah.. Dengan kata lainnya, ingin menjaga hatinya Dahlia..
Tanpa memberi sedikit reaksi mahupun anggukan kepala, Dahlia pantas saja melangkah meninggalkan Leo di belakang..
"Eh, kalian udah mau pergi? Enggak sarapan dulu..?" Suara Tante Rosita menyapa pendengaran Leo dan Dahlia yang sudah hampir dengan pintu keluar namun terus memberhentikan langkahnya saat mendengar suara Tante Rosita yang bertanya..
'Tante Rosita itu tadi di mana aja sih, kok baru muncul?' Hati Dahlia menyoal.. 'Mungkin lagi sibuk di dapur kali yah?' Hati Dahlia bersoal jawab sendiri sambil membawa kakinya mendekati Tante Rosita..
"Iya nih ma... enggak, kita sarapannya di kampus aja nanti, takutnya telat lagi nyampe di kampus.." Leo secara sukarela menjawab pertanyaan mamanya, Tante Rosita, sedangkan Dahlia hanya diam tapi masih bisa tersenyum..
__ADS_1
"Yah sudah, kalo gitu kalian berdua jaga diri aja. Leo, kamu harus jagain Dahlia, jangan sampai dia kenapa-napa nanti.." Tante Rosita memberikan pesan kepada Leo..
"Baik ma.. Kalo gitu, kita berdua pergi dulu yah ma.." Leo meminta izin dengan Tante Rosita.. Leo dan Dahlia menyalami tangan dan memeluk Tante Rosita sebelum pamitan..
_____________________________________________________
Selama satu jam perjalanan dengan menaiki bis dari kampus tadi, akhirnya kami sampai ke destinasi yang dituju.. Sekarang jam sudah menunjukkan angka sebelas (11) pagi.. barang untuk berkemah yang dibawa dari kampus ditempatkan di satu tempat yang sama..
"Mahasiswa sekalian, semua diminta untuk berkumpul sekarang.." Teriakan suara dari salah seorang dosen yang mengikuti piknik pada hari ini dan juga merupakan ketua pemimpin dalam kelompok piknik untuk kali ini memanggil semua siswa untuk ngumpul..
Saat mendengar teriakkan dari dosen itu, aku, Leo dan empat (4) orang siswa senior yang turut menjadi sukarelawan pergi ikutan ngumpul di hadapan dosen untuk mendengar instruksi yang ingin diberikan..
"Kepada semua peserta, sila bagi grup menjadi tiga (3) grup, dan setiap grup itu mempunyai ahli seramai sepuluh (10) orang. Kepada sukarelawan, kalian juga harus berbagi grup yah, tiga (3) grup, tapi dalam setiap grup kamu itu cuman ada dua (2) orang saja.." Dosen memberikan intruksinya dengan cukup detail sekali...
"Leo dan Dahlia satu (1) grup, Riska dan Miera satu (1) grup, Andy dan Nurul satu (1) grup."
"Saya mau, kalian memerhatikan dan memberi bantuan kepada mahasiswa tahun pertama ini. Apa kalian mengerti?" Dosen menyoal kepada semua sukarelawan..
"Ngerti Pak." Jawab sukarelawan termasuk aku (Dahlia)..
"kalau gitu, kalian bisa bubar dan laksanakan tugas yang diberikan mengikut grup kalian masing-masing.." Sambung dosen lagi sebelum mengakhiri kata-katanya..
Sebaik saja mendengar perintah dari dosen, semua mahasiswa dengan segera melaksanakan tugas mereka.. Kelompok yang bertugas mendirikan tenda bekerja sama untuk menyelesaikan tugas mereka secepatnya.. Manakala, kelompok lainnya pergi mencari kayu bakar dan mengambil air di sungai yang terdekat.. semua kelompok yang melaksanakan tugas dibimbing oleh relawan yang sudah memiliki pengalaman tentang aktiviti perkhemahan..
__ADS_1
Tepat pukul tiga (3) sore, semua tugas berhasil diselesaikan.. Saat ini mahasiswa dan dosen menyempatkan diri untuk istirahat sejenak sebelum memulai kegiatan selanjutnya yaitu kegiatan menyiapkan makan malam untuk seluruh mahasiswa dan dosen..