
Pintu kamar Leo terbuka, dan muncul sosok tubuh Leo yang disarungkan pakaian yang sangat rapi.. Leo melewati kamarnya Dahlia dan terus menuju ke tangga untuk ke lantai bawah.. Petang ini Leo punya Kuliah dan dia bersiap lebih awal karena tidak ingin terlepas kuliah.. Baru sahaja ingin melangkah keluar, tante Rosita memanggil nama Leo..
"Leo! Dahlia mana? Belum turun?" Pertanyaan tante Rosita membuatkan Leo keliatan bingung..
"Loh, Lia belum turun yah? Ayo tolong mama panggilin Dahlia, Dahlia bilang ke mama sore ini dia punya kuliah, jadi Leo tumpangi Dahlia sampai kuliah yah." Bicara tante Rosita membuat mata Leo kebuka besar, kagetnya nggak bisa terkawal..
"Kok Leo sih ma, emangnya dia nggak bisa pergi sendiri apa, lagian Leo kan bawa motor yah nggak mungkinlah dia mau ikutin Leo?" Leo berbicara dengan suara yang sedikit marah.. 'Emangnya dia siapa, sampai-sampai gue harus bawa dia naik motornya gue, bisa-bisa motor gue kotor lagi gara-garanya dia.' Leo hanya berbicara di hati..
"Leo, Dahlia kan baru tinggal di rumah kita, tentu saja dia nggak tau harus nungguin busnya di mana, lagian kalian berdua kuliah di tempat yang sama, jadi nggak ada masalah kan kalau kamu bawa Dahlia ke kuliah bareng?" Tante Rosita bicara dengan lembut dan tersenyum kepada Leo..
Leo nggak mampu untuk melawan bicara tante Rosita lagi.. Dengan langkah yang dipaksain Leo pergi untuk memanggil Dahlia..
"Nyusahin gue aja." Leo berbicara sendiri dengan perasaan yang kesal..
Sampai di depan pintu kamarnya Dahlia, Leo mengetuk pintunya..
__ADS_1
Tok!! Tok!! Tok!! Tidak ada jawaban dari Dahlia.. "Kemana lagi nih orang? Benar-benar nyusahin gue." Kata Leo lagi..
Oleh karena Dahlia nggak memberikan balasan dari dalam kamarnya, Leo mencoba untuk membuka pintu kamar Dahlia, saat dia membuka pintu kamar Dahlia, dia melihat Dahlia masih berada di atas kasur, dan Leo melihat Dahlia itu masih dalam posisi tidurnya..
"Yah ampun nih orang, katanya ada kuliah kok masih enak-enakkan tidur sih, emang gue ini bibik loh apa sampai-sampai gue harus bangunin loh." Leo melepaskan rasa marahnya di sisi kasur Dahlia.. Saat ini Leo melihat wajahnya Dahlia yang keliatan polos saat lagi tidur, dengan tidak sadar Leo membongkokkan sedikit tubuhnya lantas menyentuh rambut Dahlia dengan jarinya lalu mengalihkan rambut yang menutupi sedikit bahagian wajahnya Dahlia.. Leo tersenyum manis ketika menatap wajah tidur Dahlia..
Tiba-tiba tubuh Dahlia sedikit bergerak dan itu membuatkan Leo kaget dan tersadar atas perlakuannya sebentar tadi.. "Gue kenapa sih, bisa-bisa aja tersenyum sendirian, kaya orang gila aja." Leo memperkatakan dirinya sendiri..
Leo tersadar dengan maksud kedatangannya ke kamar Dahlia.. Dengan kasar Leo menggoncang tubuhnya Dahlia..
"Lia!! Apa kamu nggak kuliah hari ini!!?" Tanpa sadar, Leo menyebutkan nama Dahlia..
Dahlia membuka matanya, dan saat dia melihat sosok tubuh Leo yang ada di hadapannya, Dahlia kaget dan terus duduk dari perbaringannya..
"Kenapa kamu ada di dalam kamar aku?" Dahlia menutupi tubuhnya dengan menggunakan kedua tangannya, seolah-olah berfikiran Leo ingin mengapa-apakan dirinya saat ini..
__ADS_1
"Mama gue bilang loh itu sore ini ada kuliah, jadi mama gue nyuruh gue pergi bareng sama loh. Tapi sepertinya loh itu nggak ada kuliah deh hari ini, masa enak-enakan tidur." Leo bicara dengan memandang Dahlia yang lagi dalam ketakutan.. 'Emangnya loh ingat gue itu mau ngapain, dasar otak nggak sempurna.' Bisik hatinya Leo..
Saat mendengar bicara Leo, Dahlia benar-benar tersadar dari bangunnya..
"Yah ampun, aku ada kuliah sore ini." Dahlia melakukan reaksi terkejutnya dan dengan pantas Dahlia turun dari kasurnya..
"Leo, tungguin aku sebentar, aku harus bersih-bersih dulu. Sebentar aja, please. " Dahlia melakukan aksi seorang yang sedang merayu.. Leo merasa ingin tertawa saat melihat perlakuannya Dahlia, namun dia menahannya..
Leo melihat jam yang ada di tangan kirinya..
"Sekarang ini jam gue udah nunjukin pukul dua dau puluh menit sore (2.20 pm), jadi, loh cuman ada sepuluh menit untuk nyiapin diri loh, dua tiga puluh menit (2.30 pm) gue mau loh udah ada di depan mata gue, lambat sedikit, loh, gue tinggalin, karena gue itu nggak punya waktu yang banyak buat nungguin loh. Ngerti?" Dengan gaya yang sombong Leo berkata..
"Bisa-bisa, yah udah, kamu tunggu aku di lantai bawah aja, aku harus siap-siap dulu." Tanpa menunggu balasan dari Leo, Dahlia menolak tubuh Leo sampai ke luar dari kamarnya lantas menutupi pintu kamar..
Leo keliatan kaget saat diperlakukan Dahlia seperti itu.. Tanpa banyak pikiran Leo melangkah menuruni tangga dan menantikan Dahlia di lantai bawah seperti yang diminta oleh Dahlia tadi..
__ADS_1