
Reno turun dari mobil.Sebelum dia menghampiri Sekar Reno mengucapkan terima kasih kepada Adnan karena sudah mengantarkannya sampai ke rumah Sekar.
"makasih ya Nan,udah nganterin aku"
"Iya mas,sama sama.lagian aku juga mau jemput temanku,jalannya satu arah kok"
Sekar yang sudah berjalan mendekati Reno dan Adnan menyela perbincangan mereka.
"Alah Adnan,bilang aja mau jemput Lesti?
iya kan?
Tanya Sekar pada Adnan sambil sedikit menggodanya.
"Tau aja Lo Kar,ya udah gue duluan ya kar,Mari Mas Reno saya duluan ya"
"oh iya hati hati"
Reno menepuk punggung Adnan kemudian Adnan mulai melajukan motor matic nya menuju rumah Lesti.
Setelah kepergian Adnan Reno menatap sekar dari ujung kepala hingga kaki,Reno terpesona dengan penampilan Sekar saat memakai seragam sekolah.
Rambutnya di di kuncir satu ke belakang dengan poni yang di jepit ke atas.terlihat wajahnya fres dan imut.Sekar yang merasa di pandangi Reno pun agak sedikit gugup.
"Mas,kok ngelihatin terus sih.malu tau"
"Eh maaf,habis kamu terlihat cantik banget pakai baju seragam,imut,bikin gemes"
kata Reno sambil mencubit hidung Sekar.
"Ayo kita berangkat,kamu nggak pamitan dulu sama orang rumah?
"nggak mas,kan mereka masih di kebun,belum pulang"
"Ya udah ayo,nanti kamu terlambat lagi."
Ajak Reno lalu membukakan pintu mobil untuk Sekar.
"Makasih mas"
Reno mulai melajukan mobilnya untuk mengantar Sekar ke sekolah.sekolah sekar berjarak 30 menit perjalanan dengan kecepatan sedang.saat itu didalam mobil Reno dan Sekar tidak ada yang membuka suara mereka merasa canggung,hingga Reno memecahkan keheningan itu.
"Oh iya Sekar,kamu udah sarapan belum?"
"Tadi udah sarapan singkong di kebun mas,masih kenyang kok"
kata sekar sambil menengok ke arah Reno lalu balik lagi ke arah depan,karena Sekar sambil menunjukkan jalan arah ke sekolah karena Reno belum tau arahnya.
"Tapi aku belum sarapan nih.boleh nggak kalau nanti aku sarapan dulu di sekolah kamu?nggak apa apa kan?"
__ADS_1
kata Reno dengan mengelus elus perutnya karena lapar.
"Boleh kok mas,lagi pula di sana nanti ada acara bakti sosial.jadi banyak yang datang di sana,ada yang dari orang orang luar juga kok,karena sebenarnya bakti sosial di sekolah kami nanti untuk umum,jadi bebas."
"Apakah semacam Bazar?"
"Iya mas,nanti uangnya mau kita sumbangkan ke panti jompo yang ada di dekat sekolah kami"
"Memang itu kegiatan yang positif,pas banget ya aku nganterin kamu"
Goda Reno pada Sekar sambil melirik sebentar ke arah sekar lalu fokus lagi ke jalanan.
Sekar tidak menjawab kata kata Reno,dia hanya tersenyum malu sambil menunduk.
"Mas Reno itu di depan belok kanan ya mas,sekolah aku udah kelihatan tuh."
Kata sekar sambil menunjuk ke arah jalan di depannya.
Reno pun mengikuti arah yang di tunjuk oleh Sekar,dan sekarang mereka sampai di sekolah Sekar.
Ternyata di sana sangat ramai oleh pengunjung dari sekolah mau dari luar sekolah.Reno memarkirkan mobilnya dan mereka turun bersama.
Semua orang tertuju memandang ke arah Reno dan Sekar,terlebih lagi para pelajar putri.
Mereka sangat penasaran dengan Reno.
Bagaimana tidak?Reno adalah seorang lelaki tampan,hidung mancung,badan tinggi dan tubuh sispack ,serta bulu halus yang tumbuh di rahang nya.Pasti semua gadis akan tertarik padanya,selain muda dan ta.pan dia juga seorang pengusaha sukses.
"Hey sekar,itu wali kamu ya?kenalin dong sama kita?"
Kata Sindi salah satu teman Sekar,yang termasuk siswi terpopuler di sekolah ini.
"Eh iya,ini kenalin Sin dan semua.Namanya Reno"
Mereka lalu bergantian menjabat tangan Reno sambil menyebutkan nama mereka satu per satu.Reno pun menjawab dengan menyebut namanya dengan ramah.karena Reno ingin menghargai teman teman Sekar.
Sindi dengan centil langsung menggelayut di tangan Reno.Sekar yang melihatnya pun bersikap agak sedikit terganggu.Reno yang mengetahui raut wajah Sekar langsung melerai tangan Sindi.
"Permisi ya,aku dan Sekar mau ke kantin dulu."
Reno lalu berjalan menghampiri sekar dan menggandeng tangannya.Semua Orang melihat ke arah mereka dengan tatapan iri.apalagi para siswa putra yang dari dulu menyukai sekar tapi tidak ada respon dari sekar.Sindi dan teman teman Sekar yang lain juga ternyata masih mengikuti mereka hingga di kantin dan duduk di dekat mereka.
Reno pun agak sedikit risih,karena sebenarnya Reno ingin lebih dekat dengan Sekar,tapi karena banyak teman teman sekar yang dari tadi mengikuti mereka,Reno menjadi merasa tidak ada kesempatan,hingga Reno mempunyai ide.
"Sayang,kamu mau pesan apa?"
Tanya Reno pada Sekar tiba tiba,hingga membuat semua tenan teman sekar termasuk sekar merasa kaget dan mlongo.
"Apa ? Sayang ?"
__ADS_1
Tanya Sindi yang penasaran soal hubungan mereka.
"Iya,sayang.Sekar kan calon istri aku,nanti setelah lulus SMA kuta bakalan nikah,sambil kuliah di kota.Memangnya kenapa?"
kata Reno menatap Sindi dan kawan kawan sambil merangkul pundak Sekar,Sekar yang melihat itu hanya terdiam dan tegang.bingung harus ngomong apa.
"Nggak mungkin"
Sindi merasa iri dengan Sekar
Sindi
Bagaimana mungkin seorang sekar bisa mendapatkan lelaki yang sekeren itu,aku sungguh iri dengannya,kenapa semua lelaki suka sama dia,padahal kan aku lebih cantik dari dia.dulu Rizky,Wisnu orang yang aku incar selalu suka sama dia.
apa sih hebatnya Sekar(Ucap sindi dalam hati)
Sindi dan kawan kawan pun lalu pergi meninggalkan mereka,dan mereka kini bisa leluasa untuk mengobrol berdua.
🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾
Di rumah sona
Damor dan Sona sudah siap untuk berangkat ke kota menuju sebuah butik.Sona terlihat begitu cantik dan terlihat dewasa.
Setelah mereka berpamitan pada Brata dan laila.mereka langsung berangkat ke kota menggunakan mobil Damor.
Di dalam mobil tak henti hentinya damor melirik ke arah Sona.
Sona yang merasa dilihatin merasa canggung di buatnya.
"Mas,jangan liatin Sona terus dong,Sona malu nih"
Kata Sona sedikit merengek pada Damor,Damor yang melihat itu merasa lucu dan dia tertawa.
"Ha haha,memangnya kenapa sayang?
kamu kan calon istri aku,masak nggak boleh ngelihatin."
"Boleh sih,tapi kan sona malu"
"Nggak usah malu dong sayang"
jawab Damor,sambil menggenggam tangan sona.
Setelah 2 jam mereka sampai di mansion mereka untuk Damor yang ingin berganti baju.
Damor pun memarkirkan mobilnya lalu turun dan masuk ke mansion untuk berganti baju.
__ADS_1
Kedatangan mereka di sambut hangat oleh para asisten Rumah tangga.karena mereka senang majikannya datang ke rumah.