Karmaku Atau Takdirku

Karmaku Atau Takdirku
Part 8


__ADS_3

Setelah mereka makan siang,Damor mengantar Sona pulang kerumahnya.bagaimanapun juga dia tidak mungkin mengajak Sona menginap di rumah nya karena mereka belum sah sebagai suami istri.


Saat di dalam mobil


"Sona,lusa nanti saya akan menjemput mu lagi ya?"


kata Damor dengan sedikit menengok kearah Sona lalu fokus lagi dengan menyetir.


"Iya mas,tapi.....,saya sedikit ragu.


semoga saja anak anak mas bisa nerima saya seagai ibunya"


jawab Sona sambil menunduk ke bawah.


Damor lalu menggenggam Sona dengan tangan kirinya.


"sayang,kamu tidak usah takut,mereka pasti suka dengan kamu,apalagi nanti setelah mereka mengenalmu,pasti mereka akan sayang sama kamu"


ucap Damor untuk menghibur hati sona.


Setelah dua jam perjalanan akhirnya Sona dan Damor sampai di rumah Sona.


"ayo mas masuk dulu,aku bikinin kopi"


ajak Sona kepada Damor.


"Baiklah,Tapi aku nggak minum kopi sayang,teh saja."


"iya mas"


jawab Sona sambil turun dari mobil untuk menuju ke dalam rumah.


sebelum mereka masuk ternyata Brata dan Laila langsung menyambut kedatangan mereka.


"mari silahkan masuk nak Damor,biar dibikinin minuman ibu"


kata Brata sambil menunjuk kursi di ruang tamu.


"baik pak"


"panggil saja saya ayah nak Damor,biar sama seperti Sona,bagaimanapun sebentar lagi kamu juga akan menjadi anak ayah"


pinta Brata kepada Damor.


"baik ayah"


"mas,kamu ngobrol sama ayah dulu ya,aku mau kedalam dulu"


kata Sona sambil berdiri dari duduknya.


Damor menjawab hanya dengan anggukan dan tersenyum manis menghadap Sona.


"Bagaimana nak tadi perjalanannya"


tanya Brata berbasa-basi kepada Damor,karena Brata takut kalo tadi Sona tidak bersikap baik kepada Damor.


"syukurlah Sona suka dengan rumah itu ayah,saya sangat bersyukur,karena selain cantik dan baik dia juga sangat rendah diri.bahkan Sona sempat menolaknya,karena dia merasa tidak pantas tinggal di rumah itu.


tapi saya sudah menjelaskan kepada Sona hingga Sona mengerti"


jelas Damor.


"syukurlah nak kalau begitu,saya takut Sona bersikap buruk terhadap nak Damor"


jawab Brata sambil sedikit terkekeh,karena dia juga tau kalau Sona anaknya itu tidak mungkin bertindak buruk.


"mana mungkin ayah,dia adalah gadis yang sopan dan menyenangkan"


jawab Damor.


Di dapur Brata


"ibu,bikin teh aja ya bu!"


kata Sona menghentikan Laila yang ingin menuang kopi kedalam cangkir.


"kenapa sayang"


jawab ibu.


"mas Damor nggak minum kopi bu"


ibu langsung mengembangkan senyuman menghadap Sona.


"sudah tahu saja kamu sayang,kesukaan calon suami kamu."


goda Laila kepada Sona putrinya.


"ihh ibu apaan sih,kan tadi di depan aku udah nawarin kopi terus dia bilang nggak minum kopi.makanya aku tau"


jawab Sona sambil memonyongkan mulutnya karena di goda oleh ibunya.

__ADS_1


"iya iya,gitu aja ngambek"


"oh iya nak,kamu siapkan kue kering yang ada di sana ya,biar nanti buat camilan"


"baik bu"


jawab Sona sambil mengambil piring untuk tempat kue.


akhirnya ibu dan Sona sama sama berjalan menuju ruang tamu.


"ini mas teh nya"


kata Sona sambil meletakkan teh ke meja diiringi ibu yang meletakkan kue.


"terima kasih Sona,ibu"


"oh iya,lusa nanti saya akan menjemput Sona lagi ayah,saya ingin memperkenalkan Sona kepada anak anak saya,kebetulan Reno putra bungsu saya pulang dari jerman"


ucap Damor meminta izin kepada Brata dan Laila.


"Terserah kamu nak,bagaimanapun juga Sona akan menjadi istrimu nanti,"


jawab Brata mengizinkan mereka pergi.


"Nanti sekalian pilih baju pernikahan kalian saja Sona,dari pada nanti bolak balik ke kota kan"


kata ibu Laila,sambil menatap Sona.


"iya bu,tapi...apa nggak sama ibu saja."


jawab Sona.


"kan bisa sekalian sayang,lagi pula banyak yang harus ibu persiapkan,pernikahan kamu kan tinggal satu minggu lagi"


jawab Laila membujuk Sona.


"Iya,tidak apa apa Sona,aku juga belum menyiapkan jas nya juga,nanti bisa sekalian."


kata Damor meyakinkan Sona.


"baiklah asal nggak merepotkan"


"tentu saja tidak Sona"


jawab Damor lagi.


"ayo nak Damor diminum tehnya,dan dimakan kuenya"


Damor lalu meminum teh buatan Laila dan memakan kue itu.


"ya sudah,ini sudah agak malam saya pamit dulu ya ayah,ibu,Sona."


kata Damor sambil berdiri dari duduknya.


"iya nak hati hati ya nak"


jawab brata


brata dan Laila tidak mengantarkan Damor sampai ke depan rumah.karena mereka ingin memberikan waktu kepada Damor dan Sona untuk berbicara.


Damor memegang tangan Sona,dan menatapnya.


"sayang,aku pulang dulu ya,kamu habis ini cepat istirahat,pasti kamu capek karena perjalanan tadi"


"iya mas,kamu juga hati hati ya di jalan."


ucap Sona sedikit mendongak keatas.bagaimana tidak,karena Damor sangat tinggi,tinggi Sona hanya sedada Damor.


"jangan lupa mimpi in aku"


ucap Damor sambil mencolek hidung mancung Sona.


Sona tidak menjawab pertanyaan Damor yang menggodanya,dia hanya tersenyum sambil malu malu.


"nanti kalau sudah sampai rumah kabarin ya mas"


pinta Sona,karena dia khawatir Damor merasa capek.


"iya sayang,kenapa?kangen ya??"


"gimana kalau aku nginep aja"


goda Damor pada Sona,karena tidak mungkin kalau harus menginap karena mereka belum sah jadi pasangan.


"ya nggak boleh lah mas,kan kita belum sah"


jawab Sona spontan dengan nada sedikit teriak.


"iya iya,aku cuma bercanda kok,gitu aja marah"


Sona hanya tersenyum memandang Damor.

__ADS_1


"nggak kok nggak marah"


cuma kaget aja tadi.


"ya udah,aku pamit dulu ya"


ucap Damor sambil menarik Sona kedalam pelukannya.


Sona sempat tersentak kaget karena Damor tiba tiba memeluk Sona,dia malu kalau ibu dan ayahnya melihatnya.


"iya mas,udah.malu nih ntar ayah sama ibu lihat lagi"


ucap Sona sambil mencoba melepas pelukan Damor.


Damor melepas pelukannya dan langsung menuju mobilnya,Damor melakukan mobilnya dengan pelan sambil melambaikan tangannya.


Sona melihat mobil Damor hingga mobilnya tidak terlihat lagi.dia senyum senyum sendiri sembari masuk kedalam rumah dan menuju ke kamar.Laila dan Brata melihat putri semata wayangnya seperti itu sangat senang,karena mereka merasa tidak salah menjodohkan anaknya.karena Sona terlihat sangat bahagia.


Di rumah Damor


akhirnya Damor sampai di rumahnya,dia memarkirkan mobilnya.setelah itu,Damor tidak langsung turun dari mobilnya,tapi dia mengambil handphone nya di saku untuk mengirim pesan kepada Sona karena dia sudah sampai di rumah.


"sayang,aku sudah sampai dirumah"


"syukurlah,cepat istirahat ya,kamu pasti capek"


"iya,sayang miss."


"apaan sih mas,kan baru saja ketemu"


"aku akan selalu merindukanmu sayang"


"iya iya,ya udah cepetan istirahat"


"baiklah sayang,aku mau mandi dan istirahat,love you"


Sona tidak menjawab kata kata Damor,Sona hanya menjawab emoji love.Damor tersenyum melihat balasan Sona dan dan sambil keluar dari mobil menuju kamarnya untuk mandi dan istirahat.


setelah dua hari


Damor kembali menjemput Sona kerumahnya,dia membawa beberapa kue kering yang dibawa putranya Reno dari restorannya di jerman.


"ini bu,ad oleh oleh dari putra saya Reno,dia batu pulang dari jerman tadi malam"


"terima kasih nak,nggak perlu repot repot lho padahal."ucap laila sambil menerima bingkisan itu.


tak lama setelah itu,Sona keluar dari kamarnya menggunakan gaun,yang membuatnya terlihat begitu anggun.


"kamu sudah siap nak?"


tanya Laila.


"iya bu,ayo mas,langsung berangkat aja."


kata Sona yang mengagetkan Damor karena terpana dengan penampilan Sona.


"eh iya ayo"


"bu,saya pamit dulu ya ,sama ikan salam saya pada ayah"


kata Damor seraya ingin mencium punggung tangan calon mertuanya.


"iya hati hati ya nak,jangan ngebut"


jawab Laila.


Sona dan Damor kemudian berjalan menuju ke mobil Damor.Damor melakukan mobilnya dengan standar.tiba tiba Sona bertanya.


"mas,ini kan hari senin,apa mas nggak kerja?"


tanya Sona.


"kan aku bosnya sayang,jadi aku bebas dong,lagi pula aku bisa ngerjain di rumah"


jawab Damor sedikit menyombongkan dirinya.


"iya iya bos"


jawab Sona dengan bibir tersungging ke atas.


"kamu ini,kalau aku bos kamu lady bos"


jawab Damor sambil menoel hidung Sona.


akhirnya mereka sampai di rumah damor,itu bukan mansion yang kemaren,itu rumah pribadi damor.key,ika dan reno sudah berada di dalam menunggu kehadiran calon ibunya.


mereka bersikap tenang biasa saja,hanya ika yang memasang muka agak sebel,tidak dengan kedua saudaranya.


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Tunggu kelanjutannya yaa......

__ADS_1


__ADS_2