
visual anak anak Damor Sadewa,tapi terserah para pembaca sih😂
Ika putri sadewa
Key putra Sadewa
Novereno sadewa
"*yaa,kira kira seperti itu lah gambaran anak anak Damor,yaa tapi terserah kalian ya,mau visual nya Kayak apa😂"
🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾***
Damor memarkirkan mobilnya ke dalam garasi.sebelum Damor turun dari mobil dia memegang tangan Sona.
"Sayang,kamu jangan khawatir gitu dong,santai saja."
"Iya mas,cuma takut saja.nanti kalau anak anak mas nggak suka sama aku gimana?"
Jawab Sona,dengan raut wajah khawatir.
"Tenang dong sayang"
kata Damor lagi dengan mengembangkan senyumannya.
"ayo kita turun,apa masih mau tinggal di mobil?"
goda Damor kepada Sona.
Mereka lalu turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah,setelah sampai ke dalam rumah,Damor dan Sona langsung di sambut oleh key dan reno.
"Hai papa mana calon mama buat kita pa?"
goda Reno kepada papanya.Reno adalah anak yang suka bergaul dan sangat humoris,dia kini pulang ke indonesia karena dia ingin mengembangkan bisnisnya di bidang kuliner.dan restorannya di jerman ia tinggal kan kepada kepercayaannya.
"Ini Reno,dia ada di belakang Papa"
"Hay,kenalkan saya Sona"
jawab Sona sambil me lambai lambaikan tangannya.
"Wah wah,Papa benar benar pandai memilih calon Mamaku"
Key memandang Sona dengan mata melotot dan kagum.
"Perkenalkan saya Key"
"Dan saya Reno"
"Udah udah jangan di liatin terus calon mama mu nanti dia malu lagi"
Sela Damor ditengah kekaguman anak anaknya terhadap kecantikan Sona.
"ingat itu mata di jaga"
"Tentu saja papa,kami tau kok dia calon mama kita"
Jawab Key sambil terkekeh menggoda papanya.
"oh iya,mana ika?"
Tanya Damor
"Dia ada di belakang padi dapur.nyiapin makan bantuin bibi Ani."
Jawab Key.
"Ya sudah ayo kita langsung sarapan aja,papa juga udah lapar"
"ayo sayang,kita sarapan dulu"
Ajak Damor sembari menggandeng tangan Sona.
"iya mas"
Sesampai di meja makan di sana sudah ada ika dan bibi ani yang baru saja selesai menata piring dan alat alat makan lainnya,karena sayur dan lainnya sudah dari tadi disiapkan bibi ani.
"Hay ika sayang"
sapa Damor sambil berjalan untuk memeluk anaknya.
__ADS_1
"Hay pa"
Jawab Ika sambil melirik Sona.
"Perkenalkan sayang ini Sona,calon mama kamu"
"Hay"
sapa Ika kepada Sona dengan memaksa senyum di wajahnya.
"Hay,saya Sona,salam kenal ika.semoga kita bisa jadi keluarga ya?"
Sapa Sona kepada ika,karena Sona tau ika agak tidak suka melihatnya.
"Tentu"
Jawab singkat ika,sambil menggandeng tangan papanya,dan mengajak duduk papanya di kursi paling ujung.
"Sini pa,Ika ambilkan nasi ya,papa mau pakai lauk apa?Papa tuh harus jaga kesehatan papa,papa tuh udah nggak muda lagi."
Kata Ika sambil menyindir Sona ika merasa Sona mau menikahi papanya hanya karena harta.
Ika
mana mungkin gadis muda kayak itu mau dengan papaku yang umurnya udah 40 tahun,iya sih papa masih keren,tapi kan dia masih muda banget,paling umurnya selisih berapa tahun saja sama aku.
"Ika sayang,papa masih muda tau,papa masih kuat,keren.apa kamu pikir papa sudah tua?"
kata Damor dengan menyunggingkan dadanya,itu membuat Reno dan Key tertawa,dengan sikap papanya yang tidak langsung menggoda Sona calon mamanya.
"Iya ika papa kita kan masih muda,tuh buktinya calon mama kita aja cantik banget"
Jawab Reno dengan candaannya.
"Serius kamu mau sama papa yang usianya udah nggak muda lagi?
Tanya Ika pada Sona yang dari tadi hanya terdiam melihat keakraban Damor dengan anak anaknya.
Sona hanya menjawab dengan senyumannya,karena dia malu harus menjawab apa.
"Iya sih papa masih keren dan KAYA"
Kata Ika lagi dengan memperkeras kata KAYA.
"Ika,Sona bukan wanita seperti itu,kamu belum mengenalnya sayang,bersikaplah baik dengan calon mamamu,hormati dia"
"Baik pa"
"Ya udah ayo kita sarapan aja dulu"
Sela Key di antara ketegangan situasi ini.
Mereka akhirnya sarapan dengan hening,sesekali candaan Reno dan key juga terdengar.
Ika hari ini datang ke rumah papanya sendiri tanpa di dampingi suaminya,karena hari ini hari senin maka suaminya sibuk kerja.sedangkan Key,dia adalah seorang Direktur di suatu perusahaan dia meminta izin masuk setelah istirahat siang.sedangkan key adalah seorang pebisnis di bidang kuliner,hingga ia mempunyai restoran di berbagai cabang di kota ini,bahkan ada yang diluar kota dan di luar negeri.
Restoran Reno sangat terkenal dengan desain interiornya yang sangat unik.karena itu,bisnisnya kini sangat berkembang pesat.
Desain interior Restoran itu adalah Garra.Iya,Garra seorang desainer yang sudah mendesain mansion Damor untuk Sona.
Karena memang Damor menyuruh Garra karena masukan dari Reno anaknya.
"oh iya pa habis sarapan Key langsung balik ke kantor ya"
"Lho kamu nggak izin aja hari ini Key"
"nggak bisa pa,nanti jam dua,Key ada Rapat dengan klien"
"oh,baiklah"
"Key,suka kok dengan pilihan papa,yang penting papa bahagia,dan apapun yang membuat papa bahagia Key dukung papa,lagian biar papa ada temennya juga"
"Jaga papa key ya calon mama?"
kata key sambil melirik Sona dengan senyum jailnya.
"Iya key,saya akan menjaga papa kamu,saya menerima papa kamu tulus tanpa pamprih apapun"
jawab Sona jujur dari dalam hatinya.tapi itu membuat ika merasa tersindir karena tadi ika menganggap Sona adalah cewek matre yang hanya mengincar harta.
"waaw,calon mama Reno memang the best"
Sela Reno,membuat semua ikut tertawa kecuali Ika yang hanya menampilkan senyuman paksa.
"Tentu"
__ADS_1
jawab Damor sambil memegang tangan Sona.
"Key,nanti gue bareng ya ama lu"
"gue mau nganterin makan siang ke kantor suami gue"
kata Ika
"Lho kamu juga mau pergi Ika,nggak disini dulu ngobrol ngobrol sama calon mama kamu,biar kamu juga kenal sama mama"
kata Damor melarang ika untuk pergi.
"Nggak pa,kapan kapan aja"
Jawab singkat Ika.
"Nanti Reno aja pa yang ngajak calon mama ngobrol,nanti Reno bakal ngajak calon mama keliling,biar dia tahu rumah ini.Dan........Gimana nanti makan siangnya di restoran reno aja?"
Ajak Reno pada Sona untuk makan di restoran Reno yang letaknya tidak begitu jauh dengan rumah papanya.
"Boleh juga,oh iya Ren.Calon mama kamu sangat suka kue pukis loh,bukannya di restoran tradisional kamu ada menu kue pukis dengan berbagai rasa ya?"
kata Damor.
"Benarkah ma?"
Sona mengangguk anggukkan kepalanya dengan bersemangat,karena dia juga sangat suka kuliner,apalagi kue pukis.
"Oke deal,nanti kita ke sana"
kata Reno puas dengan jawaban calon mamanya.
Setelah sarapan mereka lalu duduk di ruang keluarga untuk menonton tv,dan berbincang bincang agar suasana tidak terlalu canggung.
"Oh iya Key,kenapa istri kamu tidak kamu ajak.apakah cucu papa di dalam kandungan sehat?"
"Sangat sehat pa.yah mau gimana lagi Novi itukan wanita keras kepala pa.meskipun dia sedang hamil,mana mau dia istirahat.dia masih mengurus toko bunganya sendiri,karena hari ini ada yang pesan bunga untuk acara pernikahan jadi dia nggak bisa ikut pa"
"Di bilangin istri kamu Key,suruh dia hati hati,jangan sampai kecapean,papa nggak mau terjadi apa-apa sama Calon cucu papa."
"iya pa"
"Terus kamu kak,kapan kamu mau ngasih ponakan gue"
Tanya Reno,yang mengganggu Ika yang sedang asik main game di hpnya.
"Apaan sih lo ren.Brisik tau nggak?
Nanti kalau mau hamil juga hamil,lagian anak kecil ribet"
jawab Key,dengan tidak mengalihkan Pandangannya dari hpnya.
"Ika,kamu nggak boleh bicara seperti itu,anak itu anugrah sayang"
kata Damor sambil mengelus rambut ika.
"Iya pa"
Sona dari tadi hanya diam sambil mengamati perilaku Damor dan anak anaknya.sedikit banyak dia juga tau karakter mereka.
"Oh iya,kalian setuju kan kalau papa sama tante Sona nikah?kalau tidak ada halangan selasa depan kita nikahnya,yaaa,cuma dihadiri keluarga aja sih,karena tante Sona nggak mau diadakan resepsi mewah"
"Setuju dong pa"(Reno)
"Setuju pa"(Key)
Ika masih sibuk bermain dengan hpnya,dia pura pura tidak mendengar pembicaraan mereka.
"Ika,gimana nak?"
Tanya Damor,sambil memegang bahu Ika
"Terserah papa kalau itu membuat papa bahagia"
Damor pun kini merasa senang dan lega karena anak anaknya mau menerima Sona menjadi mamanya,mereka pun saling bercanda dan mengobrol ringan di depan tv hingga waktu menunjukkan jam setengah 11 siang.
"oh iya pa,tante,Reno,Key pamit dulu ya,mau balik ke kantor"
"ayo Ik,lu jadi ngikut nggak?"
"Ayo"
jawab Ika seraya bangun dari duduknya.
akhirnya mereka pamit dan mencium punggung tangan Damor,Key juga menyalami Sona,tapi tidak dengan Ika,dia hanya melambai pada Sona.tapi Sona tidak Menghiraukan itu.
__ADS_1
Sona menganggap kalau itu wajar,karena bagaimanapun juga mereka baru pertama kali bertemu,mungkin itu yang membuat sedikit canggung.