
Sona dan Damor menyapa ke tiga pembantu tersebut.Lalu melintasi mereka dan berjalan ke ruang keluarga.
"Mas,Sona nunggu di sini aja ya"
Kata Sona sembari duduk di sofa dan mengambil remote tv untuk dinyalakan.
"Nggak ikut ke atas aja,sekalian nggantiin baju?"
jawab Damor ikut duduk di samping Sona dan menyandarkan kepalanya di pundak Sona.
"Apa sih mas?"
kata Sona sambil mengeringkan matanya ke arah Damor.
"Oke oke sayang"
ucap Damor sambil berdiri cepat karena telah mengecup pipi Sona.Sona yang melihat tingkah calon suaminya seperti anak kecil itu pun tersenyum dengan pipi yang memerah.
Sona
Dasar mas Damor sukanya nyuri nyuri kalau mau cium.tapi lucu juga sih
padahal kalau bilang aja Sona nggak apa apa😂😂
batin Sona sambil cengengesan sendiri.
"Non,Non Sona kok senyum senyum sendiri?"
Tanya Suci salah satu pembantu yang ada di mansion itu sambil membawa jus jeruk dan kue kering.
Sona yang dari tadi melamun pun merasa kaget karena kedatangan Suci.
"Eh mbak,ngagetin aja.nggak ini lho acaranya lucu"
Mbak Suci pun meletakkan minumannya dan melihat ke arah tv.padahal itu acara berita tidak ada lucu lucunya.
Mbak Suci pun tersenyum lalu meninggalkan Sona menuju dapur lagi setelah menyerahkan minuman dan kuenya.
"Silahkan minumannya Non,saya permisi ke belakang dulu"
Tak lama kemudian Damor turun dari lantai atas menghampiri Sona.
"Ayo sayang kita berangkat sekarang,nanti makan siang di Restauran Reno aja."
kata Damor sambil membenarkan kerah kemejanya.
"Bentar mas,ini minumannya aja belum di minum,minum dulu gih"
Sona sambil mengangkat satu gelas jus jeruk dan menyerahkan ke Damor yang sudah duduk di sampingnya.
Mbak Suci menghampiri mereka lagi,karena dia sudah memasak untuk makan siang majikannya.
"Tuan,Non.Saya sudah menyiapkan makan siang,kalau berkenan Tuan Dan Non mau makan di sini dulu sebelum pergi.kami sangat senang baru pertama kali kita bisa memasakkan sesuatu untuk Non dan Tuan."
Kata mbak Suci dengan senang karena baru pertama kali bisa melayani majikannya.
karena mansion itu mansion baru dan belum di tempati.
"Tuh kan mas,Mbaknya udah masakin buat kita.untung aja tadi nggak langsung pergi."
"iya,sayang.oh ya....makasih ya mbak.Tapi ngomong ngomong kita belum tau nama mbak siapa?"
Tanya Damor karena ketiga pembantu di rumah ini di carikan oleh Ika putrinya.
"eh iya,Sona juga belum tau nama mbak nya"
"Nama saya Suci Tuan ,Non.dan kedua rekan saya di belakang Eni dan Ani.Kami di pilih langsung oleh Non Ika Sendiri.kami berjanji akan mengerjakan tugas kami dengan baik."
"Tentu saja mbak,saya sangat percaya sama kalian.saya tahu Ika pasti sudah memilih yang terbaik seperti kalian.Gimana sayang,tidak apa apa kan?"
Kata Damor meminta persetujuan Sona karena bagaimanapun juga mansion itu nanti akan menjadi tempat tinggal mereka.
"Tentu saja mas,Siapapun itu,Sona percaya dengan Ika"
"Mari ke meja makan tuan,non.semua udah kami persiapkan"
"Iya mbak nanti kita ke sana.sebentar lagi"
jawab Damor lalu meminum jus jeruk pemberian Sona.
__ADS_1
"Baik tuan"
Mbak suci kembali ke dapur setelah memberi tahukan kalau makanan sudah siap.Sona dan Damor tidak langsung menuju ke meja makan,karena ini jam 12 siang,mereka belum terlalu merasa lapar.mereka menonton tv terlebih dahulu.setelah setengah jam baru mereka berjalan ke meja makan karena ajakan Damor.dia tidak mau nanti pulang ke kampung Sona kemalaman karena setelah ini mereka juga mau ke butik untuk fitting baju.
Sona mengambilkan nasi untuk Damor dan dirinya sendiri.mereka makan dengan keadaan hening dan sesekali bercanda.setelah mereka makan mereka langsung menuju ke butik yang yang dipilih Damor.
jarak antara mansion ke butik hanya butuh waktu 20 menit.dan sekarang mereka sampai di butik.
Damor turun dan membukakan pintu mobil untuk Sona.kedatangan Damor dan Sona di sambut hangat oleh pemilik butik langsung,karena sebelumnya Ika putri Damor yang sudah menjadi langganan di butik itu sudah menelfon pemilik butik.
"Mari Tuan,nona,ikuti saya.saya akan menunjukkan rancangan karya terbaik saya.
tentu saja ada di ruangan yang khusus sudah saya siapkan untuk Tuan dan calon istri Tuan Damor "
kata pemilik butik itu dengan ramah membawa mereka ke ruangan khusus.
Setelah sampai di ruangan itu Sona nampak kagum melihat keindahan gaun gaun tersebut.Gaun dengan motif dan model yang sangat indah pastinya harganya tentu mahal.Tapi mata Sona tertuju sebuah gaun yang berwarna biru langit dengan paduan warna silver di setiap detailnya terdapat bordiran yang sangat indah dan halus.
Damor yang melihat tatapan Sona tertuju pada sebuah gaun berwarna biru langit itu dia langsung meminta desainer itu untuk membantu Sona mencoba gaun itu.
"Saya ingin calon istri saya mencoba gaun itu Nona Sabrina"
kata Damor sambil menunjuk sebuah gaun.Nama desainer itu adalah Sabrina.
"Baik tuan,anda sangat pandai memilih gaun.ini adalah gaun karya terbaru saya."
"Bagaimana sayang apa kamu mau memakai gaun itu di pernikahan kita nanti?"
Damor bertanya kepada Sona sambil memeluk pinggang Sona.
Sona sangat senang kalau calon suaminya tau,apa yang Sona inginkan.tapi dia juga merasa tidak enak karena gaun itu pasti harganya sangat mahal.
"Tapi mas itu pasti mahal?"
"Berapapun harganya kalau buat kamu,itu tidak seberapa sayang"
ucap Damor sambil menghadapkan wajah Sona ke arahnya sambil menyentuh pipinya.
"Saya yakin Nona Sona,tuan Damor sangat mencintai nona."
Kata desainer itu yang melihat keromantisan Damor dan Sona.
Damor juga membelikan beberapa gaun lain untuk Sona kenakan.karena setelah mereka menikah nanti Sona akan menjadi Nyonya Damor tentu saja pasti akan ada pertemuan pertemuan resmi.
Setelah mereka selesai memilih baju mereka langsung kembali ke kampung Sona untuk pulang.Dan sudah hampir gelap mereka sampai ke rumah Sona.
Di teras rumah Sona Terlihat Reno dan brata sedang asik bermain catur.dan kegiatan mereka berhenti ketika melihat kedatangan Sona dan Damor.
"Kalian sudah kembali,ayo masuk.pasti kalian lelah"
Kata brata sambil berdiri menghampiri Damor dan Sona.
"Iya ayah.Oh iya,Reno apakah hari ini membuat ulah ayah?"
Tanya Damor sambil menatap Reno putranya dengan curiga.
"Tidak Nak Damor,Reno adalah anak yang baik.baru kenal saja saya sudah suka padanya.
kata Brata sambil mengelus kepala Reno.
"Tuh kan papa,Reno kan anak baik.jangan curiga dong."
mereka lalu tertawa bersama.
mereka masuk rumah bersama dan menuju ke ruang keluarga yang sudah ada Laila di sana sedang nonton tv sambil menulis kebutuhan kebutuhan yang di perlukan untuk acara pernikahan Sona putrinya nanti.
"Ibu sedang apa?"
Tanya Sona sambil duduk di sebelah ibunya.
"Kamu sudah pulang nak?ini ibu sedang mencatat apa apa saja nanti yang kita butuhkan untuk acara pernikahan kamu.
Gimana gaunnya udah dapat?"
"Oh iya masih di mobil.Sudah dapat kok bu,saya ambilkan dulu ya."
kata Sona sambil berdiri ingin mengambil gaun gaun yang dibelinya tadi.
tapi tiba tiba Reno menawarkan diri untuk mengambil kan nya.
__ADS_1
"Biar Reno ambilkan calon mama,kamu di sini saja."
"Terima kasih Reno"
"Okey"
Setelah Reno kembali membawa 7 tas besar yang berisi gaun.Ibu Laila heran.
"Lho kok banyak banget nak?"
"Iya ibu,itu mas Damor yang milih katanya buat Sona,tapi buat apa Sona pakai gaun gaun itu,itu kan gaun resmi.mahal lagi"
kata Sona sedikit kesal dengan Damor.
"Tentu saja nanti kamu akan memakainya sayang,kamu kan akan jadi nyonya Damor tentu saja kamu harus menemaniku nanti kalau ada pertemuan pertemuan penting"
Sona mendengar penjelasan Damor langsung nyengir dan malu.
Setelah mereka ngobrol cukup lama,mereka langsung menuju meja makan untuk makan malam.dan setelah selesai makan malam Damor dan Reno pamit ingin pulang ke kota.karena Damor juga harus mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan nanti.Sebelum mereka berpamitan Damor meminta izin ke kamar mandi untuk cuci muka.
"Sona Saya ingin ke kamar mandi sebentar untuk cuci muka,kan tadi sore nggak mandi?"
"Iya mas,ayo aku antar"
setelah mereka sampai ke kamar Sona Damor langsung menutup pintunya dan tiba tiba memeluk Sona dari belakang.iya Damor pura pura ke kamar mandi padahal dia hanya ingin menghabiskan waktu sebentar bersama calon istrinya.
"Sayang habis ini kita nggak akan ketemu sampai pas hari pernikahan kita,aku sangat takut kalau aku bakalan rindu sama kamu sayang"
"Mas,kan cuma 5 hari.nanti habis itu kita akan hidup bersama selamanya"
kata Sona sambil membalikkan tubuhnya.
Damor dan Sona kini berpelukan,Damor semakin erat memeluk Sona dan memegang dagunya.Damor mencium bibir Sona lembut sambil mengelus kepala Sona.
ciuman itu begitu lembut sembari diiringi dengan luma*an bibir Damor,tangan Sona semakin erat menegang pinggang Damor hingga tiba tiba suara ketukan pintu terdengar.
"Papa,apa masih lama?nanti kemalaman lo"
mereka langsung melepaskan ciumannya dan Damor mengusap halus bibir Sona yang basah akibat ulah nya.
"Sial anak itu"
umpat Damor.
"Mas,Reno kan anak mas"
"Iya Reno,sebentar papa belum selesai"
kata Damor sambil masuk ke kamar mandi untuk cuci muka lalu keluar dari kamar Sona bersama Sona.
"Lama banget sih pa?"
tanya Reno menggoda papanya.
"Berisik"
jawab ketus Damor.
mereka lalu keluar rumah dan berpamitan pada Brata Laila dan Sona.
saat mobil Damor berjalan hingga tak terlihat Sona masih memandang arah mereka pergi.dengan raut wajah kecewa,karena Sona tak menyangkal perasaannya bahwa saat ini dia sangat mencintai Damor.
"Ayo Sona masuk,sabar.kan lima hari lagi kamu bisa hidup bersama selamanya dengan Damor."
Kata laila sambil menepuk pundak Sona yang dari tadi masih melamun melihat arah kepergian Damor.
"Apaan sih bu,nggak kok.Sona cuma..."
belum sempat Sona meneruskan ucapannya Brata menyelanya.
"Sudah sudah ayo masuk,udah malam,dingin.nanti masuk angin malah jadi repot kan."
mereka lalu berjalan masuk ke rumah untuk beristirahat ke kamar masing masing.
Sona tidur di atas kasur nya tapi dia tidak bisa tidur sudah hampir 2 jam mencoba memejamkan matanya.hingga terdengar bunyi hp nya.menandakan ada pesan masuk.
"Sona sayang cepat tidur ya,aku baru sampai rumah.I love you💖"
karena pesan itu,Sona merasa sedikit tenang dan mulai memejamkan matanya hingga tertidur.
__ADS_1