
Author
Garra adalah seorang arsitek ternama di kota ini,bahkan diluar negeri namanya juga sudah dikenal.maka dari itu hasil karyanya juga sudah banyak di kagumi di indonesia maupun diluar negeri.
Dia adalah warga asli Indonesia,Tapi karena sang ayah yang berasal dari Jerman,jadi mukanya terlihat bule gitu🤭.Ganteng kan?author jadi kesemsem nih.Usianya memang terbilang belum terlalu tua sih,yakni 30 tahun dan masih lajang pula.uwuww banget kan.
udah kaya,ganteng,gagah,masih lajang lagi.ASTAGAA
Di mansion baru
"Ini adalah istana kita sayang"
ucap Damor kepada Sona yang dari tadi bengong melihat sekeliling rumah dengan pandangan yang sangat takjub.Bagaimana tidak ini adalah sebuah mansion mewah yang sangat besar.
Dengan taman yang begitu luas,kolam ikan yang besar.
didalamnya juga ada kolam renang.Rumah ini berlantai dua.
"Mas apa kamu yakin,ini akan menjadi rumah kita?"
tanya Sona sambil matanya berkeliling melihat isi rumah eh ralat mansion itu.
"Tentu saja sayang,ini akan menjadi rumah kita,rumah kamu tentunya,karena aku membeli ini atas nama kamu"
jawab Damor seraya menelungkup rahang sona.Hingga membuat tatapan kedua mata mereka bertemu.
Damor memandang kearah Sona,tangan kirinya mulai merengkuh pinggang Sona yang kecil itu.Damor mulai mendekatkan wajahnya ke arah Sona hingga jarak 5 cm dari wajah Sona,Sona mengucapkan kata,lebih dibilang bisikan sih.
"Aku sangat mencintaimu sayang,sejak pertama kali aku melihatmu,apapun yang aku punya adalah milikmu"
Belum sempat Sona menjawab kata kata Damor,Damor sudah mendaratkan bibirnya ke bibir Sona,Damor ******* bibir Sona dengan sangat lembut.
awalnya Sona begitu kaget dan dia sontak membelalakkan matanya,tapi karena dia merasakan lumayan di bibirnya itu begitu lembut dan manis Sona lalu memejamkan matanya.mungkin Sona menikmati setiap lumayan yang diberikan Damor
Sona
hah,apa sih yang dilakukan mas Damor,tapi kok lama lama manis juga,baru pertama aku dicium seorang lelaki,oh ternyata begini ya rasanya,manis,enak.rutuk Sona dalam hati,ia bingung karena baru pertama kali berciuman,dia tidak tau harus berbuat apa hingga Sona hanya diam saat bibirnya dicium oleh Damor.
Damor
kenapa Sona diam saja,dia tidak membalas ciumanku.huh sungguh calon istriku membuatku gemas,arghh...dia membuat juniorku naik.gerutu Damor frustasi.
Karena gemas dengan tingkah Sona yang hanya diam dari tadi,Damor langsung membopong Sona menuju sofa depan tv di rumah baru mereka,dengan bibir yang masih terpaut tentunya.
Damor menggigit bibir bawah Sona hingga membuat Sona sedikit kesakitan.
"ahhhhhh,"
Sona sedikit membuka mulutnya,dan itu langsung menjadi kesempatan Damor untuk lidahnya menjelajahi setiap inci mulut Sona,bahkan lidah Sona pun bertautan dengan lidahnya.Tanpa di sadari Sona juga sudah membalas ciuman itu.ciuman pertama Sona yang sudah diambil Damor calon suaminya.
karena ciuman itu yang agak lama,Sona mulai kehabisan nafasnya,tapi tidak dengan damor,ciuman itu malah turun ke leher jenjang Sona.
"Mas"
Sona sedikit memekik,karena dia takut.baru pertama kali dia melakukan hal ini kepada seorang laki laki,meskipun laki laki itu adalah calon suaminya.
"maaf sayang,maafkan aku"
kata Damor dan langsung menegakkan punggungnya,dan dia menarik Sona hingga sekarang mereka duduk bersebelahan.
"mas,desainnya bagus banget ya?ini rancangan arsitek yang tadi ketemu di restoran ya?"
tanya Sona untuk memecah kecanggungan diantara mereka.
"siapa tadi namanya?"
__ADS_1
tanya Sona lagi.
"Garra,iya dia memang arsitek hebat.dan tampan."
jawab Damor dengan sedikit melirik Sona.
Damor masih ingat kejadian tadi,saat bertemu dengan Sona,Garra selalu menatap Sona dengan tatapan penuh arti.
flashback on
Walaupun sudah berada di dalam mobil di depan restoran tradisional itu,Sona masih memandang Garra arsitek itu.
Damor melihatnya dengan sedikit cemas.
begitu pula Garra dia dari tadi memasang Sona,bahkan saat bersalaman Garra menatap Sona dengan arti lain,itu membuat Damor cemburu.
flashback of
"mas,meskipun kita baru seminggu ketemu,tapi aku udah ada rasa sama mas Damor.aku nggak perduli kalaupun banyak laki laki lain di luaran sana,aku nggak perduli.
mas Damor itu adalah laki laki pilihan ayah,dan Sona bahagia dengan pilihan ayah"
Jawab Sona sambil memandang Damor.
"Jadi kamu nerima aku hanya karena ayah?"
tanya Damor kepada Sona.
"ya,Awal kita bertemu kan karena ayah mas,tapi berkat ayah juga Sona jadi sayang sama mas Damor"
jawab Sona sambil menunduk malu.
"benarkah?"
tanya Damor
kata Sona lagi
"terima kasih sayang"
ucap Damor sambil menarik tangan Sona dan mengecup keningnya lama.
"oh iya sayang,ayo aku tunjukkan kamar kita di atas,kamu mau lihat nggak?"
tanya Damor sambil mendongak ke atas dimana di sana terletak kamar mereka.
Di kamar atas terdapat 3 kamar di sana kamar pertama adalah kamar utama di rumah itu,kamar dengan desain interior klasik,berwarna lembut,warna merah muda dan putih.Di dalam kamar itu terdapat sebuah kasur king size dengan seprei warna putih bergambar awan biru muda,sebuah meja rias,lemari lemari besar berwarna putih.di dalam kamar itu juga terdapat sebuah kamar mandi besar,bahkan ukurannya sebesar kamar Sona di kampung.
balkon di kamar itu menghadap ke depan rumah,disuguhkan dengan pemandangan taman dan kolam ikan.
setelah mereka memasuki kamar
"mas,ini besar banget?apa ini kamar kita nanti mas?"
tanya Sona dengan mata yang berkeliling menelusuri setiap sudut di ruangan itu.
"iya sayang,ini akan jadi kamar kita"
jawab Damor seraya duduk di sofa yang ada di kamar mereka itu.
Sona masih berkeliling kamar itu,dia berjalan menuju balkon kamarnya,dia kagum takjub dengan desain interior kamarnya yang sangat berbeda dengan ruangan yang lain.ruangan yang lain mendominasi warna warna gelap klasik dan nampak elegan,warna coklat,hitam dan putih.
tapi kalau di kamarnya berwarna lembut,yaitu warna putih biru,warna kesukaan Sona.
Damor lalu berdiri dari duduknya untuk menghampiri Sona di balkon.
"apa kamu suka sayang?kalau ada yang membuat hati kamu tidak srek dengan desain interior kamar ini aku akan memanggil Garra untuk mendesain ulang kamar ini."
__ADS_1
kata Damor tepat di samping telinga sona.ya,kini posisi Damor sedang memeluk Sona dari belakang.
"nggak mas,justru aku begitu takjub dengan semua ini"
jawab Sona sambil berbalik menghadap Damor.
"Oh iya sayang,aku masih punya kejutan lagi buat kamu"
ucap Damor sambil menarik tangan Sona menuju satu lemari besar samping tempat tidur mereka.
"apa lagi mas,ini udah luar biasa banget"
jawab Sona sambil mengikuti arah Damor yang menarik tangannya.
Damor membuka lemari itu,di dalam lemari itu terdapat setelan jas yang biasa Damor gunakan untuk bekerja,kemudian dia membuka jas itu dan memencet sebuah tombol.kemudian sebuah pintu terbuka dari dalam lemari itu.
Damor menarik Sona masuk ke dalam ruangan yang ada di lemari itu,itu adalah ruangan yang sangat besar.di sana terdapat gaun gaun mewah,tas tas bermerek,sepatu,high hil,dan perlengkapan wanita lainnya.
"ini semua milik kamu sayang"
ucap Damor sambil memandang Sona.
tapi Sona bukan terlihat senang,tapi dia merasa cemas.
"tapi mas,ini berlebihan,aku nggak pantes menerima semua ini"
ucap Sona dengan mata yang berkaca kaca.
"apanya yang tidak pantas sayang,kamu pantas memiliki semua ini,kamu adalah wanitaku,istriku perempuan yang aku cintai"
ucap Damor meyakinkan Sona.
"aku takut kalau anak anak mas Damor menganggap kalau aku ini menikahi mas,karena harta mas"
jawab Sona sambil menunduk dam tak terasa dia menitikkan air mata.
"Lusa Reno akan kembali dari jerman untuk memantau restorannya di kota ini,aku juga akan mengundang key dan ika juga.aku ingin memperkenalkan mereka kepadamu Sona"
Damor menenangkan hati Sona dengan ingin memperkenalkan Sona kepada ketiga anaknya,sambil memeluk Sona.
"baiklah mas,semoga aja anak anak mas bisa nerima aku sebagai ibu nya,dan aku janji akan menganggap mereka anak,seperti teman juga,Karena bagaimanapun kita hanya berbeda sedikit umurnya.
jawab Sona yang sudah merasa agak tenang.
kemudian bunyi bel pintu berbunyi
"itu pasti pegawai go food nya udah dateng,ayo kita turun"
kata Damor sambil melepas pelukannya kepada Sona.
akhirnya mereka keluar dari kamar mereka nanti.Sona duduk di meja makan dekat dapur sambil menyiapkan piring dan sendok.sedangkan Damor pergi ke arah pintu dan membuka pintu untuk mengambil makanannya.
"terima kasih pak"
ucap Damor setelah dia menerima makanan ya.
"pembayarannya lewat aplikasi ya"
kata Damor lagi.
"iya tuan,terima kasih"
ucap pegawai go food,lalu melenggang pergi.
Damor dan Sona menikmati makan siangnya dengan sangat lahap dan hening,dan juga dengan sedikit bercanda.
****maaf ya,baru up lagi,karena anakku lagi rempong,udah bikin 1500 lebih kata ternyata dihapus anakku😭😭,kan jadi kesel.
__ADS_1
nantikan kelanjutannya ya,Sona akan di pertemukan dengan anak anak Damor,bakalan setuju nggak ya anak anaknya****???