Kastil Terkutuk

Kastil Terkutuk
bab 1 - Prolog


__ADS_3

Di pagi hari yang cerah. Matahari yang menyinari dunia, menghangatkan tubuh siapa saja yang sedang beraktivitas di pagi hari.


"Lea kamu mau berangkat jam berapa?" Tanya Tya.



"Iya Bu, Lea mandi nih." Ucapnya masuk ke kamar mandi.


"Kamu itu sebentar lagi kelas 3. Masa mau malas terus bangun pagi." Ucap Tya mulai cerewet.


"Iya Bu, ini kan udah bangun. Ini juga lagi mandi." Jelasnya kesal.


"Anggun bentar lagi dateng. Kamu belum siap gimana?" Tanya Tya lagi.


"Ini Lea mau pake seragam." Ucap Lea masuk kamar.


"Ini sarapan." Ucap Tya yang sudah memasak dan menghidangkannya di meja makan.


"Iya ibu. Oh iya, Lea lusa ada kelas renang." Ucap Lea yang sudah memakan sarapannya.


"Kamu sesekali bilang sama bapak." Ucap Tya yang sedang mencuci baju.


"Bapak dimana Bu?" Tanya Lea.


"Paling udah berangkat kerja." Ucapnya.


"Lea mau ikut ah kali-kali sama bapak." Ujarnya senang.


"Kemana?"


"Jalan-jalan Bu, kan bapak itu supir." Jawabnya.


"Lea!" Panggil Anggun.


"Sini Gun, sarapan nih sekalian." Ujar Lea.


"Sebenarnya gue udah. Tapi mau ah." Ucapnya masuk setelah membuka sepatu.


***


Pulang sekolah Lea dijemput ayahnya.


"Mau kemana pak?"


"Ikut bapak yuk, bapak mau ke kebun teh." Ujar Adit.


"Duh kemana ya Lea kok belum pulang." Ucap Tya cemas.


"Lea belum pulang Ya?" Tanya tetangganya.


"Iya."


"Paling sama ayahnya!" Ujarnya.


"Hallo Lea sama kamu pak?" Tanya Tya.


"Gak. Emang dia belum pulang sekolah?" Jawabnya mengerjai istrinya.


Lea menulis di diary dia senang bisa jalan-jalan ke kebun teh. Dilihatnya ayahnya sedang berbicara di telepon depan mobilnya. Beberapa menit yang lalu, mereka sudah sampai di kebun teh.


Dia mencurahkan segalanya pada diary. "Hari ini Lea bahagia banget bisa ke kebun teh sama bapak. Akhirnya Lea bisa jalan-jalan. 14 Juni 2009."


Setelah jajan mereka pun pulang.


"Bikin khawatir aja! Katanya gak ada!" Ucap Tya setelah melihat anaknya bersama suaminya.


Adit nyengir kuda. "Kenapa Bu?"


"Tuh bapak kamu!"


"Hmm?" Lea langsung masuk kamar tak menghiraukan.


Sementara itu, tetangganya tertawa karena kecemasannya itu. Dan dikerjai oleh suaminya.

__ADS_1


***


"Prang."


Suara pecahan piring terdengar. Lea buru-buru berlari masuk ke rumah, sepulang sekolah. Dilihatnya rumah berantakan seperti kapal pecah.


Akhir-akhir ini orang tuanya memang sering bertengkar. Tak peduli mereka bertengkar di depan anaknya sendiri. Membuat hati Lea sakit, bagai tertusuk duri di sekujur tubuhnya.


"Ibu! Bapak!" Panggil Lea.


Namun mereka mengabaikan Lea. Lea langsung masuk ke kamar dan menangis, dia mencurahkan segalanya ke buku diary nya. Lea sangat suka menulis, dia bercita-cita menjadi seorang penulis kelak.


Beberapa minggu kemudian.


Orang tua Lea resmi berpisah. Namun, Lea belum mengetahuinya.


"Bu! Lea kok jarang liat bapak ya?" Tanya Lea.


Mereka makan malam bersama di rumah berdua. Biasanya selalu bertiga.


"Kerja." Jawabnya singkat.


"Udah 2 minggu loh Bu. Bapak kan pulang tiap hari biasanya."


"Dia kerja jauh, ke Cianjur." Jelasnya berbohong.


"Kapan pulang?"


"Ibu gak tahu, udah makan aja." Jawab Tya.


Lea masuk ke kamar orang tuanya. Tya sedang ke warung. Lea mencari sesuatu untuk dapat menjelaskan kemana bapaknya pergi.


"Surat apa ini?" Tanya Lea.


"Surat perceraian? Cerai itu apa sih?" Tanya Lea tak mengerti.


Keesokan harinya.


"Ayo."


Mereka pun jalan-jalan ke taman. Rumah mereka di Bandung, kota yang sangat candu untuk bernostalgia.


"Bu!"


"Hmm?"


"Bapak beneran kerja di Cianjur?" Tanya Lea setelah duduk memakan es krim.


Hening.


"Sebenarnya ibu sama bapak, sudah berpisah." Jelasnya.


"Berpisah?" Tanya Lea.


"Iya, bercerai." Jawab Tya ragu.


"Cerai itu apa Bu?" Tanya Lea polos.


Tya tersenyum. Berhenti sebentar. "Cerai itu berpisah, dan tidak akan bersama lagi."


"Maksud ibu, Lea sama bapak gak akan bertemu lagi?" Tanya Lea berkaca-kaca.


"Bukan begitu. Ibu sama bapak sudah berpisah, dan tidak bisa tinggal bersama. Kita bisa menikah lagi dengan orang lain. Lea, masih bisa bertemu dengan bapak. Dan sesekali tinggal dengannya." Jelas Tya perlahan.


"Lea gak percaya." Ucapnya berlari menuju rumah.


Hari, hari pun berlalu. Tanpa hadirnya sosok ayah. Lea semakin kesepian, pasalnya dia lebih dekat dengan ayahnya ketimbang ibunya.


"Lea!" Panggil Adit di gerbang sekolah. Melihat Lea duduk termenung sendirian.


"Bapak!"


Lea berlari menghampiri ayahnya. "Bapak!" Peluk Lea.

__ADS_1


Lea dipeluk oleh ayahnya, pipinya diciumi oleh sang ayah.


"Lea kangen. Bapak kemana aja?" Tanya Lea.


"Lea udah tahu kan? Bapak sama ibu udah pisah?" Tanya Adit.


"Jadi, itu beneran pak?"


Adit mengangguk. "Bapak pasti sering temuin Lea ke sekolah."


Lea terdiam sebentar. Lalu tersenyum. "Ini buat jajan. Lea simpen ya." Ucapnya memberikan uang selembar seratus ribu.


Beberapa hari. Adit sering menemui Lea di sekolah.


"Lo kayak bayi aja. Dicium-cium gitu sama bapak Lo!" Ejek teman sekelas Lea. Dito namanya.


"Heh Dito! Itu tandanya ayah Lea tuh sayang banget sama Lea. Itu bentuk perhatian ayah ke anaknya!" Bela Anggun.


Lea hanya diam. Dia malu, tapi dia sangat menyukai ayahnya manja padanya.


"Lea!"


Lea sedikit menghindar akibat cemoohan teman-teman sekelasnya.


"Lea! Ini bapak!"


***


1 tahun kemudian.


"Lea. Bapak kamu udah nikah lagi." Ucap Anggun.


"Lo tahu darimana?" Tanyanya syok.


Mereka bermain berdua di rumah pohon dekat rumah Anggun.


"Gue liat, dan dapet kabar dari bapak gue." Ujarnya.


"Lea bakal telepon bapak!" Ujarnya menuruni tangga.


Sesampainya di rumah. "Hallo bapak!"


"Kenapa nak?"


"Bapak udah nikah lagi?" Tanya Lea.


"Iya, jadi nanti kamu gak perlu ke kontrakan bapak, kalo main. Kamu bisa ngindep di sini. Nanti bapak jemput."


"Kok bapak gak bilang?"


"Bapak belum sempat nak."


"Udah beberapa minggu, kok gak sempat?"


"Maaf ya nak."


"Tut.. Tut..."


Lea mematikan hp nya. Dia menangis kecewa, harapannya agar orang tuanya rujuk kembali telah pupus. Dia menulis semua keluhnya pada buku diary nya.


***


Visual💐


Lea dan Leo🫶🏻🫶🏻





Bagaimana kelanjutannya kisahnya? Yuk ikuti perjalanannya 🦋🦋🦋

__ADS_1


__ADS_2