Kastil Terkutuk

Kastil Terkutuk
bab 16 - Zee


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian.


Lea akhirnya melahirkan. Lea cuti kuliah dan mengambil kelas online.


"Dor... Dor..."


"Suara apa itu?" Tanya Lea, yang sudah membaringkan anaknya.


Lea membuka pintu lemari. Ternyata, di balik lemari tersebut ada ruangan bawah tanah. Lea terus menyusuri tangga tersebut. Sampai ke dasar tanah. Lea menemukan cahaya terang, kemudian masuk ke dalam.


"Msr. Zee?" Tanya Lea terkejut.


"Lea? Akhirnya kamu kemari!" Balas Zee.


"Maksudnya msr.? Apa ini?"


"Aku adalah raja dari masa lalu. Dan aku kekal hingga kini. Aku penguasa alam gaib."


"Pak Zee? Bapak sedang berlatih teater?" Tanya Lea polos.


Lea kembali informal.


"Lea jangan main-main! Kamu adalah ratu yang telah tiada 1000 tahun lalu!" Jelasnya.


"Bapak semakin mengada-ada yah? Maaf saya sedang sibuk, permisi!"


"Brak..."


Pintu pun tertutup rapat. Membuat Lea binggung dan takut.


"Pak Zee!"


"Kamu harus kembali padaku Lea!"


"Apa maksudmu pak?"


"Kamu adalah pendamping ku, di masa lalu. Dan selamanya!" Jelas Zee.


"Saya sudah menikah pak, dan punyai anak. Apakah bapak tega merusak rumah tangga kami?"


"Hahahaha... Kamu pikir semua itu nyata? Tidak Lea, kamu seharusnya berada di dunia ku. Bukan di dunia mereka!"

__ADS_1


"Cukup pak Zee, itu semua tidak lucu dibuat lelucon."


"Kau! Kau yang sedang stand up komedi!"


"Aku rajanya dan kau ratunya. Mengapa sulit untuk memahaminya Lea?"


"Pak Zee , kita tidak bisa bersama. Dan tidak lucu jika pak Zee menjadikan aku alat, untuk berlatih teater begitu."


Lea pun membuka pintu tersebut. Dan masuk lagi ke kastil nya.


Sementara itu, Zee murka. Semua bawahannya dia musnahkan. Tanpa terkecuali, hanya tersisa dia seorang.


***


"Darimana kamu? Kok Stive ditinggal?" Tanya Leo yang baru pulang kuliah dan kerja.


"Dari bawah. Ternyata, lemari itu adalah ruangan tersembunyi. Di sana ada ruang bawah tanah bang, selain itu..."


Lea menceritakan semuanya.


"Jangan bercanda Lea!"


"Untuk apa bang? Aku serius!" Jawab Lea marah.


Lea pun menuruti kemauan suaminya.


Keesokkan harinya.


Mereka kembali ke ruangan, di balik lemari. Ternyata memang benar, ada ruang bawah tanah. Tetapi, tempat yang mereka kunjungi itu sepi.


"Kamu bisa lihat apa yang Lea lihat kan bang?" Tanya Lea menggendong anaknya.


"Iya, aneh sekali. Biasanya, abang gak bisa lihat."


"Mana pak Zee?" Tanya Leo.


"Itu dia!" Tunjuk Lea melihat Zee sedang termenung, di pojok singgasana nya.


"Kalian? Mau apa kalian kemari?" Tanya Zee.


"Pak Zee, apa kabar?" Tanya Leo, tanpa menjawab pertanyaannya.

__ADS_1


"Jangan banyak basa-basi. Saya adalah raja kekal dari masa lalu, hingga kini. Lea adalah ratu Alexander Lemos. Sedangkan saya adalah Zeelenberg." Jelasnya.


"Apa yang anda bicarakan, pak Zee?" Tanya Lea.


"Kamu memang, sudah meninggal ribuan tahun lalu. Dan kembali lagi, sebagai Lea!" Jawabnya.


"Lihat itu bang, pak Zee terus membicarakannya!" Jawab Lea.


"Apa buktinya?" Tanya Leo.


Zee pun menunjukkan buku kuno, dan lukisan kuno. Ternyata, memang benar Lea dan Zee ada di lukisan abad ke 1. Mereka memakai pakaian pengantin kerajaan.


"Apa ini?" Tanya Lea syok.


"Mungkin saja itu mirip dengan Lea, tetapi memang beda orang." Sanggah Leo.


"Apa tahu nya kamu soal ini? Kamu hanya baru lahir sekali, dan saya ribuan tahun kekal." Jelasnya.


"Pak Zee, tenanglah. Katakanlah saya memang ratu Alexander Lemos, lalu apa bedanya? Saya bukan lagi dia? Saya Lea, dan sudah berkeluarga. Jadi, saya mohon. Pak Zee, bisa mengerti." Jawab Lea.


"Mengerti? Aku harus mengerti kalian? Sedangkan aku, ribuan tahun lamanya. Menunggu kamu kembali!" Jawab Zee.


"Lantas, harus bagaimana?" Tanya Leo mulai meninggikan suaranya.


"Kembalikan Lea padaku! Maka semua akan baik-baik saja." Jawab Zee santai.


"Saya tidak bersedia." Jawab Lea.


"Saya juga, tidak setuju." Tambah Leo.


"Jika begitu, jangan harap kalian bisa hidup damai." Jawab Zee dan kemudian ia menghilang bagai buih di lautan.


***


Visual🔥🔥🔥


Zee 🫶🏻



__ADS_1




__ADS_2