
Senin hari paling malas bagi para murid untuk mengikuti kegiatan rutin apel bendera kecuali kalau hujan, baru di tunda hingga ke minggu depan.
Di Perumahan lantai 2 seorang ibu berusaha membangunkan putri nya.
" Kate wake up! " Panggil Manda membangunkan.
" 5 menit lagi mah" Jawab nya dengan malas.
" Tidak ada 5 menit sudah pukul 6:30 Kate! " Ucapnya dengan tegas. Membuat yang di bangunkan langsung terperanjat kaget.
" Njing! " Umpatnya membuka mata langsung bangkit dari tidurnya, berlari ke kamar mandi.
" Heh b*bi, Mulutnya gak berfilter!!" Teriak Manda.
" Mamah juga" Balasnya di kamar mandi.
" Makanya kalau habis sholat subuh itu langsung mandi jangan malah tidur lagi" Ujar Manda.
" Gak kuat mah dingin" Jawab Kate dari dalam kamar mandi.
" Mamah tunggu di meja makan " Ujar Manda.
Katerina Alexandria gadis itu berusia 17 tahun dan sekarang duduk di kelas Ix ips1 dengan sikap random nya. Hampir setiap hari keluar masuk ruangan Bk. Meski begitu Kate merupakan siswa yang berprestasi baik akademik maupun non akademik.
" Morning epribadeh ! " Teriak Kate turun menuju meja makan.
Di sana sudah ada ayahnya Ardi Bagaskara, Mamah Manda lengkapnya Amanda Luis. Serta seorang lelaki tampan Karel Alexander, Kaka satu satunya Kate. Karel berusia 20 tahun 3 tahun lebih tua dari Kate Karel sekarang juga sedang kuliah, jurusan ekonomi bisnis. Sambil sesekali membantu Ardi di kantor.
" Monyet hutan teriak-teriak mah" Ejek Karel.
" Heh kalau gue monyet berarti lo! abangnya monyet, hahaha" Balas Kate di sertai tawanya.
" Ck, mah Kate adik durhakim" Decak kesal Karel selalu kalah debat sama Kate. Mengadu pada Manda.
" Jauh-jauh dari istri ku" Ujar Ardi. Menatap Karel tajam.
" Ini lagi udah tua masih saja posesif " Kata Karel.
"Suami ku tak tua ! " Bantah Manda.
Ardi tersenyum senang mendengar pembelaan dari Manda.
" Aduh mama sayang, belanja nanti ayah tambah" Puji Ardi pada Manda.
" Makasih ayah sayang" Peluk Manda.
" Dunia terasa milik mereka"sindir Kate
" Kita mah cuma ngontak " Sahut Karel.
" Gue cuma ngekos,hahahaha" Kata Kate.
" Iri! makanya cari pasangan jangan Jones dong kalian " Kata Manda dengan mengejek.
" Sorry layau Kate mah bukan jones tapi jokes" Ujar Kate.
." Apaan tuh ? " TanyaManda.
" Jomblo berkelas " Jawab Kate bangga.
" Kelas akut mah, hahahhaa" Sahut Karel. Dengan tawanya.
" Ck, mending Kate, berangkat dari pada debat sama. Keluarga toxic" Kata Kate mengambil roti dengan selai stroberi.
__ADS_1
" Toxic pala lu" Ucap Manda. Menoyor pala Kate.
" Lo pasti telat 15 menit lagi jm 7" Ujar Karel.
" Telat dikit gak papa kan yah" Kata Kate.
" Terserah, toh yang sekolah bukan ayah" Jawab Ardi.
" Hehehe Kate pamit. Mah , yah, abang yang ganteng cuma seperempat " Pamit Kate masih sempat-sempatnya mengejek Karel.
" Jangan ngebut" Kata Manda
" Oke mah" Jawab Kate.
" Assalamu'alaikum " Ucap Kate.
" Waalaikumsalam " Jawab mereka kompak.
" Gue sumpahin lo ketimpuk mangga tetangga !! " Teriak Karel.
" Gi simpihin li kitimpik minggi" Gumam Kate menyenye Karel.
Kate berangkat sekolah menggunakan motor ninjanya. Kate mengendarai motornya dengan santai sambil, kurang lebih 17 menit Kate akhirnya sampai di sekolah.
Gerbang sekolah sudah di tutup 5 menit yang lalu.
" Pak Suryo..buka!! " Teriak Kate.
" Walah non Kate, tapi hari telat " Kata pak Suryo.
" Hehehe, biasa jadwal padat pak tadi malam" Ujar Kate.
" Jadwal apa non? " Tanya pak Suryo.
" Derakor? " Heran pak. Suryo sambil membukakan pagar sekolah. Kate pun bersiap melajukan motornya. Baru juga masuk teriak seorang guru menghentikan nya.
" Katerina Alexandria, telat lagi!! " Kata seorang guru yaitu pak Kardi seorang guru bk.
" Hehe, baru juga 5 menit pak " Ujar Kate menjawab dengan sela tawanya.
" Cepat baris lapangan" Kate pun meninggalkan tasnya di atas motor dan langsung menuju lapangan.
" Telat lagi lu b*bi" Kata Harry teman sekelas nya Kate.
" Udah tau pakai nanya lagi lu harry Potter " Ujar Kate.
'Hiduplah Indonesia raya........
Dan upacara bendera pun selesai.
" Pengumuman, untuk nama yang bapak sebutkan tinggal dulu di Lapangan,Zidane,Katerina Alexandria, Jovan hirawan, Rizaldi"
" Nama lo selalu masuk urutan bestie " Ujar Diana bangga. Dengan 2 jempol nya
" Kayanya pak Kardi fans berat gue " Kata Kate.
"Mana ada fans ngasih hukuman, yang ada tu ngasih barang branded, pulau" Sahut harry.
" Lu pikir gue idol k-pop" Kata Kate.
" Kamu idol di hatiku baby" Ucap. Harry dengan genit
" Njing, jijik gue nge" Ujar Kate seolah olah muntah.
__ADS_1
"Gue kesana dulu ye sebelum tuh pak Kardi mencak mencak ke reoq " Ujar Kate.
Setelah upacara selesai para murid kembali ke kelas masing-masing, kecuali 4 orang yang di sebutkan tadi tetap tinggal di Lapangan.
" Cepat pak apa nih hukumannya panas ege? " Tanya Kate pada pak Kardi.
" Sebagai hukumannya lari keliling lapangan 30 kali, setelah itu langsung masuk kelas" Uajr pak. Kardi.
" Gampang itu mah" Kata Kate. Sudah terbiasa menjalaninya.
Kate dan ke 3 murid lainnya pun langsung menjalankan hukuman.
Baru tiga putaran, nasib sial menimpa Kate, kakinya tak sengaja menginjak kulit pisang dan akhirnya dia tergelincir, yang lebih sial lagi. Kepala nya langsung membentur pot bunga. Yang terbuat dari semen. Dan darah langsung mengalir keluar.
," Agrhhhh ban* ke" Rintih Kate. Langsung di kerubungi para murid.
" Astaga Kate !! " Tariak Diana.
" Ambulan woy!! " Panik Harry langsung mengangkat Kate.
" Pelan! Sakit kambing" Ujar Kate.
" Sorry " Ujar Harry.
" Ke mobil bapak " Kata pak Kardi ikut panik.
Harry pun menggendong Kate berlari menuju mobil. Membawa Kate ke rumah sakit.
" Njir apa gue bakalan mati cuma gara-gara kulit pisang gak estetok banget sih gue matinya" Batin Kate merasa nafasnya mulai sesak.
"Kate, Kate jangan mati dulu Kate, surat wasiat belum lo tulis semua harta belum lo serahkan ke gue" Kata Diana masih sempat sempat nya bercanda.
" Si *njing" Umpat Kate.
" Teman durhakim lo" Kata Harry.
"Kate minta maaf ayah mamah, ka Karel " Lirih Kate, hingga pandangannya mulai menggelap dan kesadaran nya mulai hilang.
Sementara di rumah sakit seorang gadis terbaring lemah setelah jatuh ke kolam renang , serta kepala yang di balut perban akibat benturan saat dia terjatuh.
Di ruangan tersebut di jaga seorang wanita paruh baya, yang selalu menemani nona muda nya, ia adalah bi lala yang sudah bekerja 9 tahun di kediaman keluarga Given.
" Bangun non" Ujar bi lala menatap sendu nona muda nya yang sudah 2 minggu terbaring di brankar.
" Apa gak cape non" Kata bi lala lagi. Siapa tau nona mendengar ucapnya .
Hingga bi lala tak sengaja melihat jari jari nona mudanya bergerak.
" Non non" Panggil bi lala.
" Uueegghh" Leguhnya sekaligus membuka matanya.
" Non non sadar juga akhirnya" Ucap bi lala.
" Sebentar non bibi panggilkan dokter dahulu" Kata bi lala langsung keluar memanggil dokter.
" Gue masih hidup" Gumamnya. Setelah membuka mata.
" Siapa orang tua tadi " Pikirnya lagi.
" Gue mau pipis " Katanya mencoba ke kamar mandi berjalan perlahan. Karena masih lemas.
" Arghhhhhh" ......
__ADS_1