Katerina Transmigrasi

Katerina Transmigrasi
Rebutan Kate


__ADS_3

Di SMA Cakrawala.


" Udah seminggu gak sih Fariz gak masuk " Kata Putra


" Ya kan dia juga udah izin ada kepentingan keluarga " Sahut Chen .


" Sekolah juga punya keluarga dia, mau libur satu semester pun gue yakin gak. Masalah" Kata Chen lagi.


" Iya sih, tapi udah seminggu ini juga gue gak liat adik lo Kal? " Ujar Denis.


" Siapa? Adik gue Vio ada kok" Jawab Kalandra menyelus rambut Vio di samping nya.


" Bukan Vio tapi Kate! " Ucap Denis.


" Gue gak tau di rumah juga gak ada balik tuh anak, gak perduli juga gue " Jawab Kalandra.


" Gue cuma pesan sama lo, jangan terlalu membenci Kate kal, siapa tau nantinya lo bakal nyesal gimanapun Kate adik kandung lo " Denis memberi nasehat pada kalandra.


Kadang Denis merasa kasihan pada Kate yang di perlakuan kasar oleh keluarga nya sendiri tapi terkadang dia juga kesal dengan sikap caper Kate yang kelewatan.


Namun Denis pikir Kate berbeda setelah keluar dari rumah sakit tepatnya setelah Kate mengalami amnesia.


Di rumah sakit.


Tepat hari ini Kate sudah di perbolehkan dokter pulang setelah 1 Minggu di rawat. Mukanya pun juga sudah mengering dan sembuh cuma masih ada bekasnya saja lagi yang belum hilang.


" Lo gak sekolah lagi? " Tanya Kate Pada Fariz.


" Gak " Jawab Fariz santai.


" Kenapa udah seminggu lo" Ujar Kate merasa tak enak 1 minggu ini Fariz terus menjaganya di rumah sakit paling sesekali di tinggalnya pulang sebentar itu pun cuma buat ngambil baju ganti.


" Gak papa, toh sekolah juga milik keluarga Jovano " Jelas Fariz..


" Iyakah baru tau gue " Kata Kate.


" Bukan nya baru tau lo aja yang amnesia " Kata Fariz. Memotong buah apel untuk Kate.


" Hehe iya ya " Ujar Kate terkekeh, padahal kan dia amnesia itu cuma pura-pura agar mereka tak curiga dengan perubahan Kate yang mendadak.


"Hari ini jadi pulang kan gue udah bosen " Keluh Kate.


" Kita tunggu bunda sama ayah dulu ya, katanya mereka mau jemput lo" Ujar Fariz.


Ceklek pintu kamar Kate terbuka, Livina dan Alvero masuk.


" Yuhuuuuuu bunda datang Kate " Teriak Livina.


"Huussttt bun ini rumah sakit bukan hutan" Tegur Alvero.


" Hehehe, sorry yah, habisnya aku senang tau Kate udah bisa pulang jadi kan aku ada temennya di rumah" Kata Livina.


" Si paling gak sabaran, baru aja di omongin kan datang" Ujar Fariz pada Kate.


" Kenapa nungguin kami ya? " Tanya Livina.


"Iya bun gak sabar mau pulang katanya" Jawab Fariz.


" Ayo pulang " Ajak Alvero.

__ADS_1


" Let's go" Ucap Kate semangat.


2 buah mobil mewah melaju meninggalkan rumah sakit , tak butuh waktu lama menempuh perjalanan. Kedua mobil itu pun berhenti di depan sebuah mansion mewah, sudah 2 kali dengan ini kate melihat dan masuk ke dalam mansion tetap saja dia tak bisa menyimpan kekaguman nya dengan interior mewahnya.


" Jiwa missqueen gue kembali bergejolak" Batik Kate.


" Ayo masuk yank" ajak Fariz menggenggam tangan Kate.


Kate menurut dan berjalan beriring dengan Fariz. Dengan bergandengan tangan.


" Kate duduk dulu sayang, bunda tinggal buatin minum dulu ya" Kata Livina menarik Kate menuju sofa. Fariz dengan berat hati melepaskan genggaman tangannya dari tangan Kate.


" Gak perlu repot-repot bunda " Kata Kate tak enak.


" Gak repot kok bunda " Ujar Livina


Setelah Kate di tinggal Livina ke dapur untuk membuat minuman , Fariz menyusul Kate dan langsung duduk di samping nya. Dengan kepalanya di senderkan me bahunya Kate.


" Dasar manja" Ucap Alvero tersenyum jahil menatap tingkah manja Fariz pada Kate.


Sedangkan Kate memutar bola matanya malas, dengan tingkah Fariz mau di larang pun juga gak guna, tapi dalam hatinya senang, Fariz bucin padanya.


" Gue suka nih cogan model begini dingin-dingin tapi sama pawangnya manja" Batin Kate.


" Padahal baru beberapa hari gue di sini, udah dapat pacar aja Sultan lagi, jackpot ini mah" Sambung Kate.


Tak lama Livina datang dengan membawa nampan berisi segelas oren juss dan secangkir kopi , untuk Alvero.


" Di minum ya! " Ujar Livina menyimpan 2 minuman di atas meja lebih tepatnya di depan Kate dan Alvero.


" Makasih bun" Ucap kate.


" Buat Fariz mana bun? " Tanya Fariz.


" Bikin sendiri lah, punya tangan kan!" Sinis Livina.


" Bunda gak adil" Kesal Fariz dengan tingkah Livina dia sudah seperti anak pungut kalau begini. Kate mencoba minum yang di bawakan oleh Livina karena dia juga merasa haus setelah Kate minum ,akhirnya Fariz juga ikut minum minuman nya Kate.


" Fariz itu kan minuman buat calon menantu" Dengus kesal livina.


" Bunda sama anak sendiri jangan gitu dong " Ujar Fariz.


" Kita pulang ke apartemen yuk yank" Ajak Fariz pada Kate. Fariz ingin pergi dari mansion keluarganya


" Mau kamu bawa kemana menantu bunda ? " Tanya Kate.


" Pulang lah ke apartemen " Ujar galeri.


" Gak boleh Kate tinggal di sini aja Fariz" Jelas Livina.


" Rasanya gak betah bunda jadi cerewet" Ujar Fariz


" Pokonya Kate tinggal di mansion aja" Kekeuh Livina.


" Apartemen " Kata Fariz.


" Mansion "


" Apartemen "

__ADS_1


" Mansion " Debat keduanya tak mau mengalah.


" Heh kenapa malah jadi rehutin gue sih" Batin Queen .


Fariz saat ini tengah membujuk Livina supaya memberikan Kate tinggal di apartemennya saja.


" Kalo di apartemen kan lebih dekat sama sekolah bun" Kata Fariz.


" Tapi kan kalian belum sah gak boleh tinggal berdua saja" Larang Livina.


"Kami tau batasan kok bun" Bujuk Fariz.


"Tapikan bunda gak mau jauh dari mantu bunda "Kekeuh Livina pada pendirian nya.


" Kamu mau tinggal di apartemen Kate ? " Tanya Livina.


" Mau bun, Kate terserah Fariz " Jawab Kate, mana berani dia menolak permintaan Fariz.


" Kan bun Kate nya aja mau" Kata Fariz.


" Ya sudah tapi sering-sering ya ke sini" Ujar Livina akhirnya mengizinkan Fariz dan Kate tinggal di apartemen saja.


" Ya udah Fariz sama Kate pamit ya bun, pulang ke apartemen " Pamit Fariz, takut Livina berubah pikiran lagi nantinya.


" Kok cepet banget " Kata Livina.


" Biarin aja bun mereka pulang, kasian juga Kate belum ada istirahat " Jelas Alvero.


" Baik lah" Ujar Livina mengalah.


" Kami pulang bunda, ayah " Pamit Kate.


" Hati-hati sayang " Kata Livina.


Akhirnya Kate dan Fariz pulang ke apartemen, dengan menggunakan mobil. Di tengah jalan Kate teringat kalau dia gak punya baju di apartemen Fariz.


" Gimana kalo kita ke mall dulu sebelum pulang " Ajak Kate.


" Lo mau belanja ? " Tanya Fariz pada Kate.


" Iya kan di apartemen lo gak ada baju gue " Jawab Kate.


" Ada kok" Ucap Fariz.


" Hah? Bener? Tanya Kate.


" Beneran , gue udah beli semua, perlengkapan buat lo" Jawab Fariz, memang benar jauh hari Fariz sudah menyiapkan keperluan Kate di apartemen nya. Karena Fariz memang berencana membawa Kate tinggal di apartemen nya.


" Ya ampun baik banget sih pacar gue" Ucap. Kate.


" Kasih hadiah dong yank" Kata Fariz.


Cup


Kate memberi sebuah kecupan untuk Fariz.


"Makasih sayang" Ucap Kate.


Sudah di beri kecupan di panggil sayang pula, membuat Fariz salting membeku di buatnya.

__ADS_1


__ADS_2