Katerina Transmigrasi

Katerina Transmigrasi
Transmigrasi?


__ADS_3

" Gue mau pipis " Katanya mencoba ke kamar mandi berjalan perlahan. Karena masih lemas.


" Arghhhhhh"


" Siapa dia " Ucap Kate sedang berkaca tapi yang nampak bukan wajah nya sendiri. Kate memegang pipinya


" Bener itu gue njir" Ujar nya.


Plakkk


Kate menampar pipinya sendiri


" Aaawwwww beneran gue " Pekiknya.


" Tapi bukan wajah gue, apa gue bertransmigrasi? " Pikir Kate.


Melupakan bahwa dia tadi ingin pipis ke kamar mandi.


" Tapi ni wajah cantik bet cok" Ujar nya bicara sendiri.


" Ko gue pusing " Katanya memegang kepala mulai pening.


Brukkk


Kate jatuh pingsan di toilet yang pintunya masih terbuka.


." Astagfirullah non Kate " Pekik bi lala yang masuk beserta dokter


Alam bawah sadar KateKate


" Halo Kate " Sapa seorang gadis.


" Siapa lo dimana ini? " Tanya Kate.


" Eh ko gue kenal ya tuh muka," Pikir Kate " Njing wajah di kaca, siapa lo" Tunjuk Kate.


" Namaku juga Kate, lengkapnya Katerina Alexandra Given" Ucap. Gadis tersebut.


Visual Kate



"Nama kita hampir sama cok" Ujar Kate.


" Gue minta tolong Kate balaskan dendam gue sama sudara tiri gue serta mamanya " Kata gadis itu.


" Apa setelah gue balasin dendam lo, gue bakalan balik lagi ke tubuh gue" Ujar Kate


"Maaf lo udah mati tubuh lo juga udah di kubur" Jelas gadis itu, tolong ya gue mohon gue pengen ayah sama abang sayang lagi sama gue " Ujar nya.


" Kenapa jadi gue ? " Tanya Kate


" Karena gue udah gak sanggup " Kata Alexa


" Baiklah gue bakalan bantuin lo" Kata Kate.


" Terimakasih sekarang tubuh gue sepenuhnya milik lo, selamat tinggal " Ujar gadis tersebut.


Cling.... Gadis itu menghilang.


" Ko ngilang, masalahnya ape woy" Ujar Kate.


"Njing lo belum ngsih gue ingatan lo" Umpat Kate kesal.


" Woy, Kate " Panggil nya.


Cling .


"Arghhhhh" Kate berteriak kaget.

__ADS_1


Tubuh Kate serasa di sedot dengan keras. Setelah itu Kate pun kembali, dan membuka matanya.


"Non akhirnya bangun" Ucap bi lala.


" A-ir " Ucap Kate dengan serak.


Bi lala lun sigap mengambil kan air yang ada di nakas samping ranjang Kate.


" Makasih" Ucap Kate.


" Anda siapa? " Tanya Kate.


" Non tak mengenal bibi? " Tanya bi lala.


" Tidak! " Jawab Kate.


," Dokter " Panggil bi lala.


" Apa ada Ingat nama lengkap anda ? " Tanya dokter.


" Katerina Alexandria " Jawab Kate tanpa sadar.


" Nama non itu Katerina Alexandra Given" Sahut bi lala.


" Iya kah? " Tanya Kate.


" Jadi kesimpulan nya nona Katerina mengalami amnesia" Jelas dokter.


." Astagfirullah non" Sedih bi lala.


" Ini bi lala non asisten rumah tangga di rumah" Ujar bi lala.


" Tarus orang tua saya mana bi? "Tanya Kate


Itu," Ucap ragu bi lala seraya menggaruk tengkuknya yang tak gatal sama sekali.


" Bisa di jelaskan tentang siapa saya bi? " Tanya Kate.


" Kenapa? " Heran Kate.


" Karena mereka beranggapan nona lah penyebab nyonya meninggal dunia akibat melindungi nona" Jawab bi lala menatap nona kudanya sendu.


" Bukan salah Kate, emaknya sendiri yang lindungi dia" Batin Kate.


" Terus lanjut bi" Kata Kate.


" Nona juga punya ibu tiri bernama Mauren, dan seorang adik tiri bernama Viona Denada, mereka sangat jahat pada nona " Jelas bi lala.


" Iya bi makasih udah di jelasin" Kata Kate.


Esok Harinya Kate sudah di perbolehkan pulang dengan di jemput bi lala dan mereka berdua pulang dengan naik taxi.


" Masih lama bi? " Tanya Kate.


" Bentar lagi non " Jawab bi lala.


Taxi yang di tumpangi Kate dan bi lala memasuki halaman rumah yang sangat luas mungkin ini yang di sebut mansion. Hingga mereka berhenti di depannya


"Beuh, orkay lo Kate ternyata, lebih kaya dari keluarga asli gue, Tuhan memang adil" Batin Kate.


" Ayo masuk non" Ajak bi lala.


Setelah turun dari taxi Kate Celingukan ke sana kemari.


" Non Kate " Panggil bi lala lagi.


" Eh, iya bi" Jawab Kate. Ikut masuk ke dalam mansion. Decak kagum tak dapat Kate sembunyikan. Semua Interior mewah , dan tentunya mahal.


" Tuh vas bunga kalau gue jual bisa dapat cuan, mayan buat jajan" Batin Kate melihat dalam mansion penuh barang mahal.

__ADS_1


Di ruangan tamu terdapat kakaknya Kate , Kalandra Given



serta 4 orang temannya.


Denis Irwin



Chen li.



Putra Andrew



Fariz Jovano



. Mereka berlima sering di panggil dengan sebutan EAGLE DEAD geng motor yang mempunyai lebih dari 300 orang. Dengan 5 inti yang di ketuai oleh Fariz Jovano.


Dan kalian tau Viona Denada



adik tirinya Kate adalah princess nya eagle dead, kesayangan mereka , mereka selalu beranggapan Vio itu polos, lemah, hingga mereka selalu berusaha untuk melindungi nya. Mereka ber 6 sekolah di SMA cakrawala. Kelas 11, begitu pula Kate juga sama. Cuma beda kelas Kate kelas IPA 1 sedangkan mereka kelas ips 2 .


Ke 6 orang di sofa ruang tamu semua memandang ke arah Kate tepat saat Kate baru masuk. Mereka kira pastinya Kate akan mendatangi mereka dan mencari perhatian.


Namun ternyata mereka salah.


" Bi kamar aku dimana ? " Tanya Kate pada bi lala.


" Mari non bibi antar" Kata bi lala


Kate dan bi lala pun langsung naik tangga menuju lantai 2 . Sebenarnya Kate sadar bahwa di ruang tamu ada beberapa orang yang terus menatap ke arahnya, ingin menyapa? Buat apa pikir Kate toh dia gak kenal juga.


" Kate seperti nya berubah njir " Ujar Chen .


" Iya gue juga ngerasa, biasanya kan dia bakal nyamperin kita kita trus nyari perhatian " Sahut Denis.


" Nomplok kek lintah, kuat banget " Kata Chen.


" Mandang juga enggak" Ujar Putra.


" Otaknya udah geser kayaknya" Kata Chen.


" Gak boleh gitu ka Chen" Ucap polos Vio.


" Aduh princess kita ini baik banget sih" Ujar Chen. Mengelus kepala Vio.


" Cih, gue gak peduli paling itu salah satu triknya cari perhatian" Kata Kalandra.


Di dalam kamar Queen terkagum-kagum senang, selera Katerina Alexandra gak jauh beda dengan seleranya. Dengan cat putih perpaduan lilac , tatanan dekor yang pas dimana.


" Widiw, besar juga nih kamar " Senang Kate .walaupun sebenarnya Kate belum tau bahwa kamar Vio bahkan lebih besar dari kamarnya. Mata Kate tertuju pada 1 ponsel di atas .


" Ponselnya boba dong" Kata Kate.


Beruntung membuka kuncinya hanya dengan deteksi wajah cukup menatapnya. Jadi Kate tak perlu susah susah berpikir cara membukanya.


" Yah gue ingat mending gue cari tuh si dairynya Alexa, siapa tau dapet penjelasan " Ujar Kate. Mulai mencari di meja belajar laci-laci, tapi tak. Menemukan yang di carinya.


" Apa dia gak punya dairy? " Pikir Kate.


" Masuk akal sih sekarang kan jaman gadget tinggal taro di status aja" Kata Kate lagi.

__ADS_1


." Jadi gue harus apa? , hah mending gue tidor" Kata Kate merebahkan tubuhnya ke kasur.


,


__ADS_2