Katerina Transmigrasi

Katerina Transmigrasi
Calon mantu


__ADS_3

Pagi ini Kate berangkat sekolah sendiri menggunakan motor yang baru saja kemarin dia beli. Dan hari ini juga Kate berangkat sekolah sendiri, karena Fariz sedang ada urusan yang harus di selesaikan Kate pun tak tau apa itu. Tapi Fariz berjanji akan menjemput nya nanti sepulang sekolah.


Saat pelajaran terakhir Kate berniat bolos hal baru saja dia ingin memanjat pagar belakang eh malah ketauan seorang guru dan di hukum lari di lapangan upacara 30 kali putaran.


" Pak udahan dong larinya" Kata Kate,padahal cuma 30 putaran mah gampang bagi Kate yang masih berada di raganya semula, tapi sekarang baru 10 putaran dia sudah ngos-ngosan, mungkin karena fisik Alexa yang lemah kurang olahragap pikir Kate.


" Gak ada baru 11 putaran udah protesprotes, makanya jangan bolos " Omel pak Iwan di pinggir lapangan mengawasi.


" Ya kali pak 30 gempor saya, sya minta maaf deh pak, tapi bapak tau kan walaupun saya bolos nilai saya masih tetep tinggi kok" Ucap Kate yang terengah-engah kelelahan.


" Njirrrr pak Iwan ngasi gue hukuman gak nanggung " Gumam kate.


" Pak udahan ya bisa pingsan Saya! " Teriak Kate,


" Ya sudah kalau gitu sebagai ganti nya kamu berjanji tidak akan bolos lagi" Ujar pak Iwan.


" Iya Pak saya janji gak akan bolos lagi" Kata Kate.


" Lemes banget yang semangat dong teriak! " Kata pak Iwan.


" Saya berjanji tidak akan bolos lagi! " Teriak Kate.


" Yang lantang" Ujar pak Iwan .


" SAYA BERJANJI TIDAK AKAN BOLOS LAGI ! ! " Teriak Kate dengan lantang dan nyaring.


" Bagus, jangan di ulangi lagi mengingat nilai akademis mu bagus -bagus makanya bapak bebaskan dari hukuman " Ujar pak Iwan.


" Bebas apa nya " Kate menggerutu.


" Kembali ke kelas " Suruh pak Iwan.


" Iya pak" Sahut Kate.


Di kelas Kate tak ada guru yang masuk di pak pelajaran terakhir .


" Nih minum dulu" Althea memberikan sebotol minuman pada Kate.


" Sial gue mau ngindarin guru jam terakhir , malah tuh guru gak masuk" Kata Kate pada Althea, satu pelajaran yang paling tidak di disukai Kate adalah bahasa Inggris, dia bisa dan pandai dalam bahasa Inggris tapi saat guru mengajar Kate selalu merasa ngantuk dan bosan.


" Rezeki jangan di tolak " Sahut Althea.


" Rezeki apaan sial iya" Kesal Kate, kalau tau tuh guru gak masuk Kate juga gak ada niat buat bolos.


Bell sekolah akhirnya berbunyi. Semua para murid berhamburan keluar menuju parkiran dan ada juga yang langsung menunggu jemputan.


" Kek Fariz Kate coba liat " Tunjuk Althea pada Fariz yang Menunggu Kate di parkiran.


Kate berlari ke arah Fariz meninggalkan Althea.


" Dasar Kate anakanji**ng" Umpat Althea.


" Lo beneran jemput " Senang Kate.


" Iya lah mana bisa gue bohong sama lo" Jawab Fariz.


" Yuk pulang Fariz membukakan pintu mobil untuk Kate.


" Makasih sayang" Ucap Kate.

__ADS_1


," Lo bilang apa tadi ? " Tanya Fariz lagi


"Makasih? " Ujar Kate.


" Yang lengkap kaya tadi " Ujar Fariz.


" Makasih sayang " Ucap Kate, membuat Fariz salting.


" Kedepannya lo harus panggil gue sayang " Suruh Fariz


" Okeh, " jawab Kate santai, jaannha


" Tak jauh dari sana Vio dan kala juga menuju parkiran.


." Ka kala coba liat, ka Kate masuk mobil orang" Tunjuk Viona mulai memfitnah Kate lagi.


," Sialan si Kate " Ucap Kalandra.


," Udah ka jangan marah sama ka Kate" Bujuk Vio dengan sikap ppb nya.


" Kamu baik banget sih de padahal kan Kate jahat terus sama kamu" Ujar Kalandra.


" Jangan gitu ka kala, mau gimanapun ka Kate adik kandung kaka gak kaya aku cuma adik ti....


" Stttt, gak boleh ngomong gitu, kaka mending punya adik kaya kamu dari pada si Kate pembunuh itu " Ujar Kalandra memotong ucapan Viona.


" Yess, gue bakalan bikin ka kala selalu berpihak sama gue " Batin Kate.


Mereka tak tau saja di kursi pengemudi yang di naiki Kate tadi adalah Fariz karena Fariz memakai mobil yang berbeda dari biasanya.


" Lo beli mobil lagi? " Tanya Kate melihat sekeliling.


" Iya lah " Ujar Kate


" Tunggu kita mau kemana sih, ini kan bukan jalan ke apartemen " Ujar Kate.


" Lo ikut gue bunda udah nungguin soalnya" Kaya Fariz. Terus melajukan mobilnya dan berhenti di salah satu butik mewah.


" Kita mau ngapain sih? " Heran Kate setelah Fariz mengajaknya masuk kedalam.


" Liat aja " Ujar Kate. Mata Kate pun melihat Livina yang duduk di sofa sambil berbincang dengan seorang pria ya mungkin bisa di panggil bencong lah bahasa Kasarnya.


" Assalamu'alaikum bun" Sapa Kate menyalami Livina.


" Eh sayangnya bunda udah datang" Ujar Livina .


" Salm Kate balas dulu bun" Ucap Fariz.


"Hehe ya waalaikumsalam" Kekeh Livina.


" Aduh siapa ini bu bos akikah gak kuat liat cantiknya" Kata samsul yang duduk di sebelah Livina.


" What benconk " Batin Kate.


"Calon menantu " Jawab Livina.


" Anak yey bisa banget pilih yang cantik " Kata samsul.


" Makasih om" Ucap Kate.

__ADS_1


" Heeiii, jangan panggil om dong ah, panggil inces "


Bencong -bencong begitu samsul adalah seorang manager di butik nya Livina.


" Mau pakai dress yang mana ini say, bu bos udah pilihin 3 dress buat yey, mau yang cute, elegan, girly, ?? , ah atau yang sexy? " Ujar samsul membuat Kate menatap horor.


" Gue gak suka yang keliatan belahan dada gitu" Kata Kate.


" Gue juga gak bakal ngizinin lo pakai yang itu" Timpal Fariz.


" Yang elegan aja deh kan ? " Tanya Kate meminta pendapat Fariz.


Dress pilihan Kate berwarna biru malam, dengan model A-line dress sesuai namanya dress ini memiliki potongan yang sempit di bagian atas dan melebar di bagian bawah. Agar pinggang terlihat lebih ramping di padukan dengan heels yang yang sesuai dengan model bajunya.


" Kita mau kemana sih? " Tanya Kate pada Fariz


" Udah nanti kamu juga tau" Jawab Fariz.


Kate berdiri mengambil dress yang di pilihnha tadi dan menuju ruang ganti.


Tak lama Kate pun membuka tirai ruang ganti, membuat Fariz, Livina, samsul dan beberapa karyawan, menoleh mata mereka langsung melebar.


" Cantik sayang" Ucap Fariz.


"Emang gak salah pilih menantu bunda " Kata Livina.


." Cantik banget buk mau kemana? "Tanya samsul dengan gaa ngondeknya.


" Padahal belum di make up lo bu bos udah cling begini" Puji Samsul.


Samsul pun membawa Kate untuk di make up.


" Aduh jadi makin cantik yey" Kata Samsul sambil menaburkan blush on.


"Emang cantik gue om. Kalo gak mana mau Fariz sama gue " Jawab Kate.


" Eke udah cantik melehoy gini masih di bilang om, au terluka eke" Ujar Samsul. Membuat Kate terkekeh..


" Jangan lupa aksesoris nya say, ini khusus lo di siapin bu bos" Kata Samsul sambil memasang kan Kate kalung.


Kate mengulas senyum " Makasih ya incess, beneran jadi cantik gue " Kaya Kate..


. " Sami-sami say, gak rugi eke mah dandanin yng cantik- cantik" Katanya super semangat.


" Ya ampun sayang cantik banget " Ujar Fariz yng sudah memakai toxedo.


Cup Fariz mencium pipi Kate secara tak sadar.


" Fariz!!, ya ampun punya anak bujang satu mulutnya gak sopan main sosor aja" Pekik Livina.


" Bisa, khilaf bunda " Kekeh Fariz.


" Ayo sayang kita pergi " Livina menarik Kate ke mobilnya.


" Bunda!! Kate sama aku!! " Teriak Fariz melihat bunda nya membawa Kate lebih dulu,


" Bye bunda duluan " Balas Livina sudah menjalankan mobilnya.


" Awas aja " Kesal Fariz.

__ADS_1


__ADS_2