
Pagi ini Kate bangun lebih dulu, setelah selesai mandi dan memakai seragamnya Kate keluar menuju dapur untuk membuat sarapan, walaupun Kate belum terlalu mahir memasak, tapi boleh lah kalau cuma bikin nasi goreng.
Fariz pun belum Kate bangunkan karena memang jam baru pukul 6 pagi masih banyak waktu untuk berangkat ke sekolah.
" Sayang... " Kate mendengar teriakan Fariz dari dalam kamar.
" Lo kenapa sih" Panik Kate berlari menghampiri Fariz di dalam kamar. 1a
" Gue pikir lo hilang tadi" Kata Fariz . Memeluk Kate dengan erat.
" Ini cogan kenapa jadi manja gini, jadi pengen gue karungin" Batin Kate.
" Gue cuma ke dapur mau bikin sarapan" Ujar Kate.
" Ya ampun rajinnya pacar gue, jadi pengen cepat-cepat gue halalin" Ujar Fariz.
" Hah, lo mah bisa banget bikin gue seneng" Kata Kate. Tersenyum senang.
" Gue serius " Ucap Fariz .
" Udah ah mending lo mandi gih, siap-siap gue bikin sarapan dulu" Suruh Kate.
" Siap sayang " Jawab Fariz.
Pagi ini Fariz dan Kate berangkat menggunakan mobil sSUV hitam milik Fariz.
Sesampainya di sekolah Fariz langsung memarkirkan mobilnya, kedatangan Fariz sukses menjadi pusat perhatian seluruh penghuni sekolah. Apalagi saat Fariz membuka pintu mobil sampingnya, meletakkan tangannya di pinggiran atas supaya kepala Kate tak terpentok.
" Itu bukan nya si Kate ya"
" Satu minggu dia gak masuk sekali masuk bareng ketha Eagle Dead njirrrr"
" Pelet apa yang di kasih Kate sama Fariz " Ucap para murid .
" Ka Kate " Lirih Vio.
" Kate bareng Fariz, wah gila " Ujar Putra.
" Aku tau pasti ka Kate yang maksa ka Fariz buat ikut " Kata Vio.
" Gue juga yakin sih, pasti Kate maksa Fariz buat bareng sama dia, tapi ada yang aneh gak sih?" Timpal Chen li.
__ADS_1
" Kalo menurut gue sih gak gitu, bukti nya Fariz membiarkan Kate naik mobilnya, kalian tau sendiri kan gimana Fariz " Sahut Denis. Menggeleng kan kepalanya. Mereka pun terdiam berpikir mencerna ucapan Denis.
Bahkan tangan Vio meremas ponsel nya dengan kuat, melihat pemandangan yang menyakitkan baginya.
Setelah keluar dari mobil, Fariz sibuk merapikan dan menyelipkan rambut panjang Kate kebelakang telinga nya. Sesekali mengelus puncak kepala Kate. Hal yang tidak pernah Vio dapat dari Fariz. Vio memang menyukai Fariz dari awal mereka ketemu. Namun Fariz terkesan dingin padanya tidak seperti inti Eagle Dead lainnya. Mereka bahkan sangat memanjakan Vio, yang menurut mereka lemah lembut yang harus mereka lindungi.
Mobil SUV hitam milik Fariz, itu adalah mobil kesayangannya Fariz , Fariz bahkan tidak membiarkan mobilnya tersebut di naiki oleh siapa pun termasuk keluarga nya sendiri. Namun hari ini sejarah baru terukir Kate adalah orang pertama yang diperbolehkan Fariz untuk menduduki kursi penumpang yang telah sekian lama kosong dan tak tersentuh, hal ini bisa menunjukkan berapa spesial nya Kate.
Murid-murid yang sudah datang menyaksikan kedatangan Fariz dan Kate. Jadi bertanya-tanya apa sebenarnya hubungan mereka berdua. Yang dulu mereka tau hanya Kate lah yang mengejar-ngejar Fariz. Fariz juga tak pernah menolak tapi juga tak pernah merespon.
"Gue antar ke kelas " Ajak Fariz menggenggam tangan Kate. Kate mengangguk dan tersenyum.
" Senengnya punya pacar, kalau tau gini gue coba dari dulu " Batin Kate. Memang di kehidupan pertama dulu Kate adalah Seorang jomblo, walaupun banyak para cowok yang mencoba mengajaknya berpacaran namun semuanya di tolak Kate. Berbeda dengan Fariz Kate bahkan langsung setuju saat pertama kali Fariz mengajak nya berpacaran.
Pesona cogan emang beda.
" Woy bro akhirnya lo balik sekolah juga" Sapa Putra.
" Ya" Jasa Fariz kembali ke mode dingin nya.
" Ka Fariz kok berangkat bareng ka Kate apa ka Ka..."
" Lo bikin gempar satu sekolah bro " Ucap Denis. Fariz cuma menggedikkan bahunya menanggapi ucapan Denis.
" Kemana aja lo? " Bentak Kala.
" Peduli apa lo" Jawab Kate.
Fariz merasa tangan genggamnya tangan Kate dengan tangannya semakin erat.
" Gue duluan" Ucap Fariz pada Teman-temannya dan membawa Kate menjauh.
Mereka berhenti di Koridor yang lumayan sepi.
" Huh" Kate mengatur nafasnya yang tadi sempat terasa sesak.
" Lo kenapa?" Tanya Fariz, Kate berkeringat dingin sambil memegangi dadanya membuat Fariz merasa khawatir.
" Gue gak papa" Jawab Kate, tubuh nya sudah kembalI normal.
" Bilang sama gue " Ucap Fariz dingin. Seketika nyali Kate menciut saat melihat tatapan datar dan nada suara yang Fariz keluarkan.
__ADS_1
" I-itu " Ucap Kate gugup.
" Kenapa hemmm? " Tanya Fariz kali ini dengan lembut.
Kate menunduk memutar kedua jari telunjuknya" Saat berhadapan dengan kala dan Vio tadi gue jadi ke inget hukuman yang di berikan ayah Irsa, tubuh gue jadi gemeteran, dada gue juga sesak gue merasa takut, gue gak tau gue kenapa"
Jelas Kate dengan Hati-hati .
" It's okey, lo punya gue, gue gak bakal biarin mereka nyakitin lo" Ucap Fariz memeluk Kate, Fariz tau sekarang kondisi Kate sedikit terguncang atau trauma karena penyiksaan yang du berikan Irsa. Dan sikap acuh dari keluarganya.
Kate merasa tenang setelah mendapatkan pelukan dari Fariz.
Fariz mengantarkan Kate sampai depan pintu kelasnya.
" Belajar yang bener " Kata Fariz. Seraya mengelus puncak kepala Kate.
" Oke, lo juga " Jawab Kate. Kemudian masuk ke dalam kelasnya.
" Hello everyone ! ! ! " Teriak Kate saat masuk ke kelas dengan senyum manisnya.
" Aduh Kate jangan senyum kaya gitu ini masih pagi, entar gue diabetes " Celetuk salah satu murid dari kelas Kate.
" Yee kocak baru pagi udah ngegombal" Ucap teman sebangku nya.
" Bestie gue!" Teriak Altea berlari memeluk Kate.
" Ke drama india aja lo tiap kali ketemu meluk gue mulu" Ujar Kate. Meletakkan tasnya di atas meja
" Habis nya lo baru juga masuk besok libur lagi, mana no lo gak bisa di hubungin lagi, tapi para guru bilang lo izin sakit " Jelas Altea.
Jelas saja Fariz membuat kan izin untuk Kate. Itu perkara gampang baginya yang anak pemilik sekolah.
" Sorry gue ganti nomer" Jawab Kate. Beberapa waktu yang lalu Kate memang sengaja mengganti nomer ponsel nya agar si keluarga setan itu tak bisa menghubungi nya.
" Bilang dong" Ucap Altea.
" Eh!Gue tadi liat tau lo datang bareng Fariz " Kata Altea dengan antusias.
" Gue juga di anterin sampai depan kelas" Ucap Kate dengan tangan yang mengotak atik ponsel nya.
" What gila-gila, berita hot ini" Ujar Altea ikut senang karena sahabat itu sudah berhasil meluluhkan es kutub.
__ADS_1