Kembali Dengan Kiyan

Kembali Dengan Kiyan
YTPH 10.10


__ADS_3

Jem yang mengetahui keberadaan Kiyan segera mendatangi rumahnya. Tapi  Jem tidak langsung masuk malah dia menghubungi Celsi yang berada bersama dengan Kiyan. Kiyan yang terkejut dengan Jem yang tahu tentang dirinya dan anaknya. Mencari jalan untuk mereka tidak bisa bertemu, segera Jem mengetahui rumahnya.


Kiyan meminta tolong kepada Celsi untuk mencarikan tempat tinggal untuk dia.”Apa kamu yakin untuk pergi dari sini Kiyan. Kenapa kamu tidak mencoba untuk mendekatkan diri kepada Jem. Mungkin saja dia datang dengan niat baik,”kata Celsi sedikit membujuk.


“Tidak, aku masih belum mau bertemu dengan dia. Kamu tahukan bagaimana aku tahu kalau aku hamil dan dia melamar Kala adikku sendiri. Di saat aku ingin mengatakan kepada dia, rasa sakit sudah di nodai oleh dia di malam itu dan rasa sakit dia memilik wanita lan,”ucap Kiyan yang tidak bisa berkata lagi.


Sedangkan Celsi tidak bisa berbuat apa-apa lagi hanya bisa membantu Kiyan untuk pergi dari rumah dia sekarang. Tapi kepergian Kiyan sudah diketahui oleh ibu Jem saat dia mengawasi rumahnya. Kiyan bersama dengan nenek dan kedua ananya pergi ke tempat baru. Dimana tempat itu lebih baik dari tempat mereka sekarang. Uang  yang dimiliki Kiyan hanya setengah saja dan setengahnya dia meminjam kepada Celsi.


Saat semua uang terkumpul Kiyan akan mengembalikan uangnya kepada Celsi. Tapi Celsi yag tahu tentang sifat Kiyan menolaknya. Karena dia juga tinggal bersama mereka sekarang. Di rumah baru yang berlantai dua. Rencan dari Kiyan lantai dua adalah tempat tinggal mereka dan lantai pertama tempat Kiyan untuk membuka usahanya.


Setelah beberapa hari berlalu dan persiapan sudah selesai dengan perabotan yang mereka bawa. Untuk rumah nenek yang ada di wilayah C sudah di sewakan kepada siapa yang mau menyewa. Waktu terus berlalu dimana menu di toko Kiyan sudah bertambah banyak dan Sara dan Say yang sudah masuk ke taman kanak-kanak.


Tapi disisi lain Jem yang pergi ke tempat Kiyan sudah tidak ada orang lagi. Jem yang tahu itu sangat marah dan kesal karena kehilangan Kiyan dan anaknya. Tapi Jem tidak pantang menyerah untuk mendapatkan Kiyan dan anaknya setelah kesalahannya. Dia terus mencari Kiyan lewat Celsi tapi nomer Celsi sudah tidak aktif lagi.


Semua koneksi tentang keberadan Kiyan sudah terputus. Tapi masih ada orang yang bisa mencari Kiyan hingga dua bulan telah berlalu. Kala yang merasa ada perubahan dari Jem membuat dia bertanya ada apa dengan Jem, tidak seperti biasanya. Kala yang mencari kesempatan untuk dekat dengan Jem selalu menghindar dengan berbagai kesibukan.


“Kenapa Jem berubah, apa karena aku tidak ingin melahirkan anaknya dia sedikit cuek denganku,”ucap Kala yang berpikir. Tapi karena sudah waktunya juga dia memiliki anak dengan Jem berkata kepadanya dengan lembut di malam itu.

__ADS_1


Jem yang ada di ruang kerja dengan dokumen yang harus dia selesaikan. Kala masuk dengan kopi yang disukai oleh Jem.”Sayang kenapa kamu beberapa hari ini terlalu sibuk. Apa ada masalah di perusahaan,”kata Kala yang menaruh kopi itu di atas meja.


“Untuk apa kamu datang ke sini. Apa kamu tidak lihat aku sedang sibuk,”kata Jem dengan dingin.


“Jem aku ini istri kamu masak kamu dingin kepadaku. Apa ada yang salah denganku, apa ini masalah aku tidak mau melahirkan anak kamu. Jika itu iya, sekarang aku sudah siap untuk melahirkan anak kamu,”kata Kala yang menyembunyikan niatnya.


Jem melihat ke arah Kala dengan wajah tersenyumnya.”Kenapa baru sekarang kamu ingin memiliki anak dariku. Apa ada hal baik yang akan terjadi Kala,”ucap Jem yang sudah tahu semuanya. Kala yang mendengar kata itu sedikit tidak mengerti.


“Kenapa kamu berkata seperti itu, apa kamu tidak menginginkannya,”ucap Kala yang sedikit merangkul Jem. Tapi Jem sedikit tidak nyaman dan melepaskan rangkulan Kala.


Kala yang tidak terima itu berkata,”Baik jika kamu tidak mau aku akan memberitahukan kelakuan kamu itu kepada ibu kamu.”


“Silakan saja, apa kamu kira jika kamu mengadu ibuku akan membantu kamu,”kata Jem yang dengan wajah sinisnya. Kala yang tidak tahu kenapa dia segera pergi di laur ruangan dia bertanya,”Kenapa Jem sudah berubah dingin kepadaku. Apa ada wanita lain yang mendekatinya, jika iya itu akan menjadi masalah.”


Kala yang mencari cara agar dia bisa berhubungan dengan Jem lagi.Apa lagi dia selalu melakukannya dengan selingkuhannya.Jika dia hamil dia bisa membuat rencana kalau anak yang dia kandung itu adalah anaknya agar tidak ketahuan. Setelah malam itu Kala gagal membujuk Jem dia pergi ke rumah orang tua Jem.


Tapi sebelum itu Jem sudah memberitahukan kepada ibunya kalau Kala akan datang meminta bantuan agar bisa berhubungan dengan dirinya. Ibu Jem yang saat itu sedang bersama dengan suaminya meihat pesan dari Jem.

__ADS_1


“Ada apa sayang?,”ucap Ayah Jem.


“Ini Jem memberikan pesan kalau Kala akan datang ke rumah untuk membujuk anak kita agar mau berhubungan,”kata ibu Jem.


“Dia tidak tahu malu ternyata sudah berselingkuh dibelakang meminta jatah lagi. Pasti ada niat yang tidak baik dibalik hubungan yang dia minta. Apa lagi selama ini dia menolok untuk berhubungan dan tidak ingin memiliki anak dulu. Tapi sekarang dia datang mau melahirkan anak,”ucap Ayah Jem yang sudah diberitahukan kepada istrinya.


Bagaimana kelakuan menantu mereka dibelakang putra mereka.  Apa lagi setelah diselidiki kebenarannya ayah Jem juga melihat kelalukan tidak baik Kala dan orang tuanya. Tapi karena merasa muak ibu Jem mendengar nama itu mengganti topik pembicaraannya.”Sayang jadikan besok sore untuk ke toko Kiyan. Aku ingin melihat cucuku yang tampan dan cantik,”kata ibu Jem.


“Tentu saja jadi, tapi apa Jem masih mencari mereka bertiga,”kata Ayah Jem. Ibu Jem menganggu kepada suaminya kalau Jem masih mencari Kiyan dan anaknya.


“Tapi sampai sekarang masih belum tahu keberadaannya. Apa lagi semua ini salah anak kita yang tidak bertanggung jawab bukan sayang,”kata Ibu Jem. Ayah Jem hanya menganggu kalau semua ini kesalahan Jem putra mereka berdua. Tapi disisi lain Kiyan yang sibuk dengan dagangannya dibantu oleh Celsi dan kedua anaknya disaat mereka mau.


Kiyan melihat mereka membantu dirinya merasa lega dan senang apa lagi anak yang dilahirkan olehnya. Anak yang baik dan pintar membuat Kiyan terharu.”Mama sedang apa ada pembeli yang mau bayar,”ucap Say.


“Iya maaf,”ucap Kiyan segera melayani pelanggan yang datang. Sara yang melihat ibunya sedikit melamun berbisik kepada Say.


“Apa mama lelah ya Say,”ucap Sara. Say hanya terdiam setelah melihat Kiyan ibunya dengan tangan dia angkat dari samping yang menujukan kalau Say juga tidak tahu. Tapi setelah ini apa mereka berdua bisa bertemu dengan nenek dan kakek dari Jem. Apa Celsi akan tahu kedatangan orang tua Jem itu dan bagaimana reaksinya nanti?.

__ADS_1


__ADS_2