
Jem yang didalam ruangan kantornya bersama dengan sekertarisnya. Meminta dia untuk mencari tahu kalau Sara dan Say anak dia baik saja. Jem yang tidak sadar dan waspada denga sekitarnya hampir saja membuat kedua anaknya dalam bahaya dan Kiyan juga. “Tapi bagaimana bisa Sara dan Say bisa bersikap terkejut saat melihat aku, bukan Celsi sudah memberitahukan dirinya kepada mereka. Apa mereka berdua tahu kalau ada yang tidak beres tadi,”guman Jem.
Jem yang mencari tahu sudah menemukan informasi kalau orang yang ada didalam mobil tersebuta adalah Syoko dan Kala. Jem dengan wajah tajam sangat tidak percaya kalau yang mengikutinya adalam mantan istri dan musuhnya.”Mereka masih saja mencari tahu tentang diriku,”ucap Jem yang merasa tidak terima.
Tapi untuk melancarkan rencananya itu dia harus berhati-hati. Tapi di sisi lain Sara dan Say yang sudah pulang sekolah melihat mobil yang bukan mobil milik ayahnya.”Say kurasa kita diawasi orang lain,”kata Sara.
“Aku juga tahu ini sedang mencari tahu siapa mereka?,”kata Say yang hendak menghubungi anak buahny untuk menjemputnya. Karena mereka harus berhati-hati setelah ayah mereka datang ke sekolahnya. Di halaman perkarangan Sara dan Say sibuk bermain hingga ibu guru datang menghampirinya.”Kenapa kalian masih belum pulang, apa kalian menuggu jemputan untuk hari ini,”ucap Ibu guru.
“Itu ibu guru kami takut dengan mobil yang ada disana. Jadi kami meminta paman Bobo jemput,”ucap Say.
“Itu benar ibu guru,”ucap Sara yang dimana mereka berdua berlaga takut kepada orang asing. Ibu guru yang melihat ke arah yang di tuju oleh mata mereka. melihat dua mobil yang sedang ada di depan taman kanak-kanak.
“Ya sudah kalian disini bersama ibu guru saja menuggu paman Bobo datang ya,”kata Ibu guru yang melindunginya. Di tengah menuggu Sara dan Say seperti anak pada umumnya bermain dengannapa yang ada didepan meraka.
Di sisi lain mobil hitam yang menuggu mereka adalah anak buah dari Syoko yang mengawasi Sara dan Say. Karena merasa curiga dengan Jem yang datang ke sini mereka mencari lebih lanjut. Anak yang ditemui oleh Jem. Tapi yang mereka dapatkan adalah anak buah dari Say yang sudah mendaptkan kabar. Kalau Sara dan Say sedang diawasi oleh orang lain segera menyuruh anak buahnya untuk membereskannya.
Tepat dengan Bobo yang menjemput mereka anak buahnya yang datang mengetuk jendela mobil mereka berdua.Awalnya mereka santai saja dan tidak perduli sampai anak buah Bobo memecahkan jendela mobil dan berkata dengan nada kasar untuk mereka keluar.
__ADS_1
Anak buah Syoko segera keluar dan meladeni preman yang mengganggunya. Tapi tidak disangka anak buah Syoko kalah telak oleh preman itu. Bobo yang sudah didepan taman kanak-kanak memanggi Sara dan Say. Ibu guru yang sudah pernah melihat Bobo segera mengantar mereka masuk ke dalam mobil. Keduanya berpisah didalam mobil Sara dan Say melihat ke arah mobil yang tadi ada didepan sekolahnya.
“Apa semua sudah dibereskan?,”ucap Say.
“Say kamu tidak usah gelisah semua sudah diatasi mobil bersama dengan orangnya dibawa ke tempat itu,”kata Bobo sambil menyetir.
“Paman jangan lupa cari tahu kenapa mereka mengawasi kita ya,”kata Sara. Bobo hanya menganggu saja sampai didepan toko keduanya turun dan berterima kasih karena sudah mengantarkan. Seperti biasa Sara dan Say segera masuk. Tapi Kiyan yang melihat mobil Bobo dan keluar Sara dan Say membuat dia bertanya.
“Kenapa Bobo bisa bersama dengan Sara dan Say?,”ucap Kiyan yang menghampiri mobil Bobo. Tapi saat hendak menghampiti mobil Bobo sudah berjalan dulu hanya Sara dan Say yang melihat dia datang ke arahnya.
“Mama ada apa?,”ucap Sara.
“Kami tadi bertemu dijalan dan paman Bobo menawarkan kami tumpangan mama,”ucap Say yang berbohong.
Kiyan yang sama sekali tidak curiga segera masuk bersama mereka berdua. Setelah mengantarkan keduanya naik ke atas Kiyan segera kembali ke bawa. Apa lagi Kiyan hanya bersama dengan pergawai barunya yang membantunya. Karena Celsi tidak ada di rumah saat itu karena harus bertemu orang tuanya.
Sara dan Say yang melihat nenek segera duduk disampinya. Untuk melepaskan lelah keduanya tanpa berkata apa-apa hanya bisa melihat televisi sambil menyemil kue yang dibuat oleh mamanya. Say yang menatap ke arah Sara karena dia ingin menyembunyikan identitas mereka dari Syoko. Nini mendapatkan pasan dari Sara untuk menyembunyikan identitas mereka dari Syoko. Karena keduanya sedang diawasi oleh Syoko Sara dan Say bertindak lebih dulu.
__ADS_1
Saat Syoko yang hendak mencari tahu tentang Sara dan Say mereka tidak menemukan apa-apa tentang anak yang ditemui oleh Jem.”Bagaimana mungkin tidak ada yang kita dapatkan, apa kalian tidak becus untuk informasinya. Bagaimana dengan orang kita yang mengawasi kedua bocah itu apa sudah ada kabar?,”kata Syoko.
Syoko merasa frustasi karena dia tidak bisa mendapatkan apa yang dia inginkan hanya bisa membanting semua barang yang ada didepannya. Kala yang saat itu hendak ingin berkunjung melihat sikap Syoko yang terlihat marah.”Apa yang membuat kamu tidak senang Syoko?,”kata Kala yang datang menghampirinya.
“Bagaiman aku tidak kesal, orang yang aku suruh tidak ada kabar tentang apa yang aku inginkan,”kata Syoko.
“Kamu tenang saja mungkin saja rencana kamu ini ketahuan oleh Jem sehingga dia menghalangi kamu mendapatkan informasi itu. Tapi kenapa kamu ingin mencari tahu tentang kedua anak itu,”kata Kala.
“Apa kamu tidak merasa curiga dengan Jem yang tiba-tiba menghampiri kedua anak yang kita lihat tadi,”ucap Syoko. Kala yang sedikit tidak curiga dengan sikap Jem hanya menggelengkan kepalanya saja
Syoko yang merasa kalau Kala sama sekali tidak berguna soal Jem hanya bisa diam untuk sesaat dan mengganti topik pembahasan.”Kamu kenapa ada disini Sayang,”ucap Syoko yang sedikit berubah wajah menjadi mesra dihadapan Kala.
“Aku datang ke sini untuk mengajak kamu untuk kontrol kehamilanku. Apa kamu tidak ingin melihat jenis kelamin kita,”kata Kala. Syoko yang juga ingin tahu segera menggandeng Kala dan segera mereka pergi ke rumah sakit. Urusan tentang Jem, Syoko ahlikan apalagi dia tahu kalau Jem tidak akan mendapatkan penerus untuk saat ini.
Syoko yang berencana untuk menghancurkan dia dan perusahaannya itu sudah sampai dimana rencana besar akan berjalan mulus. Tapi di sisi lain Jem yang mendapatkan informasi kalau cabang yang baru dia bangun mengalami kebakaran yang membuat Jem mengalami kerugian.
Toto dan Tiara yang mendapatkan kabar itu juga sangat kager segera Toto menghubungi Jem apa yang sudah terjadi. Tapi disisi lain Say yang bersama dengan Sara ada di dalam kamar mendapatkan informasi itu juga.”Kurasa usaha dan bisnis ayah mengalami kekacauan Sara,”kata Say.
__ADS_1
“Kekacauan apa ini ada kaitannya dengan Syoko lagi,”kata Sara yang sedang mewarnai. Tapi apa yang akan dilakukan Sara dan Say setelah tahu kalau usaha ayahnya dalam masalah?.