Kembali Dengan Kiyan

Kembali Dengan Kiyan
YTPH 27


__ADS_3

Bian melihat ke arah Syoko dan Kala yang tampat terkejut dengan apa yang mereka lihat.”Bagaimana bisa mereka semua kalah,”ucap Syoko yang tampak pucat. Tapi dirinya yang tidak ingin menunjukan kelemahannya melihat ke arah Bian yang masih santai saja.Kala yang tampat terkejut merangkul tangan Syoko dan berbisik untuk kita segera pergi. Syoko yang berpikir seperti itu juga ingin segera pergi.


Tapi melihat anak buah Bian yang sudah berjaga di depan pintu membuat Syoko harus berunding dengan Bian.”Kamu hebat juga bisa mengalahkan semua anak buahku, bagaimana jika kamu bekerja sama denganku. Aku akan membayar kamu berapapun yang kamu mau bagaimana?,”ucap Syoko yang menawarkan kerja sama.


Tapi Bian yang terlihat tersenyum mendengar tawaran itu hanya bisa menatap dingin saja.”Kamu ingin bekerja sama denganku, apa bagusnya aku bekerja sama dengan kamu,”ucap Bian yang segera memerintahkan anak buahnya untuk membawa mereka berdua keluar.


“Berhenti aku akan segera pegi dari sini,”ucap Syoko yang merasa kalau dirinya dalam bahaya. Syoko dan Kala yang segera pergi dari toko Kiyan masuk ke dalam mobil. Tapi disisi lain Kiyan yang tadi ada diatas sempat turun. Tapi melihat Kala yang datang dia berjalan masuk lagi. Tapi tidak disangka Kala dan kekasihnya yang baru membuat keributan yang membuat Kiyan ingin turun.


Tapi pada saat yang sama Bian datang membuat Kiyan tidak jadi turun dan melihat kalau Kala dan kekasihnya sudah di usir oleh Bian. Kiyan yang turun segera menghampiri Celsi setelah mobil itu pergi.”Celsi apa kamu baik-baik saja?,”ucap Kiyan yang merasa bersalah.


“Seharusnya aku yang bertanya itu kepada kamu, untung saja kamu tidak turun Kiyan. Jika kamu turun kamu bisa bertemu dengan kedua orang itu. Kamu tahu tidak kalau mereka ke sini mencari kamu,”ucap Celsi yang segera memberitahukan kepada Kiyan saat dia di depannya.


“Tapi kenapa mereka berdua mencari Kiyan,”ucap Bian yang ikut masuk dalam pembicaraannya.


“Bian terima kasih kamu sudah mau membantu kami,”ucap Kiyan yang segera melihat ke arah suara itu berasal.

__ADS_1


“Iya tidak apa-apa kebetulan aku sedang berkeliling dan melihat kalau toko anda sedang di ganggung. Jika sudah selesai aku akan segera pergi, maaf tidak bisa membantu membereskan tokonya,”ucap Bian yang segera pergi. Setelah Bian pergi dan sudah jauh dia memberikan pesan kepada Sara dan Say kalau toko diserang oleh Syoko dan Kala. Di pesan itu juga dia memberitahukan kalau Kiyan dan Celsi baik saja, hanya toko sedikit berantakan saja. Bian yang sudah memberikan pesan segera berkeliling untuk memantau wilayah.


Sementara di tempat Jem yang tadi ingin membantu jadi tidak bisa keluar. Karena sudah ada yang mendahuluinya, untuk membantu toko Kiyan. Tapi Jem masih berpikir bagaimana kondisi Kiyan apa dia baik saja. Karena merasa penasaran Jem menyuruh anak buahnya untuk mencari tahu kondisi toko dan Kiyan.


Tapi di teman kanak-kanak Sara dan Say yang sudah selesai mendapatkan pesan dari Bian. Membuat kedua bocah itu sangat terkejut tapi dengan hati-hati keduanya segera pulang. Tepat di depan toko terlihat berantakan Kiyan dan Celsi yang sedang membersihkan yang ada di dalam toko belum sempat membersihkan yang di luar.


“Mama apa yang sedang terjadi di sini,”ucap Sara yang segera berlari di ikuti oleh Say yang juga ikut berlari. Tepat di depan Kiyan keduanya segera memeluknya. Kiyan yang melihat kedua anaknya yang sudah kembali dengan wajah terkejutnya mereka melihat toko yang berantakan. Hanya bisa mencari alasana untuk memberitahukan kalau mereka tadi kedatangan tamu yang tidak baik. Tapi semua itu sudah diselesaikan oleh Bian. Sara dan Say yang mendengar itu melanjutkan bertanya tapi melihat ibunya yang tidak mau menjawab hanya bisa membantu mereka membersihkan toko.


“Kalian mau apa, sebaiknya kalian segera ke atas saja,”ucap Kiyan.


“Tapi mama tante, kami ingin membantu yang ringan-ringan saja kok,”ucap Say yang terlihat ingin membantu Kiyan bersama dengan Sara. Kiyan dan Celsi yang merlihat wajah mereka yang serius hanya bisa mengizinkan mereka. Tapi dengan syarat kalau mereka hanya bisa mengambil yang ringan saja dan menjauh dari pecahan kaca yang ada dilantai.


Sara dan Say yang menganggu segera mulai bergerak dan mengambil makanan yang ada dilantai. Tapi Say yang sempat melihat anak buah dari Jem yang sedang memantau toko mereka hanya diam saja.”Apa itu anak buah dari ayah, tapi jika anak buah ayah disini. Apa ayah juga melihat kejadian yang dialami toko mama,”ucap Sara.


“Kurasa iya, tapi bukan lebih baik diam saja untuk sementara waktu,”ucap Say.

__ADS_1


“Kenapa kamu berkata seperti itu,”kata Sara. Say yang tidak tahu hanya diam saja tapi disisi lain Sara yang merasa jengkel melempar makanan yang sudah tidak layak untuk dimakan ke arah kepala Say. Tepat mendarat di kepala Say dan makanan itu jatuh. Say yang melihat ke arah Sara juga tidak mau kalah segera dia melempar makanan itu di wajah Sara. Dimana keduanya malah bermain lempar makanan.


Kiyan yang melihat itu hanya bisa menghela nafas saja, tapi sisi lain Celsi mendekati Kiyan.”Mereka malah asik main,”ucap Celsi.


“Biarkan saja sudah lama juga aku tidak melihat mereka seasik ini,”ucap Kiyan yang menyempatkan mengambil gambar keduanya.


“Tapi Kiyan apa kamu setelah ini akan segera pindah,”ucap Celsi.


“Aku juga tidak tahu Celsi, tapi jika aku dan anakku tetap di sini mereka akan segera menemukan aku. Aku tidak mau jika kedua anakku dalam bahaya sama seperti tadi,”ucap Kiyan.


“Kiyan bagaimana jika kamu baikan dengan Jem saja, mungkin saja dia bisa memberikan kamu rumah yang layak untuk kedua anak kamu dan kamu bisa aman bersama dengan Jem,”kata Celsi yang memberikan usulan. Kiyan masih saja diam saja tidak tahu apa yang harus dia katakan, tapi dalam hatinya dia masi belum bisa menerika Jem.


Di dalam mobil Jem yang menuggu anak buahnya mencari tahu kondisi Kiyan sudah datang.”Bagaimana hasilnya?,”ucap Jem yang tidak sabaran.


“Tuan tenang saja nona Kiyan baik saja, saat kejadian tuan Syoko dan nona Kala hanya bertemu dengan nona Celsi yang ada di toko,”ucap anak buah Jem.

__ADS_1


Jem yang sudah mendapatkan kabar itu merasa lega kalau Kiyan baik saja. Tapi disisi lain Jem yang sedikit kesal menyuruh anak buahnya menjadi mata-mata di perusahaan Syoko untuk mulai bertindak.”Aku harus membalas apa yang dia sudah lakukan,”guman Jem. Mobil segera melajut pergi meninggalkan toko Kiyan. Sara dan Say yang melihat mobil ayahnya yang sudah pergi hanya bisa diam saja dan segera membereskan semua makanan yang mereka lempar.Tapi setelah ini apa yang akan terjadi dengan Kiyan dan kedua anaknya. Apa lagi yang akan datang ke tempat Kiyan?.


__ADS_2