
Kiyan dan Celsi yang sudah menutup toko segera ke atas dimana Sara dan Say sedang duduk. Sara dan Say melihat ke arah Celsi dan Kiyan yang sedang merebahkan tubuh mereka. Tapi lelah mereka menghilang saat Sara dan Say mendekati mereka berdua.”Ada apa sayang?,”ucap Kiyan.
Tapi mereka berdua menggelengkan kepalanya karena tidak ada yang ingin dikatakan. Tapi disisi lain Say melihat ke arah Celsi yang sedang juga melihat dia.”Ada apa Say kamu melihat aku, apa ada yang aneh diwajahku,”kata Celsi yang merabah wajahnya.
“Tidak ada tante,”ucap Say. Kiyan yang sudah melepaska lelahnya segera pergi ke dapur untuk membuat makan malam untuk mereka berdua. Sedangkan Sara dan Say mendekati ke arah Celsi.”Tante tadi keluar dari mobil siapa tadi siang tadi?,”ucap Sara.
Celsi yang mendengar itu melihat ke arah dapur dimana Kiyan berada.”Mama tidak akan mendengar itu, dari pada itu tante tahu tentang ayah kami berdua,”ucap Say.
“Kenapa kalian mendekati tante apa yang sedang kalian ingin ketahui dari tante,”ucap Celsi yang melihat ke arah keduanya.
“Tante tahu apa yang ingin kami ketahui bukan, tante jawab dulu yang tadi Say katakan?,”ucap Sara Celsi yang sedikit ragu untuk memberitahukan kepada mereka berdua hanya bisa diam. Tapi melihat keduanya yang ingin tahu hanya memberikan sedikit apa yang mereka penasarkan.”Baiklah tante akan katakan. Tapi kalian berdua jangan bilang kepada mama kalian ya,”ucap Celsi yang berbisik.
“Memangnya kenapa?,”kata Sara.
“Karena yang tante bicarakan ini adalah ayah kalian. Kalian bertanya kenapa tante keluar dari mobil tadi siang bukan. Itu adalah mobil ayah kalian yang ingin melihat kalian berdua dan mama kalian. Tapi ayah kalian tidak berani untuk menampakan dirinya dihadapan kalian berdua,”ucap Celsi.
“Kenapa ayah kami tidak mau melihat kami berdua?,”ucap Say yang juga ingin mencari tahu.
“Tunggu dulu dari pada itu wajah ayah kami itu seperti apa tente,”kata Sara yang ingin memastikan sesuatu. Celsi melihat ke araj Kiyan yang masih sibuk dengan masakan dia. Sementara itu Celsi mengambil ponselnya dan dia tunjukan foto saat Jem masih SMA kepada Sara dan Say.
__ADS_1
“Apa ini ayah kami berdua, tapi kenapa mama tidak pernah memberitahu kami berdua. Apa yang sedang terjadi dengan mereka berdua,”kata Say.
“Itu benar, tapi bukan ini aneh jika ayah baru muncul mencari kita sekarang ini,”kata Sara.
“Kalian ingin tahu ya, sebenarnya hubungan ayah kamu dan mama kamu itu tidak akur,”kata Celis. Sara dan Say melihat ke arah Celis dimana kedua tidak mengerti dengan hubungan yang tidak akur itu.
“Apa itu hubungan mama dan ayah tidak akur,”ucap Sara. Celsi yang hendak ingin mengatakannya kepada mereka Kiyan datang sehingga Celsi tidak melanjutkan ceritanya.
“Apa yang kalian lakukan, Sara Say apa sudah mandi kalian berdua?,”kata Kiyan yang memastikan kalau keduanya sudah membersihkan diri. Sara dan Say menganggu kalau mereka sudah mandi sambil menujuk ke arah Celsi yang belum mandi.
“Baiklah tante akan mandi,”ucap Celsi yang berdiri. Celsi yang sudah mandi mendapatkan panggilan dari Jem yang menayakan tentang kapan dia bisa bertemu dengan Sara dan Say. Celsi hanya bisa memberitakan jadwal sekolah Sara dan Say yang bisa membantu Jem untuk saling bertemu. Apa lagi keduanya yang ingin tahu tentang Jem membuat Jem sangat ingin bertemu.
“Apa benar ayah akan bertemu dengan kita,”kata Sara.
“Aku rasa iya lihat saja mobil itu sudah menuggu kita,”kata Say yang melihat mobil ayahnya didepan taman kanak-kanak. Dimana Sara dan Say sekolah, tapi apa mereka akan menerima pertemuan itu.
“Itu benar, tapi kenapa aku rasa ada mobil lain yang mengikuti ayah,”ucap Sara yang dibelakang mobilnya ayahnya.
“Kurasa kita tidak bisa bertemu atau menyapa ayah untuk sekarang Sara. Mama nanti bisa dalam bahaya,”kata Say yang merasa mobil itu milik Syoko. Didalam mobil Syoko yang bersama pengawal dan Kala yang ada didalamnya. Melihat mobil Jem yang terhenti di depan taman kanak-kanak.
__ADS_1
“kenapa Jem ada didepan taman kanak-kanak apa yang dia cari disini?,”ucap Kala.
“Kurasa Jem ingin bertemu dengan salah satu anak disini,”kata Syoko yang menebak. Kala yang tidak tahu siapa yang anak dicari oleh Jem membuat dia ingin melihatnya. Tapi disisi lain Jem yang tidak sadar kalau dirinya di ikuti oleh Syoko dan Kala.
Menatap ke arah Sara dan Say yang sudah sampai di sekolahan.Jem mendekati keduanya, tapi sikap Sara dan Say bersikap dingin dan waspada karena ada orang lain yang mengawasi mereka.
“Hai cantik dan tampak, apa paman bisa mengambil foto kalian berdua,”ucap Jem yang ingin mendapatkan fotonya. Tapi saat Jem berkata seperti itu Sara dan Say saling melihat dimana keduanya mulai berakting menangis untuk menghindari Jem untuk mamanya.
“Berhenti maaf tuan ini siapa?,”ucap ibu guru yang segera melindungi Sara dan Say. Jem yang terkejut hanya bisa mengatakan maksud kedatangan dia. Tapi ibu guru tidak percaya dan segera mengusir Jem dengan memanggil satpam sekolahan. Jem yang tidak mau ambil pusing segera pergi karena dia tahu karena ini baru pertama melihatnya. Sara dan Say yang bergandeng tangan dengan Ibu guru masuk ke halaman perkarangan sekolah.
Satpam sekolah yang masih berjaga melihat mobil itu segera pergi dari tempat Sara dan Say. Ibu guru yang menenangkan Sara dan Say didalam kembali bermain bersama dengan kawan yang lain.”Apa kita tidak keterlaluan dengan ayah Say?,”ucap Sara sambil bermain.
“Mana mungkin kita kertelaluan, apa lagi ini juga demi ayah dan mama bukan. Kamu juga lihat mobil itu sedikit aneh,”kata Say.
“Yang kamu katakan itu benar, tapi apa kita tidak ketahuan bukan identitas kita,”kata Sara. Say hanya menggelengkan kepalanya saja sambil mereka bermain seperti biasanya saja. Tapi di dalam mobil Syoko yang sama sekali tidak curiga dengan apa yang dilakukan oleh Jem masih mengikuti.
Tepat didepan toko Jem berhenti, tapi saat hendak berhenti sopir berkata kalau ada mobil yang mengikuti kita. Jem yang menyadari itu meminta lanjut untuk berjalan ke perusahaan.”Sejak kapan aku di ikuti,”ucap Jem yang mulai waspada.
“Maaf tuan kurasa mobil itu sudah ada sejak kita ada di taman kanak-kanak,”kata sopir yang mengingat kembali.
__ADS_1
“Apa?,”ucap Jem yang sedikit terkejut. Dimana Jem mulai gelisah dan berpikir apa mereka sudah tahu dengan anak yang aku temui itu. Aku harus memastikan kalau kedua anakku baik-baik saja. Tapi apa yang akan dilakukan oleh Jem. Bagaimana Sara dan Say setelah bertemu untuk pertama kalinya?.