
Syoko yang tahu kalau dirinya gagal mencari tahu tentang Kiyan itu berahli mendekati Kala. “Sayang apa yang membuat kamu cemberut?,”ucap Kala yang datang dengan wajah cantik dan kemunafikan dia.
“Kamu datang lebih cepat sayang, apa Jem sudah menceraikan kamu,”kata Syoko yang melihat ke arahnya.
“Itu benar aku datang ke tempat kamu karena dia sudah membuangku. Tapi kamu tidak akan membuang aku bukan Syoko sayang,”kata Kala. Syoko dengan lembut membelai rambut Kala yang ada didekapannya itu.
“Sayang apa kamu tahu tentang kakak kamu yang kabur itu sedang dicari oleh Jem,”ucap Syoko.
“Maksud kamu Kiyan ada apa dengan dia dan Jem,”kata Kala.
“Kurasa Jem menceraikan kamu itu karena kakak kamu itu. Aku juga tidak tahu pastinya bagaimana, tapi melihat dari lagatnya dia ingin kembali dengan kakak kamu. Apa dulu kakak kamu dan Jem menjalin hubungan cinta,”kata Syoko yang sambil bermesraan dengan Kala.
Kala sempat melihat ke arah Syoko yang bertanya tentang Kiyan dan Jem. Setelah dia mengingat kembali dia menatap ke arah Syoko.”Kurasa mereka tidak ada hubungan apa-apa. Yang aku ketahui Jem itu tidak suka dengan Kiyan saat itu dia selalu menjauh dari Kiyan. Malah Jem malah dekat dengan diriku. Apa ada yang salah Syoko?,”ucap Kala yang sudah memberitahukan kepada Syoko.
Tapi melihat tatapan dari Syoko ada hal yang disembunyikan dari Kala. “Apa yang membuat kamu berpikir serius itu, apa kamu juga kamu menghindar dariku setelah kamu menghamiliku. Jika itu terjadi kamu tahukan Syoko kamu akan dalam masalah nanti,”kata Kala yang sedikit mengancam.
“Mana mungkin aku menjauh dari kamu. Kamu itu adalah miliku, kita akan bertunangan setelah urusan persiapan kita selesai. Untuk menikah kita akan melaksanakannya setelah kamu lahirkan, kamu tidak ingin terlihat gendut bukan di depan umum,”ucap Syoko yang tahu tentang Kala..
“Aku tahu,”ucap Kala yang mencium bibi Syoko.
Di tempat lain Jem yang baru saja selesai dari pekerjaannya hendak pergi ke toko milik Kiyan. Tapi di tengah jalan dia dihadang oleh mobil hitam dengan jumlah banyak.”Siapa yang menggangguku,”ucap Jem.
__ADS_1
Jem yang dihadapang oleh anak buah Syoko untuk hadiah terakhirnya. Tapi disaat yang sama juga anak buah dari Say yang saat itu sedang berjalan-jalan bersama dengan Say dan Sara melihat mobil Jem yang dihadang oleh mobil hitam.”Siapa mereka kurasa mobil itu tidak asing,”kata Sara.
“Ya jelas tidak asing itu mobil ayah Sara. Tapi siapa yang menghadangnya itu,”kata Say. Bobo dan Shen segera melacak mobil itu setelah mengetahui itu mereka memberitahukan kepada Sara dan Say.
“Kurasa itu dari Syoko,”ucap Shen.
“Syoko lagi kenapa dia mencari masalah dengan ayah,”kata Sara. Say dengan satu tatapan segera mengurus apa yang ada didepan mata mereka dengan syarat menyembunyikan identitas mereka agar Jem tidak tahu.
Sementara Sara dan Say pergi ke kedai mie yang ada disamping tempat kejadian itu. Dimana Sara dan Say menikmati pesenan mereka bersama dengan Bobo. Sementara Shen ikut dengan mereka yang sedang mengepung mobil Jem.
“Tapi kenapa juga kita harus menyembunyikan identitas kitas,”kata Bobo.
“Karena belum waktunya kita menujukan siapa kita bukan,”kata Sara.
“Apa mereka belum bertemu lagi, bukan ayah kalian itu sudah bercerai dengan adik mama kalian. Kenapa ayah kalian tidak meminta maaf kepada mama kalian,”ucap Bobo yang kebo dengan kondisi keluarga Sara dan Say.
“Kamu ingin tahu, tapi kami juga tidak tahu kenapa dengan ayah kami itu,”ucap Sara yang ikut kesal juga. Di tempat lain Jem yang sudah dikepung tidak bisa pergi hanya bisa memanggil bala bantuan. Tapi tidak disangka bala bantuan itu datang terlambat. Membuat Jem harus turun tangan melawan mereka, di tengah saat Jem lewan datang kerombolan preman yang membantu Jem.
“Kenapa preman itu membantuku, siapa sebenarnya mereka?,”ucap Jem yang merasa tertolong. Setelah kondisi sudah mulai terkondisi anak buah Shen segera pergi setelah anak buah Jem datang.”Bos apa anda baik-baik saja,”ucap anak buahnya yang datang.
“Aku baik saja kalian datang tepat waktu aku baru saja di tolong oleh para preman itu,”ucap Jem yang melihat ke arah preman itu. Tapi preman itu sudah pergi,”Kemana mereka pergi.”
__ADS_1
Setelah semua sudah aman Jem segera melanjutkan perjalanannya dan orang yang menghentikan Jem sudah dibawa ke tempat lain untuk di intograsi. Jem yang ditemani dengan beberapa orang untuk ke tempat Kiyan berada.
Tapi setelah sampai di toko Kiyan Jem hendak pergi keluar. Tapi melihat pakaian dia yang sudah lusuh membuat dia tidak jadi pergi untuk bertemu dengan Kiyan.Tapi Jem melihat Celsi yang melihat ke arahnya.
Celsi yang sempat melihat mobil Jem segera pergi ke arahnya. Dimana Kiyan yang masih sibuk dengan para pelanggan. Tapi disaat yang sama Kiyan yang menatap Celsi pergi menuju ke salah satu mobil.”Bukan itu mobil yang selalu aku lihat. Kenapa Celsi pergi ke arah mobil itu, apa Celsi mengenal mobil itu,”guman Kiyan yang masih tidak tahu dengan siapa dia melihat.
Celsi sempat melihat ke arah toko dimana Kiyan tidak melihat ke arahnya. Celsi segera mengetuk jendela mobil tampak keluar salah satu orang dan mengizinkan Celsi masuk ke dalam.”kenapa kamu ada di sini lagi,”ucap Celsi setelah dia masuk ke dalam mobil.
“Apa itu yang ingin kamu tanyakan setalah kamu tidak ada kabarnya,”ucap Jem yang masih melihat ke arah Kiyan.
“Katakanya kamu sudah bercerai dari Kala, apa itu benar?,”ucap Celsi.
“Kmau tahu dari siapa apa dari ayah dan ibu,”kata Jem yang menebak. Celsi hanya bisa tersenyum saja, sementara Jem hanya bisa melihat ke arah Celsi.
“Jika kamu sudah tahu aku sudah bercerai apa kamu bisa membantuku dekat dengan Kiyan,”kata Jem melihat ke arah Celsi.
“Kamu ingin dekat denan dia, tapi lebih baik kamu meminta maaf atas kesalahan kamu dulu itu,”kata Celsi. Jem yang mendengar kata dari Celsi sedikit termenung dengan apa yang sudah dia lakukan kepada Kiyan selama ini.
“Aku tahu kalau aku ini salah, tapi kamu mau membantuku bukan,”ucap Jem yang berharap Celsi mau membantunya.
“Jika kamu mau dekati dulu anak Kiyan mungkin saja mereka berdua bisa mau membantu kamu untuk dekat dengan mamanya. Tapi Jem apa benar kamu sudah berakhir hubungan kamu dengan Kala, jangan sampai kamu sudah dekat dengan Kiyan. Kala datang untuk mengganggu Kiyan dan anaknya lagi. Kamu tahukan bagaimana hubungan keduanya tidak pernah akur,”kata Celsi yang memastikan.
__ADS_1
“Kamu tenang saja Kala sudah tidak ada hubungan dengan diriku dia sudah menjadi milik orang lain,”kata Jem.Apa keduanya bisa bertemu satu sama lain. Lalu bagaimana Jem bisa dekat dengan kedua anaknya itu?.