Kembalinya Sang Legendaris

Kembalinya Sang Legendaris
bebasnya keluarga yang ditahan


__ADS_3

sementara di tempat lain dimas dan dragon kini mulai tahap awal dari rencananya dengan menyebarkan berita palsu pada para anggota 3 raja mafia dengan foto yang dibuat seolah-olah dragon telah meninggal.


"Dari informasi yang aku tau kenapa kau tak pernah sedikit pun memakai senjata api dragon" tanya dimas dengan sangat penasaran.


"bagiku senjata api hanya membuatku menjadi iblis tak terkendali" jawab dragon dengan tatapan sedih.


"dulu sekali aku pernah menggunakan senjata api namun yang terjadi malah aku membunuh tiga saudara ku karena tak bisa kontrol amarah " lanjutnya.


"memangnya berapa saudara yang kau miliki dragon" tanya dimas kembali.


"kami lima bersaudara meskipun bukan saudara kandung. " jawab dragon lagi.


"Terus saudara mu yang selamat bagaimana sekarang "tanya dimas.


" kini tinggal naga hutan yang tinggal di utara" jawab dragon.


"apa kau yang bunuh saudaramu sendiri" tanya dimas


"bukan cuma gara-gara aku lepas kontrol sehingga saudaraku jadi korban musuh yang anggotanya aku bantai" jawab dragon.


Dan setelah hening beberapa saat mereka meneruskan pembicaraan tentang rencana selanjutnya untuk menghadapi kelompok tiga raja mafia.


Lama mereka berdua membicarakan rencana yang bakal dipakai agar gerakan mereka tak di curigai oleh ronal dan para anak buahnya.


pertama tama dragon atau sekarang berganti nama menjadi ari terus merencanakan menyusun rencana untuk membebaskan keluarga dimas agar gerakan mereka bisa lebih bebas.


Tiba-tiba saja telepon genggam milik ari bergetar saat menerima beberapa panggilan dari arman yaitu teman lama ari.


"Ari keadaan andi kini sudah mulai membaik "kata arman diseberang sana


" Bagus kalau begitu aku bisa lebih tenang sekarang " jawab dragon.

__ADS_1


"Ya sudah cuma itu yang ingin aku sampaikan kepadamu" kata arman.


"Terima kasih kau telah menjaga anakku selama aku tak ada arman" jawab dragon.


"Aku pergi dulu tolong katakan pada andi jangan khawatir kan aku" lanjutnya.


Setelah menutup telepon lalu memasukkan dan menyimpan di sakunya kini dragon sudah siap berangkat bersama dimas tuk membebaskan keluarga nya yang ditawan oleh 3 raja mafia.


Agar lebih mudah mereka cuma memakai kendaraan roda dua supaya bisa motong jalan menuju tempat yang dituju keduanya, mereka berpencar menggunakan motor masing-masing dan menjalankan tugasnya sesuai dengan apa yang sudah direncanakan.


Dimas dan dragon cuma membawa bekal senjata seadanya, dimas membawa pistol yang sudah dipasang dengan peredam beserta beberapa peluru cadangan, sedangkan dragon cuma membawa sebuah pedang yang ada dipunggung dan pisau kesayangannya yang biasa ia gunakan untuk membunuh di jaman dahulu.


Seperti yang sudah dikatakan oleh dragon bahwa ia tidak akan membawa senjata api, sedangkan dimas memang sudah menyiapkan sepasang pistol tuk ia gunakan nantinya.


Kini dimas sudah tiba di tempat yang dikatakan adalah rumah dimana keluarganya ditahan, ia menuju tempat tersebut lewat depan agar ada kesempatan untuk bagi dragon menyusup dari arah lain.


Dengan bekal foto yang sudah di rekayasa ia melaporkan bahwa berhasil mengalahkan dragon dengan menembaknya tanpa diketahui.


Tampang kedua penjaga tersebut sangatlah menyeramkan yang satu kepalanya plontos sedang yang satunya berkumis dan berjenggot juga rambutnya panjang diikat.


Saat mereka tiba diruang tengah, sudah ada seseorang dengan santai duduk di sofa berwarna merah menunggu kedatangan dari dimas dan mendengarkan langsung dari mulutnya kebenaran kabar yang sudah menggemparkan itu.


Kini dimas menemui pimpinan di rumah tersebut diruang tengah ia menceritakan kejadian yang telah ia buat bersama dengan dragon sebelumnya, untuk meyakinkan mereka dimas membawa salah satu barang milik yang dibawa dragon dan menyerahkan pada pimpinan itu.


Barang bukti yang dibawa dimas berupa jaket kulit yang dikenakan dragon saat dia difoto oleh dimas dan diserahkan kepada pimpinan beberapa waktu yang lalu.


Diamati jaket tersebut yang masih ada beberapa bekas bercak darah dan ada satu lubang peluru, pimpinan tersebut berpikir bahwa ia sudah senang dengan adanya bukti yang dibawa oleh dimas.


"Dimana istri dan anakku berada, cepat bebaskan sesuai janji yang kita sepakati"kata dimas.


" Sabar tunggu dulu masih ada satu tugas lagi yang akan aku berikan, keluarga mu aman bersamaku disini. " jawab pimpinan itu dengan entengnya.

__ADS_1


"Kurang ajar kau telah menipuku cepat serahkan keluarga ku" teriak dimas


"kalau aku tak mau bagaimana, apa yang akan kau lakukan hahaha...... "


"Akan ku bunuh kau sekarang juga bangsat...... " teriak dimas dengan sangat penuh amarah.


sesaat kemudian dia mengambil pistol yang ia sembunyikan dibalik punggungnya tertutup baju dan jaket dengan secepatnya, namun usahanya gagal karena dua penjaga tadi menghalangi degan masing-masing memegang tangan dimas.


dimas yang merasa tak bisa berbuat apa-apa cuma bisa berusaha berontak ketika kedua tangannya di pegang erat oleh dua orang tadi.


"sialan aku gagal, sekarang aku tinggal menunggu kabar baik dari dragon saja " batin dimas.


"Sayang sekali dimas jika kamu harus aku bunuh sekarang karena bos besar masih butuh tenagamu hahaha " jawab pimpinan itu


"Hai pengecut sialan lepaskan aku, akan ku bunuh kalian semuanya... " kini dimas sudah tak bisa menahan diri lagi.


Disaat yang sama dragon mencari dimana keluarga dimas disembunyikan, lama ia mencari belum menemukan juga tempat mereka ditahan, kemudian ia melihat ada satu kamar yang dijaga oleh tiga orang tanpa berpikir lagi ia bisa langsung mengetahui bahwa itu adalah tempat dimana keluarga dimas di tahan.


sesaat kemudian, tiga orang penjaga itu dengan sangat mudah bisa diatasi oleh dragon, saat membuka kamar itu dia melihat seperti apa yang telah ia pikirkan.


Dragon langsung membawa mereka ke tempat yang aman, setelah keluarga dimas aman ia menyusul dimas tuk menghabisi semua mafia di rumah itu.


saat ini dimas dibawa ke kamar paling belakang rencananya mau dijadikan satu dengan keluarganya, namun penjaga sangat terkejut melihat kawan mereka roboh didepan kamar salah satu penjaga yang menahan dimas menghampiri tiga orang yang roboh tersebut.


tanpa membuang waktu dimas berusaha sekuat tenaga melepaskan diri dan beberapa saat kemudian ia berhasil membuat satu penjaga pingsan, sedangkan yang lainnya sudah ikut roboh karena ada dragon yang tadi sembunyi di balik bayangan ruang koridor kamar telah memukulnya dari belakang sehingga kini tinggal menghabisi beberapa orang yang berada di ruang tengah sedang mengawal pimpinan di rumah itu.


"Bagaimana keadaan keluarga ku dragon" tanya dimas.


"mereka di tempat aman, ayo kita habisi mereka malam ini " jawab dragon.


Dan tak perlu banyak waktu mereka pun telah di lumpuhkan dragon dan dimas.

__ADS_1


__ADS_2