Kembalinya Sang Legendaris

Kembalinya Sang Legendaris
sang peri kematian yang hilang ingatan


__ADS_3

Dragon dan dimas menuju ke ruang tengah rumah tersebut, mereka melihat dan mengamati posisi masing-masing para penjaga rumah yang kini tinggal sekitar delapan orang dan satu pimpinan yang tersisa dari mereka.


"Dimas pancing mereka ke arah kanan sedang aku akan menghabisi mereka secara diam-diam " kata dragon pada dimas saat menyusun rencana.


"baiklah tapi hati-hati setelah selesai kita ketemu di ruang tengah " jawab dimas.


dimas mulai beraksi berusaha untuk mengalihkan perhatian dari para mafia tersebut dengan berbekal sepasang pistol ditangan kan dan kirinya dimas bergerak dengan lincah menembak beberapa mafia tersebut sesekali ia sembunyi di balik tiang yang menopang rumah itu.


sementara dragon menghabisi lawannya dengan mengendap-endap dari belakang tanpa kurang dari 10 menit mafia itu sudah habis di bantai oleh dragon.


Kini yang tertinggal hanyalah si pemimpin, ia merasa terkejut sekaligus takut melihat bahwa yang berdiri didepannya adalah dragon sang legenda yang tak pernah sekali pun gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai pembunuh bayangan.


"Sebaiknya kita bunuh saja orang ini sekarang juga " ucap dimas dengan amarah yang sudah memuncak


"jangan dulu kita masih butuh dia dimas " jawab dragon dengan tenang.


"tak kusangka ternyata dragon yang terkenal pembunuh bayangan masih punya hati nurani "ucapan dimas.


"Tenang lah dimas atau kau bakal mati karena terlalu emosi " ucap dragon dengan tegas.


"Maafkan aku dragon aku sangat emosi jika melihat manusia licik dan pengecut ini" ucap dimas yang kini sudah tak terlalu emosi lagi.


"lebih baik kita bawa dia ke tempat yang aman dulu untuk diinterogasi agar kita dapat info yang lebih terperinci soal mafia kelas atas " jawab dragon.


Akhirnya dragon dan dimas membawa pimpinan itu dengan keadaan tangan yang terikat di belakang, dan membawanya ke tempat yang sudah disediakan mereka berdua sebelumnya.


Kini dimas dan dragon mendapatkan nama nama mafia kelas atas dan menandai mana saja target selanjutnya tuk di bunuh.

__ADS_1


"kini saatnya kau untuk pergi dimas, jangan pernah kau kembali berurusan dengan mafia lagi " kata dragon.


"tapi bagaimana caranya aku membalas budi ku padamu " kata dimas


"rawatlah keluarga mu baik baik itu yang aku minta darimu dan jangan kamu mengikuti jejakku yang kelam " jawab dragon.


"masalah mafia ini biar aku yang urus sampai tuntas agar tak ada yang ganggu kita semuanya" lanjutnya.


awalnya dimas masih ngotot mau membantu namun dragon menjelaskan bahwa keluarga lebih penting dari apapun dan ia tak mau dimas kehilangan sesuatu yang paling penting dan paling berharga di dalam hidupnya.


Kini dragon pergi sendiri untuk melenyapkan para mafia yang telah membuat hidup dragon dan andi tidak tenang, ia bakal melenyapkan semuanya tanpa terkecuali.


Sementara salah satu ketua mafia 3 raja sedang berselisih dengan mafia yang lain,luna sang peri kematian kini telah dalam keadaan terdesak ia terkepung beberapa orang dari para mafia saingannya, ia coba melarikan diri karena kalah jumlah dan kualitas pasukan.


Luna melarikan diri menggunakan motor setelah beberapa anak buahnya mencoba mengulurkan waktu agar ia bisa kabur namun musuh rupanya bisa menebak kalau Luna bakal kabur menggunakan kendaraan.


Ia melaju motornya sangat kencang sebisa mungkin tuk menghindari para mafia musuhnya tersebut,tanpa disadari beberapa para mafia musuh sudah mendekatinya.


Luna berusaha menjatuhkan musuh dengan cara membelokan motornya ke kanan dan ke kiri sehingga bagian belakang motornya bisa menyenggol motor para pengejar tersebut, kini tinggal dua yang mengejarnya dan Luna pun mencoba agar keduanya jatuh menyusul rekan rekannya.


Naas nasib Luna disaat dia membelokkan motor ke kiri motor musuh mendadak rem sehingga motor Luna bergerak kiri dan kanan secara liat, ia pun sulit mengendalikan motornya. ia membanting motornya ke kiri tapi malah ia yang terjatuh dan berguling-guling beberapa meter, setelah lama berguling ia merasakan pusing lalu pingsan karena kepala nya ada yang mengeluarkan darah.


Melihat Luna yang tak sadarkan diri para pengejar tersebut mengira bahwa Luna sudah meninggal dunia, di karenakan pada kepala wanita itu mengeluarkan darah segar yang lumayan banyak.


Mereka menggoyang tubuh Luna tuk memastikan namun luna tak jua bangun sehingga ia ditinggal begitu saja di jalan, setelah beberapa menit Luna ditinggal tiba-tiba ada seseorang yang lewat dan menolongnya membawa ke rumah sakit terdekat.


setiba di rumah sakit dokter menyambut dengan agak berlari dan memeriksa keadaan luna yang baru saja mengalami kecelakaan itu, dokter pun membawanya ke ruang operasi untuk menyelamatkan wanita tersebut.

__ADS_1


Hampir tiga jam para dokter didalam ruang operasi sedang menangani wanita tersebut, dari keterangan orang yang mengantarnya bahwa wanita itu tak punya identitas sama sekali dan si pengantar pun tidak kenal dengannya.


Dokter kini keluar dari ruang operasi dan mengantar si pasien yang belum dikenal tersebut menuju ruangan seperti para pasien yang lainnya.


"paman siapa wanita yang baru saja menempati di sebelah" tanya seorang pemuda pada orang sekitar paruh baya disebelah kanannya.


"Aku juga tak tahu karena kata dokter tadi ia tak punya identitas"kata orang tersebut


" Kalau begitu biar nanti saja saat sudah sadar baru aku tanyakan padanya "lanjut pemuda itu.


Kini mereka pun mengalihkan obrolan dengan bicara mengenai topik yang lainnya.


Tiga hari sudah berlalu sejak wanita itu di rumah sakit namun belum juga sadar dari pingsannya, beberapa saat kemudian ia mulai bisa membuka matanya pelan pelan.


"Dimana aku dan apa yang sebenarnya terjadi" tanya Luna dengan suara yang lirih.


Pemuda yang disebelah kanan kamar wanita itu pun tersenyum melihat Luna sudah mulai sadar dari pingsannya,


"kamu kemarin kecelakaan dan dibawah ke rumah sakit ini" kata pemuda tersebut.


"Oh ya siapa namamu dan kenapa apa yang sebenarnya telah terjadi pada dirimu " tanya pemuda itu.


Tiba tiba saja wanita tersebut tidak bisa ingat siapa dan apa yang terjadi padanya sehingga ia bisa masuk rumah sakit.


"Aku tak tahu siapa aku yang sebenarnya dan kenapa bisa berada disini "jawab Luna.


" coba kau ingat ingat lagi siapa kau sebenarnya dan apa yang telah terjadi pada dirimu "tanya pemuda itu.

__ADS_1


Ia mencoba mengingat kejadian sebelumnya namun kepala wanita itu menjadi sakit dan semakin memikirkan siapa dirinya maka kepalanya semakin sakit.


" Tak perlu dipikirkan nanti juga kamu akan tahu dengan sendirinya. " ucap pemuda itu.


__ADS_2