Kembalinya Sang Legendaris

Kembalinya Sang Legendaris
SANG MONSTER


__ADS_3

"Tolong kau persiapkan orang-orang terbaikmu tuk Menemui aku di kantor nanti siang" kata kepala polisi Anton.


"Siap pak akan kami laksanakan " kata salah satu kepala penyelidikan.


Aku rasa ini sudah mulai perang geng lagi pikir anton


Anton merupakan saksi mata dimana perang antar geng karena ia pernah menjadi anak buah salah satu para anggota geng dalam tugas penyamaran 20tahun lalu.


bukan hanya itu dia juga melihat sendiri bagaimana dragon membunuh banyak anggota geng hanya dalam waktu singkat saja, bahkan dia menyaksikan sendiri dragon saat mengamuk membantai semuanya dan beruntunglah anton datang agak terlambat waktu itu.


Waktu berlalu para polisi terbaik dalam wilayah itu mulai berkumpul jumlah mereka sekitar sepuluh orang dan menuju kantor anton untuk membicarakan penyelidikan mengenai pembunuhan yang baru saja terjadi.


semua polisi terbaik sedang berkumpul didepan kantor anton mereka berjalan menuju ruangan dimana anton bekerja, sedangkan anton masih berputar dengan kenangan yang dialami sewaktu muda dulu.


sekitar dua puluh tahun lalu, anton yang baru jadi anggota kepolisian ditugaskan menyamar dan mencari informasi mengenai kelompok geng harimau dengan ketua mereka bernama ilham.


"ketua beberapa orang kita sedang melawan seseorang karena mereka diserang orang itu, menurut informasi dia dari salah satu keluarga naga " jawab anak buah ilham .


"sial cepat ayo kita susul mereka jangan sampai kita terlambat" jawab ilham.


Aku tak mau kejadian 5 tahun lalu terjadi pada rekan kita " lanjutnya.


mereka segera menuju ke tempat yang di katakan oleh salah satu anak buah ilham.


sesampainya ditempat kini yang tersisa hanya 5 orang saja dari dua puluh lima orang, dan mereka kini dalam keadaan bahaya karena yang mereka hadapi dragon dari keluarga naga.


"sial dari semua keluarga naga kenapa harus dia yang kita hadapi " kata ilham.


"memangnya dragon itu siapa ketua " tanya salah satu dari anak buah ilham.


"dia adalah orang yang terkuat dan terkenal kejam diantara keluarga naga, bahkan keluarga elang saja mengaku kerepotan jika harus berhadapan dengannya" jawab ilham.

__ADS_1


"kalian cepat kabur..... " teriak ilham dengan sekeras-kerasnya.


namun terlambat beberapa detik saja dua orang dari lima orang roboh bersimbah darah karena luka dileher yang terkena jurus cakar milik dragon.


kini tinggal tiga yang tersisa dari lima orang tersebut dan mereka tak bisa berbuat apa-apa lagi, sekejap mata dua orang lagi roboh bersimbah darah sama seperti sebelumnya dan kini tinggal satu orang yang tersisa.


"tunggu...... " teriak ilham sesaat sebelum rekannya yang tersisa hampir menjadi korban berikutnya.


"ternyata ketua harimau langsung menyambut ku " kata dragon.


"kenapa kau menghabisi anggota kelompok ku" tanya ilham.


"kau tau sendiri aku takkan pernah berurusan denganmu jika tidak ada yang menggunakan jasa ku" jawab dragon.


"siapa yang menyewa mu dan berusaha membasmi kelompok ku" tanya ilham lagi.


"itu rahasia dan kau tau bahwa rahasia klien ku sudah menjadi prinsip dalam profesi yang aku jalani saat ini " jawab dragon.


"baik kalau begitu aku akan melawan tapi sebagai gantinya lepaskan semua anak buahku " ucap ilham.


akhirnya mereka berdua sepakat dan bersiap tuk bertarung satu lawan satu di tempat itu, sementara anak buah ilham berkumpul di belakang agak jauh agar tidak terkena dampak dari pertarungan.


Setelah memasang kuda-kuda ilham menyerang dragon dengan sekuat tenaga namun semuanya dihindari dengan sangat mudah oleh dragon, ia hanya menghindari serangan ilham tanpa membalasnya.


"sayang sekali kamu harus menjadi targetku kalau tidak aku pasti akan jadi temanmu " ucap dragon dengan gerakan menghindar.


"baiklah aku hanya akan menggunakan tangan satu dan aku batasi ruang gerak ku tiga langkah tuk menghormati orang sepertimu" ucap dragon.


Beberapa kali ilham melancarkan serangan namun mudah ditangani oleh dragon dengan sangat mudah bahkan tanpa beranjak dari tempatnya, kini ilham melancarkan serangan dengan tinjunya bertubi-tubi kearah dragon.


dragon hanya menghindari pukulan tersebut dengan mudahnya dan sesaat kemudian ia menggunakan jurus cakarnya kepada ilham tanpa disadari dan mengenai perut dari ilham.

__ADS_1


Darah segar menetes dengan deras dari perut ilham, ia menunduk dan kemudian mengangkat kepalanya dengan pelan dan sedikit tersenyum sambil menahan rasa sakit karena berhasil memukul perut dragon sehingga dari mulut nya keluar darah segar.


"hebat juga kau seandainya kau bukan targetku akan ku jadikan kau teman bermain " ucap dragon sambil tersenyum.


sedangkan anak buah ilham sangat terkejut dengan pertarungan yang terjadi dan berakhir beberapa menit saja, terlihat jelas ketakutan yang amat sangat dimata anak buah ilham mereka terasa sedang berhadapan dengan seorang monster saja.


"tenang saja aku takkan membunuh kalian karena sudah janji pada bos kalian" ucap dragon,setelahnya dragon meninggalkan tempat itu dan menghilang semua orang baru bisa bernafas dengan lega karena tidak dibunuh oleh dragon.


suara ketukan pintu membuat anton tersadar dari lamunannya dan mempersilahkan mereka masuk untuk membahas mengenai kejadian baru baru ini di kota, dan bakal melatih polisi tersebut menjadi lebih baik lagi guna menghadapi para pembunuh diluar sana.


Ia berencana untuk menjadikan anak buahnya bisa mengatasi kejahatan dengan bekal keahlian khusus,sementara dragon masih menyelidiki dan mencari tahu siapa sebenarnya dibalik nama iblis darah dan masih belum mendapatkan petunjuk yang mengarah padanya.


Dalam penyelidikan sebelumnya ia hanya mendapatkan informasi cara menghabisi lawan yang bisa dibilang sangat mirip dengan gaya saudaranya dalam keluarga naga, ia berfikir apa mungkin saudara yang dulu dianggapnya meninggal bisa hidup lagi.


Untuk sementara dragon memutuskan menyelidiki dari jarak jauh agar kejadian kemarin tak terulang dan bakal bikin repot kedepannya, ia tak mau kembali ke kehidupan yang telah lama ditinggalkan selama ini.


di tempat lain andi kini bersiap tuk keluar dari rumah sakit setelah sekian lama, ia berencana untuk menghubungi ayahnya dan mengabarkan kalau sudah keluar dari rumah sakit dan akan menemuinya.


" gimana menghubungi ayah, dia tanya pernah punya telepon genggam" pikir andi


"coba aku hubungi paman arman saja karena sudah lama tidak ketemu dengannya"


tanpa pikir panjang lagi dia mencoba telpon ke nomor arman.


diambilnya telpon genggam dari saku telepon genggam yang pernah diberikan oleh pamannya itu saat sebelum ia tertembak dulu, ia mulai menghubungi dan berbicara dengan arman lewat telepon.


" paman sekarang ada dimana aku baru saja keluar dari rumah sakit bisa kita ketemu " ucap andi.


" bisa andi sekarang kamu dimana " jawab arman


"aku sedang di dekat rumah sakit paman " kata andi

__ADS_1


"baiklah aku akan kesa.......... " belum selesai kata arman terdengar suara tembakan.


"paman.......... "


__ADS_2