
"Arman aku takut kalau aku kembali menjadi diriku yang dulu " kata ari dengan menghela napas kasar.
"Aku harap kamu tak kembali seperti dulu dan ingatlah janjimu pada Sinta bahwa kau takkan kembali lagi pula kini kamu punya andi sekarang" jawab arman.
"tapi kejadian tadi membuatku hampir jadi diriku yang sudah aku buang jauh jauh sejak lama " ucap ari dengan sedih.
Bertiga mereka meninggalkan rumah yang baru saja beberapa minggu mereka tempati dengan damai.
Sementara dua orang yang dilepaskan oleh ari kini sudah berada di rumah sakit dengan patah tulang kaki.Mereka masih saja teringat kejadian beberapa hari yang lalu dengan meninggalkan trauma yang sangat dalam.
Terdengar suara ketukan dibalik pintu seseorang masuk mengunjungi dua orang yang keadaan nya sangat memprihatinkan setelah mendapatkan pelajaran dari sang legenda dunia hitam tersebut.
"Bagaimana kabar mereka dok" kata orang itu
" mereka masih syok dengan keadaannya" jawab dokter
"namun yang paling parah menurut saya mental mereka bakal sulit sembuh" lanjutnya.
"Terima kasih dok " orang itu berkata sambil tersenyum
"siapa sebenarnya yang berani menghajar anak buahku sampai begini "berkata dalam hatinya. lalu ia mendekati kedua anak buahnya tersebut dan akan interogasi mereka berdua pikirnya.
" Katakan padaku siapa yang melakukan ini pada kalian " tanya orang itu
"maaf ketua kejadian nya sangat cepat sekali" kata salah satu pasien.
"cepat ceritakan semua kejadiannya padaku" kata orang itu yang merupakan ketua mereka.
"hanya dalam waktu kurang dari 15 menit kami dikalahkan dan hanya meninggalkan kita berdua saja" jawab pasien satunya.
" .mana mungkin hanya tak sampai 15 menit kalian bisa seperti ini, padahal kalian salah satu pasukan elit kelompok kita " kata sang ketua
"Hanya dengan kurang dari 5 menit teman kami mati dengan mudahnya " lanjut pasien tersebut.
"Tak bisa dipercaya ada orang seperti itu "tanya ketua itu.
" Kami beruntung cuma patah kaki dan bisa hidup sampai sekarang " lanjut pasien tersebut.
"Benar ketua dan dia pesan agar jangan menyentuh keluarga nya atau kelompok kita akan musnah " lanjut nya
"Apakah kalian melihat tato atau semacamnya di punggung orang itu " tanya ketua
"Kami tak sempat melihatnya ketua karena kejadian nya sangat cepat " kata pasien tersebut.
__ADS_1
Ketua pun meninggalkan mereka berjalan keluar dari rumah sakit tersebut.
Siapa sebenarnya dia apakah dia salah satu dari 4 penjuru naga atau sang legenda dragon dalam hati ketua itu terus bertanya-tanya.
"Aku akan lebih beruntung jika memang menghadapi naga 4 penjuru tapi akan mustahil jika harus berhadapan dengan dragon" pikirnya.
Sementara itu dragon, arman dan andi pergi dengan tergesa-gesa karena tak mau di datangi orang yang baru saja menyerang mereka.
"Sebaiknya kita ke arah utara saja" kata ari
"Baiklah ayah kita akan kesana " jawab andi.
"Apa kau yakin dengan keputusan ini " tanya arman.
"kau tahu kan kalau kalian tak pernah akur jika bertemu" lanjutnya.
"Aku yakin meski aku tak akur tapi hanya dia yang tersisa dari keluarga ku " jawab ari dengan yakin dan tegas.
"Memangnya kita akan kemana paman " tanya andi.
"Dia saudara ayahmu tapi tak pernah akur dengan ayahmu, dulu ada 4 saudara ayahmu tapi sekarang tinggal dia satu satunya keluarga ayahmu" jawab arman.
"Apa yang terjadi dengan keluarga ayah dan kenapa aku tak pernah tahu" tanya andi dengan penasaran.
Mereka pun menuju utara tempat dimana tujuan mereka akan menetap sementara.
Tak terasa hari berganti malam keadaan sekitar kini menjadi semakin sepi dan saatnya tuk istirahat buat mereka karena perjalanan yang ditempuh masih jauh.
Arman membuat api unggun agar badan tak terasa dingin sedangkan ari menyiapkan makanan dan andi membatu menyiapkan.
"Ayah seperti apa keluarga ayah dulu " tanya andi.
"Akan aku cerita semua nya asal kamu berjanji jangan sampai balas dendam " kata ari.
Akhirnya ari mulai bercerita pada andi keadaan dan kejadian sekitar 17 tahun yang lalu.
Saat itu setelah bertemu dengan arman dan sinta, dragon sering memikirkan bagaimana nasibnya di masa depan nanti.
Ia mulai berpikir tuk pensiun serta mulai hidup baru di tempat yang terpencil dan jauh dari kota dan pekerjaan hitam dan penuh darah.
tiap hari dia mulai sering bertemu dengan Sinta dan tanpa ia sadari kini dragon sering memikirkan Sinta.
"Sinta kini aku mulai bosan dengan pekerjaan yang aku jalani sekarang dan aku ingin memulai kehidupan yang jauh dari semua ini " kata dragon.
__ADS_1
"Apa maksudmu dan pekerjaan apa yang sebenarnya kamu kerjakan" tanya Sinta dengan penuh penasaran.
"Aku cuma seorang pekerja biasa, namun aku ingin hidup jauh dari sini dan mulai kerja yang lain " jawab dragon.
Selama ini Sinta maupun arman tak tahu apa pekerjaan dragon yang sebenarnya kare ia tak pernah mengatakan apa yang sebenarnya dragon kerjakan selama ini.
Ia hanya ingin teman baru nya ini tak mendapatkan bahaya karena di incar oleh musuh-musuhnya.
Setiap hari ia merasakan bahwa hidupnya mulai terasa lebih baik setelah bertemu dengan arman dan sinta, dia merasa ada sesuatu yang perasaan yang lebih nyaman dan damai saat bersama dengan Sinta.
Tak hanya dragon yang merasakan perasaan itu Sinta pun juga merasakan hal yang sama.
Mereka tak sama sama tak ingin perasaan ini hilang dari hati mereka.
Suatu hari saat dragon mengatakan keinginan nya tuk pensiun, ia mendapatkan tugas terakhir yang bisa dikatakan sulit atau bisa dikatakan mustahil bagi siapapun.
" aku ingin kau selesaikan tugas terakhir kali sebelum kau pensiun dragon " kata bos tersebut.
"katakan tugas apa yang harus aku lakukan" jawab dragon.
"bunuh adik dari Remon dia merupakan adik dari alex yang merupakan satu satunya saingan bisnisku" kata bos lagi.
"baiklah akan aku lakukan namun aku butuh waktu tuk tugas ini" jawab dragon lagi.
Selang seminggu bos tersebut mendapatkan kabar dari anak buahnya kalau dragon berhasil membunuh Remon yaitu adik dari alex.
"Bagus dragon kau telah melaksanakan tugas dengan baik, dan sesuai perjanjian kini kau bisa pensiun. " kata bos itu.
"kalau begitu aku pergi dan kini jangan cari aku lagi tuk pekerjaan ini" kata dragon.
Setelah itu dia pergi dari tempat itu dengan senang karena kini ia bebas dari dunia hitam setidaknya itu yang ia pikirkan.
Saat dalam perjalanannya pulang ia menemukan seseorang yang tengah berlari dengan menggendong seorang bayi
"tolong tuan selamatkan kami dari kejaran penjahat " kata ibu itu.
"ayo bu sebaiknya ibu ikut saya ke tempat yang lebih aman" kata dragon.
Saat mereka sedang berusaha menyelamatkan diri ke tempat aman ada seseorang yang memperhatikan dari jauh dan saat itu terdengar ada suara yang memanggilnya.
"Ari tunggu..... " terdengar suara memanggilnya.
dan saat dragon menoleh ia merasa kaget dengan apa yang dilihatnya.
__ADS_1