Kembalinya Sang Legendaris

Kembalinya Sang Legendaris
pencarian sang iblis


__ADS_3

"Siapa namamu dan bagaimana kamu bisa dibawa ke rumah sakit ini " tanya pemuda pada wanita yang beberapa minggu sudah di rumah sakit itu.


"aku tak tau siapa aku dan bagaimana aku bisa sampai kesini" jawab gadis itu.


"saat aku berusaha mengingatnya kepalaku jadi sangat sakit sekali " lanjutnya.


"tak usah terlalu dipikirkan, oh ya perkenalkan namaku andi " ucap pemuda itu


"andi nama yang bagus, sayang aku tak ingat sedikitpun bahkan namaku sendiri aku tak ingat " jawab wanita itu.


"tak apa apa bagaimana kalau kamu aku panggil wulan saja " ucap andi lagi.


"wulan ya....... " ucap wanita tersebut sambil mulai berpikir


"apa kamu tak suka aku panggil wulan " andi memotong


"bukan cuma aku merasa senang saja " ucap wanita itu malu malu


"baiklah mulai sekarang namamu adalah wulan " ucap andi sambil tersenyum.


Dan mereka pun kini mulai mengobrol dengan asyik dan dengan sesekali tertawa ringan diantara mereka berdua, Tiba-tiba saja mereka berdua dikejutkan oleh suara dari seseorang yang menghampiri mereka berdua.


"hem........ lagi asyik ngobrol apa ni sampai aku datang tak di hiraukan begini " kata seseorang itu sambil tersenyum,


maaf dokter saking asyiknya ngobrol sampai kami tak sadar ada yang mendekat" Jawab Andi


"oh ya dokter sekarang aku punya nama loh" sambung wanita di sebelah andi

__ADS_1


"oh ya, kalau boleh tau apa nama barunya Sukiyem, painem atau markonah " goda dokter itu pada wanita tersebut sambil tersenyum.


"bukan dokter namaku wulan, enak saja dokter menamai ku sembarangan" jawab wanita tersebut dengan mengerucutkan mulutnya


serentak andi dan dokter tersebut pun tertawa melihat kelakuan wanita itu yang kini dipanggil wulan.


Memang semenjak adanya wulan suasananya menjadi hangat sehingga tak jarang mereka yang satu ruangan terdiri dari empat orang itu menjadi akrab dan seakan seperti keluarga meski tak punya hubungan darah.


sangat berbeda dengan kehidupan wulan sebelumnya yang bisa dikatakan sangat kelam dan penuh pertumpahan darah, tak ada seorang pun di sana yang tau bagaimana masa lalu wulan sebelumnya bahkan wulan sendiri tak tau bagaimana kehidupan masa lalunya tersebut.


beberapa hari telah berlalu andi sudah mulai pulih dari sakitnya begitu pun dengan wulan sehingga mereka berdua boleh diijinkan tuk dirawat dari rumah saja dan bisa meninggalkan rumah sakit tersebut.


"wulan setelah keluar dari sini kemana tujuanmu selanjutnya" tanya andi


"aku tak tau harus pergi kemana karena tak ingat punya siapapun di dunia ini" jawab wulan.


"daripada bingung mau pergi kemana mending ikut kami saja ke utara " jawab andi


"aku dan pamanku akan pergi ke saudara ayahku dan di sana aku disuruh belajar" ucap andi.


"tapi apakah aku tidak menjadi beban kalian nanti di perjalanan" tanya wulan


"tidak sama sekali, biar nanti aku berbicara dengan pamanku orang nya baik kok" jawab andi lagi


sementara di tempat lain, iblis darah mempersiapkan diri karena ia tau jadi buruan para anggota mafia namun ia bukannya takut justru ini menurutnya adalah kesempatan untuk mengurangi jumlah para anggota mafia sedikit demi sedikit.


Kini iblis darah mempersiapkan beberapa rencana untuk membunuh dan memburu para anggota mafia yang sedang mengincarnya saat ini, dengan berbekal sepasang pisau yang menempel di samping kiri dan kanan badan sang iblis mulai berburu malam ini.

__ADS_1


Ia sedikit unggul karena memiliki informasi mengenai para anggota mafia tersebut dan tempat dimana mereka menyisir dan menyelidiki keberadaan nya.


Para anggota mafia itu mencari informasi dengan cara berpencar beberapa kelompok kecil untuk mencari informasi dari penduduk sekitar, namun mereka tak mendapatkan informasi yang sangat penting dan hanya tau bahwa rekan mereka dibunuh beberapa hari lalu tanpa tau siapa yang pembunuhnya.


sang iblis pun kini mulai melancarkan aksinya dengan memanfaatkan bayangan beberapa bangunan apalagi waktu malam seperti ini, sang iblis sudah mengetahui jumlah para anggota mafia tersebut jika di total semuanya ada sekitar seratus lebih orang yang menyisir tempat tersebut.


tanpa menunggu lagi sang iblis mendekati mereka satu persatu dan membunuh dengan senyap tanpa diketahui oleh para anggota mafia tersebut.


Ia diuntungkan karena jumlahnya banyak maka kehilangan sato orang tak membuat mereka curiga, ini dimanfaatkan sangat baik oleh sang iblis darah untuk menghabisi mereka semuanya.


Satu persatu anggota mafia mulai hilang namun teman mereka belum juga sadar kalau temannya menghilang, hingga dua puluhan lebih mereka masih juga belum sadar kalau teman mereka menghilang.


salah satu pemimpin mereka memberi perintah agar berkumpul di titik yang sudah disepakati bersama sebelum berangkat, dan disaat sudah berkumpul semuanya pemimpin mereka sangat terkejut karena yang kembali kini hanya tinggal setengah saja jumlahnya.


Keadaan ini sangat membuat pemimpin itu marah dan untuk sementara pencarian dilakukan besok dan membawa lebih banyak anak buahnya, akan tetapi pemimpin tersebut tak mengetahui bahwa sang iblis darah telah menyamar diantara anggota itu.


Ketika ada selah sedikit sang iblis pergi dari kelompok itu dan menyusun rencana selanjutnya, ia memutuskan untuk menghilang sementara agar situasi agak aman dan setelah itu baru ia melaksanakan rencana yang sudah dibuat sebelumnya.


Sang iblis kini menghilang untuk sementara agar situasi sedikit reda dan memutuskan untuk pergi dari daerah itu guna menghindari kelompok mafia yang sudah mulai emosi karena belum juga menemukannya.


Padahal sudah mengerahkan anak buahnya hampir semua namun masih juga belum menemukan atau pun petunjuk mengenai sang iblis darah


tak hanya buta informasi tapi banyak sekali para anggota mafia tersebut menjadi korban keganasan dari iblis darah tersebut, kini para anggota mafia tersebut menjadi waspada akan serangan mendadak dan tanpa terduga dari iblis darah.


Selama ini iblis darah masih belum berniat menyerang, ia hanya menyusun rencana saja dan menunggu waktu yang tepat supaya para anggota mafia tersebut melonggarkan pengawasan baru ia bergerak kembali menghabisi mereka satu persatu seperti sebelumnya.


Para anggota mafia terus menerus mencari informasi dari segala sumber mulai dari penduduk sekitarnya hingga dari orang yang pernah yang berada di tempat kejadian meskipun tak pernah sekali pun yang pernah bertemu langsung.

__ADS_1


saat mendengar iblis darah maka para anggota mafia langsung ciut nyalinya karena menurut kabar dia bagaikan malaikat maut yang datang mencabut nyawa dari para anggota mafia.


bahkan bos mafia itu pun sedikit ketakutan jika mendengar informasi dari pemimpin yang pernah bertemu langsung dengan iblis darah dan membuat salah satu lengannya putus tanpa ia sadari bahkan katanya pistol pun belum bisa melukainya karena gerakannya yang sangat cepat.


__ADS_2