Kembalinya Sang Legendaris

Kembalinya Sang Legendaris
latihan awal


__ADS_3

kembali ke masa kini, pagi hari ini sangat surya mula menampakkan sinar hangat nya untuk menerangi bumi, dan pagi ini rencananya andi mulai berlatih perdana nya sesuai ucapan ayahnya yaitu ari.


"mulailah lari mengelilingi daerah sekitar sini " ucap ari


"baiklah ayah aku akan mulai saat ini juga " jawab andi


andi mulai berlari dengan semangat mengitari daerah tersebut namun tak terlalu jauh dari tempat mereka istirahat tuk sementara.


sambil menunggu arman mencoba mencari bahan makanan buat mereka mengisi perut nanti, dia coba mencari buah, atau pun binatang tuk dijadikan makanan nanti.


Sedang andi sudah keliling mengitari daerah ini sebanyak 3 kali kemudian ari menyuruhnya melakukan latihan fisik lainnya guna memperkuat badan seperti push up, sit up dan yang lainnya, andi merasa latihannya sangatlah berat karena baru kali ini melakukan latihan fisik seperti ini, biasanya dia hanya memelihara ternak saja tanpa melakukan latihan fisik sama sekali.


" mulai dari sekarang kamu lakukan latihan fisik seperti tadi setiap hari tanpa berhenti" kata ari


"tapi ini berat sekali ayah " jawab andi.


"nanti kamu bakal terbiasa dan merasa ringan dengan latihan fisik seperti ini jika dilakukan setiap hari"


sedangkan arman kini sudah membawa beberapa bahan tuk mereka makan hari ini mereka mulai kembali ke tempat istirahat tadi, mereka pun mulai makan bersama sambil mengobrol ber diskusi mengenai masalah yang mereka hadapi saat ini.


"sebaiknya tuk sementara kita tinggal disini terlebih dahulu sampai keadaan mulai tenang dan aman " kata arman


" aku setuju dengan pendapat mu arman mungkin itu adalah jalan terbaik supaya kita aman saat ini" jawab ari


"siapa sebenarnya mereka ayah dan kenapa mereka mengejar kita" tanya andi

__ADS_1


"sebaiknya kamu jangan berpikir yang macam macam dulu nanti ada saatnya kamu akan mengetahui sendiri semuanya " jawab ari.


" baiklah ayah jika engkau tak mau ceritakan semuanya sekarang" kata andi


keesokan harinya mereke membagi tugas andi tetap dengan latihan fisik nya, ari mencari bahan berupa kayu buat tempat tinggal sementara dan arman mencari bahan makanan.


setelah mengeri tugas masing-masing mereka langsung mengerjakan tanpa harus di perintah lagi tuk yang kedua kalinya.


tanpa terasa seminggu berlalu tempat tinggal mereka hampir selesai dibangun dan perkembangan dari latihan fisik andi kini mulai memperlihatkan kemajuan yang pesat, sehingga sudah waktunya tuk andi belajar bagaimana caranya membela diri dengan belajar cara bertarung dari ari yang ia anggap ayahnya.


"latihan kali ini adalah bagaimana cara tuk menyatu dengan sekitar " ucap ari


"kamu harus bisa menyatukan dirimu dengan lingkungan sekitar mu hingga hawa keberadaan mu hilang tanpa ada seorang pun yang mengetahui" lanjutnya


"baiklah ayah aki akan berusaha sebaik-baiknya" jawab andi


"baik ayah ayo kita mulai aku sudah tak sabar mengalahkan ayah "ucap andi sambi senyum dengan bangga nya karena merasa bahwa latihan nya sudah maju dengan pesat.


dan mereka berdua mulai tuk latihan bersembunyi serta menyatu dengan alam di sekitar.


sudah sekitar satu jam mereka berlomba mengalahkan satu dengan yang lain tapi andi masih belum juga menemukan ayahnya dia penasaran apa yang membuat nya tak bisa menemukan ayahnya meski dia menajamkan pendengaran dengan menutup mata.


Setelah agak lama andi coba tuk mencari tempat yang lain buat sembunyi namun sebelum ia bergerak tiba-tiba dari belakang ayahnya memukul dengan sebatang kayu sebesar ibu jari namun panjangnya hampir satu lengan orang dewasa.


"aduh.... sakit.... " teriak andi

__ADS_1


saat menoleh kebelakang andi kaget dan bertanya-tanya sejak kapan ayahnya ada di belakang


" a.. ayah sejak kapan ayah ada di belakang " tanya andi.


" semenjak kamu mulai bersembunyi tadi" kata ari


"kamu harus lebih banyak belajar lagi agar bisa seperti ayah" lanjut ari


" ayo ayah coba lagi, aku masih penasaran bagaimana bisa seperti ayah " kata andi bersemangat


andi pun coba kembali tuk bersembunyi di daerah sekitar tapi sekarang dia lebih berhati-hati dan lebih waspada dari sebelumnya, dia mencoba sebisa mungkin tak menimbulkan suara langkah kaki nya agar tak sampai ketahuan ayahnya


setelah mendapat tempat yang cocok tuk dijadikan tempat bersembunyi dia pun dengan hati hati memperhatikan sekitar.


Tiba-tiba dari arah atas ari memukul andi dengan kayu lagi.


”sejak kapan ayah disitu " tanya andi kaget


"sejak kamu mulai bersembunyi " balas ari sambil tersenyum.


mustahil ayah bisa sembunyi tanpa dia ketahui karena mulai tadi dia selalu waspada kata andi dalam hati


"cukup tuk hari ini besok setelah latihan fisik langsung dilanjutkan latihan sembunyi seperti tadi " kata ari


"siap ayah"

__ADS_1


dan mereka kembali ke rumah sementara buat mereka tinggali bertiga


__ADS_2