Kerajaan Yuan Si

Kerajaan Yuan Si
14.


__ADS_3

saat ini hari sudah mulai gelap dan makanan pun sudah matang, dan nyonya Li pun menyuruh ' mei mei untuk membangun kan yuan Li .


" mei ... bangunkan yuan Li untuk segera makan " ucap nyonya Li pada Mei pelayan pribadi yuan Li.


" baik nyonya " jawab mei yang langsung menghampiri yuan Li ( yuan si )


ketika sampai di ranjang kayu yang di pakai yuan Li mei langsung membangun kan nona nya itu .


" nona bangun sudah waktunya makan malam " ujar mei .


" enmm apa ... " jawab yuan Li yang masih memejamkan matanya.


" nona makan malam sudah siap ayo bangun " ucap mei .


" baiklah ...mei.." ucap yuan Li , kemudian berdiri berjalan menuju api unggun , yang sudah ada mereka di sana. yuan Li duduk di dekat Ibunda nya. karena yang di tunggu telah tiba mereka pun mulai memakan makanan nya, walaupun hanya ikan bakar dan ayam bakar itu tidak menghilangkan kebersamaan mereka.


Yuan si cukup terkesan pada mereka yang tidak membedakan derajat dan pangkat pada mereka , itu terbukti dengan keadaan pelayan juga pengawal yang ikut makan bersama mereka tanpa membandingkan.


yuan si memakan makanan nya walaupun hanya ikan bakar itu cukup untuknya, setelah selesai makan mereka semua duduk di dekat api unggun yang sudah beralaskan tikar yang terbuat dari anyaman daun .


kedua pengawal juga ikut duduk bersama mereka , mereka tidak berjaga di mulut goa lagi karena memang sudah di beri aray pelindung oleh jendral Li sebelumnya. mereka bercanda ria bersama mereka tidak memikirkan apa yang sudah menimpa mereka.


" baiklah yuan'er apa yang ingin kau katakan tadi " ucap jendral Li saat melihat putri satu satunya itu terlihat murung .


dan ucapan dari jenderal Li langsung membuat mereka berhenti bicara dan kembali menatap yuan si, dan yuan si yang melihat mereka yang seakan meminta penjelasan hanya bisa menghela nafas.


" huuufffff... baiklah aku harap kalian bisa menerima kenyataan nya " ucap yuan si , dan membuat mereka tak mengerti ada sebenarnya.


" aku bukanlah yuan Li....." ucap yuan si sambil memandang mereka. mereka hanya bisa saling pandang dan.


" apa yang kau katakan...!!! kau adalah putri ku satu satunya " ujar Li jing hu ( ayah yuan Li ) dengan sedikit keras karena tidak mengerti perkataan putri nya.

__ADS_1


" iya apa yang kau katakan ibu tidak mengerti sama sekali " ucap nyonya yun ruo ( ibu yuan Li )


" adik kau jangan bercanda " ucap jhang Li ( kakak laki laki yuan Li )


sedangkan yang lainnya terdiam menatap yuan Li seakan meminta penjelasan.


" hah... ya aku bukan yuan Li yang sebenarnya " terjeda " sebenarnya yuan Li sudah meninggal karena racun waktu itu ....." ucap yuan si datar


" apa tidak mungkin ...!! jelas jelas kau ada di depan kami " jelas tuan Jing .


tak lama muncul cahaya putih dan membentuk sosok seorang gadis cantik yang mereka kenal, . dan itu cukup membuat mereka kaget karena sosok itu adalah yuan Li putri mereka namun berbentuk roh.


" apa yang di katakan kak sisi benar ayah , ibu , kakak ,mei mei , meili , dan luo , Liu , ( luo , Liu , nama kedua pengawal )


aku memang sudah mati karena racun itu dan tubuh ku di tempati oleh jiwa kak si ,


( yuan Li memanggil yuan si kakak karena usia nya memang lebih tua dari nya sepuluh tahun )


" baiklah ..." ucap yuan si dan berjalan keluar goa , dan membuka aray dan menutup nya lagi, itu adalah hal mudah baginya, tapi tidak dengan mereka karena hanya ahli pormasi yang mampu membuka aray itu , dan ahli pormasi di daratan ini sangat sedikit bahkan bisa di hitung dengan jari .


" baiklah sekarang coba kau jelaskan apa yang terjadi sekarang " ucap tuan jing , dan sedangkan sang ibu dan kedua pelayan sudah menangis mendengar itu .


dan yuan Li pun menceritakan segalanya mulai dari tempat yang sangat indah, dan pertemuan nya dengan dewa, kesempatan yang di berikan oleh dewa , tapi tidak dengan rahasia yuan si yang sebenarnya yang di katakan oleh dewa itu. mereka mulai menerima apa yang terjadi pada putrinya, mereka masih memiliki kesempatan untuk melihat putri nya lagi.


sedangkan yuan si berjalan jalan di sekitar goa itu dia , dia mengingat sedang berada di hutan misteri, yaitu hutan yang sangat berbahaya, namun mendengar yang di katakan oleh nyonya yun ruo ( ibunya yuan Li ) bahwa tidak adanya hewan yang menyerang mereka saat memasuki hutan, itu membuat yuan si sedikit heran.


sedangkan di tempat lain ***


" *dia sudah datang .... baiklah sampai kan pesan ini pada yang mulia ... katakan dia sudah kembali " ucap seorang wanita yang duduk di singgasana nya sambil menampilkan senyum nya, juga sedikit kerinduan di matanya


" sebentar lagi kita akan bertemu " ucapnya lagi*

__ADS_1


kembali ke yuan si ***


yuan si sudah melihat sekitar dan itu adalah tempat yang sempurna untuk membuat kediaman sementara nya tidak mungkin dia akan tidur di dalam goa terus bisa bisa remuk semua tulang nya, dia melihat sebidang tanah yang cukup luas di samping goa itu,


dia sedang memikirkan akan membangun kediaman seperti apa , dia bahkan melupakan ruang dimensi nya yang tidak kekurangan apapun. di tengah kekalutannya berpikir dan .


" ah... ya kenapa aku bisa lupa aku memiliki banyak rumah di dimensi ku " gumam nya yang tersadar ke bodohannya


yuan si pun memfokuskan pikiran nya dan memasuki dimensi nya, saat sampai dia melihat ke lima pria itu sedang fokus berkultivasi dengan membuat lingkaran di atas batu berbentuk bulat pipih di tengah aliran sungai di dimensi nya.


yuan si pun mengambil beberapa cincin penyimpanan kecil dan mengisi masing-masing dengan beberapa botol pil yang dia buat dulu, dan juga senjata pusaka , dan juga masing-masing satu peti emas , dia akan memberikan itu pada keluarga barunya , itu anggap saja itu rasa terima kasih atas tubuh yang dia tempati sekarang .


yuan si juga mengambil liontin perak berhias batu kristal segi enam nya, itu adalah sebuah ruang penyimpanan yang sangat luas dan ia juga memasukkan sebuah rumah mewah yang tidak terlalu besar yang dia dapat kehidupan sebelumnya, dari para pejabat korup.


" hehehe..aku bisa menggunakan semua barang ini sesuka ku di dunia ini tidak perlu khawatir ada polisi atau intelijen negara yang akan menangkap ku " batin yuan si


dia pun keluar dari dimensi nya tidak lupa dia juga mengambil turbin air yang pernah di buat oleh Tian , karena dia juga memasang turbin itu untuk aliran listrik di dalam dimensi nya, walaupun dia juga menggunakan panel Surya, tidak salah nya menggunakan turbin untuk cadangan energi.


alasan dia memilih turbin air dari pada panel Surya adalah, karena lingkungan yang di tempati sekarang adalah hutan yang mana sinar matahari tidak akan maksimal di dapatkan.


setelah keluar yuan si langsung mengeluarkan rumah itu tidak lupa dia juga membuat lubang pondasi untuk memperkuat bangunan itu, kemudian yuan si memasang turbin air pada air terjunnya dengan bantuan elemen kayu milik nya , untuk mengangkat turbin dan menguatkan pondasi nya agar tidak terbawa arus setelah selesai dia menyambung semua komponen kelistrikan di rumah itu, tak lama semua lampu di rumah itu menyala di tengah gelapnya malam.


dia merasa puas dengan hasil yang di buat nya setidaknya, mereka tidak tinggal di goa lagi , dengan adanya rumah ini , walaupun tidak terlalu besar rumah itu memiliki dua lantai dan lima kamar tidur juga sebuah kolam renang dan juga kolam ikan di samping rumah itu dan terdapat pondok kecil di belakang rumah menghadap ke air terjunnya, membuat kesan indah pada bangunan itu.


tak lama yuan si mendengar panggilan dari yuan Li jika dia sudah selesai berbicara dengan keluarga nya.


~ Nex ~ jangan lupa like, vote , komen & Rite bintang nya ( ini adalah karya pertama ku )



anggap aja itu yuan Li yang mana tubuhnya di tempati oleh yuan si ( anggap aja ya jangan di anggap serius )

__ADS_1


udah dulu ya bye.........oh ya jangan sampai lupa nafas kan bahaya bisa ko'it ...........😂🤣🤣🤣 author nya jadi gila gegara ketularan author sebelah karena baca novelnya...........inget jangan lupa nafas .....😁😂😉


__ADS_2